XLSmart mengklaim menjadi operator seluler dengan ketersediaan jaringan 5G terbesar di Indonesia, melampaui sejumlah pesaing besar seperti Telkomsel dan Indosat Ooredoo Hutchison. Klaim itu disampaikan seiring perluasan layanan 5G yang disebut sudah hadir secara menyeluruh di 43 kota dan kabupaten.
Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengatakan jaringan tersebut dibangun dengan spektrum khusus yang tidak berbagi kapasitas dengan 4G. Perusahaan hasil merger XL Axiata dan Smartfren itu menargetkan perluasan cakupan hingga 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026.
Strategi Jaringan 5G XLSmart
Merza menjelaskan bahwa XLSmart memilih pendekatan berbeda dalam membangun layanan 5G. Perusahaan mengalokasikan spektrum khusus agar kapasitas jaringan tetap fokus untuk layanan generasi kelima itu.
Menurut dia, langkah tersebut penting untuk menjaga pengalaman pengguna tetap stabil. Dengan skema ini, jaringan 5G tidak harus berbagi beban dengan 4G yang masih digunakan luas oleh pelanggan.
XLSmart juga memakai pita frekuensi 2,3 GHz dengan lebar pita 40 MHz. Kombinasi itu disebut memberi ruang yang cukup bagi pengembangan layanan 5G di berbagai wilayah.
Cakupan 5G Meluas di Daerah
XLSmart mulai meluncurkan layanan 5G pada akhir Januari 2026. Sejak saat itu, perusahaan langsung memperluas jangkauan ke 33 kota dan kabupaten.
Dalam beberapa bulan berikutnya, cakupan tersebut bertambah menjadi 43 kota dan kabupaten. Merza menyebut seluruh wilayah yang telah dibangun kini terlayani secara penuh atau full covered.
Ia menegaskan bahwa cakupan menyeluruh menjadi pembeda utama dibandingkan layanan yang hanya hadir di titik tertentu. Dengan pola itu, pelanggan dapat merasakan konektivitas 5G yang lebih konsisten di area yang sudah terjangkau.
Fokus Pada Pengalaman Pelanggan
XLSmart menempatkan kualitas pengalaman sebagai alasan utama dalam memperluas jaringan 5G. Perusahaan ingin memastikan layanan yang diterima pelanggan benar-benar sesuai dengan karakter 5G.
Merza menyebut target tersebut sebagai pengalaman yang benar-benar 5G atau 5G sejati. Ia menilai, kualitas layanan tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, tetapi juga oleh kestabilan dan pemerataan cakupan.
Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat posisi XLSmart di pasar seluler nasional. Di tengah persaingan yang ketat, konsistensi layanan menjadi faktor penting untuk mempertahankan pelanggan.
Target Ekspansi Hingga Akhir 2026
Ke depan, XLSmart berencana terus memperluas layanan 5G ke lebih banyak daerah. Target perusahaan adalah menjangkau 88 kota dan kabupaten pada akhir 2026.
Ekspansi itu menunjukkan ambisi XLSmart untuk mempercepat adopsi 5G di Indonesia. Jika tercapai, cakupan jaringan perusahaan akan semakin luas dan berpotensi meningkatkan daya saing di industri telekomunikasi.
Merza menilai ketersediaan spektrum yang memadai menjadi modal utama dalam mengejar target tersebut. Dengan infrastruktur yang terus dikembangkan, XLSmart berharap layanan 5G dapat dinikmati lebih banyak pelanggan di seluruh Indonesia.
