Kienka Ungkap Kunci UMKM Fashion Bertahan di Pasar

Lifestyle Nadia Safira Putri 31 Mei 2026 00:30 WIB 3
Kienka Ungkap Kunci UMKM Fashion Bertahan di Pasar

Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, pelaku UMKM tidak cukup hanya mengandalkan promosi untuk menjaga penjualan. Pemilik brand modest fesyen Kienka, Helda Amalia, menilai produk harus memiliki ciri khas yang kuat agar tetap relevan di pasar.

Helda menyampaikan hal itu dalam acara Borderless Commerce in Action di sela pameran BNI di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/8/2025). Menurut dia, kekuatan identitas produk, konsistensi desain, dan strategi pemasaran yang tepat menjadi kunci agar merek mampu bersaing di era kompetitif.

DNA Produk yang Kuat

Helda menegaskan bahwa brand yang ingin bertahan harus memiliki DNA produk yang jelas. Kienka, kata dia, sejak awal konsisten menampilkan motif bunga dengan warna pastel sebagai ciri utama.

Menurut Helda, konsistensi tersebut membuat produk lebih mudah dikenali konsumen. Identitas yang kuat juga membantu merek membangun ingatan dan kepercayaan pasar.

Ia menambahkan, desain yang tidak berubah secara ekstrem justru menjadi kekuatan. Konsumen dapat memahami karakter brand tanpa harus melihat banyak penjelasan tambahan.

Fokus pada Segmen Konsumen

Kienka menyasar konsumen berusia sekitar 30 hingga 50 tahun yang ingin tetap tampil muda. Karena itu, pemilihan warna dan motif disusun agar sesuai dengan karakter pasar tersebut.

Helda menilai ketepatan menyasar segmen membuat produk lebih efektif dipasarkan. Strategi ini juga membantu brand menjaga arah pengembangan koleksi.

Dengan memahami kebutuhan konsumen, pelaku usaha dapat membuat produk yang lebih tepat guna. Pendekatan ini dinilai lebih efisien dibanding memasarkan produk ke semua kelompok usia tanpa diferensiasi.

Aktif di Panggung Fesyen

Selain menjaga identitas produk, Kienka juga rutin mengikuti berbagai ajang fashion week nasional. Brand ini bahkan kerap menggelar kegiatan serupa secara mandiri untuk memperluas jangkauan promosi.

Partisipasi dalam acara fesyen dinilai penting untuk menjaga eksistensi merek. Kehadiran di ruang publik juga memberi peluang memperkuat citra brand di hadapan calon konsumen.

Helda menyebut langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang. Menurut dia, eksistensi brand tidak hanya ditentukan oleh produk, tetapi juga oleh konsistensi tampil di ekosistem industri.

Trik Menjaga Live Shopping

Helda juga membagikan tips agar sesi live shopping tetap ramai dan diminati penonton. Salah satu kuncinya adalah host yang menarik agar suasana siaran terasa hidup dan memunculkan dorongan membeli.

Ia menjelaskan bahwa sistem penjualan open PO turut membantu menciptakan antusiasme. Kienka biasanya menampilkan contoh produk lebih dahulu selama tiga hingga lima hari sebelum pembelian dibuka pada waktu tertentu.

Strategi itu, kata Helda, memberi kesempatan konten untuk lebih dulu viral sebelum transaksi dilakukan. Dengan cara tersebut, produk memiliki peluang lebih besar untuk dilirik dan dibeli konsumen saat penjualan dibuka.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!