Waspadai Ubi Cream Cheese Bakar yang Terlalu Gosong

Lifestyle Nadia Safira Putri 28 Mei 2026 11:15 WIB 2
Waspadai Ubi Cream Cheese Bakar yang Terlalu Gosong

Ubi cream cheese panggang tengah menjadi camilan yang ramai dibicarakan di media sosial karena aroma smoky, rasa manis gurih, dan tampilan kecoklatan yang menggoda. Meski dianggap lebih sehat dibanding dessert berbasis tepung, cara memasaknya tetap perlu diperhatikan agar tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Dokter spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK, mengingatkan bahwa ubi sebenarnya aman diolah dengan berbagai cara, selama tidak menambah kalori berlebihan dan tidak dibakar sampai gosong. Ia menekankan, bagian ubi yang terlalu hitam sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena berpotensi mengandung akrilamid.

Ubi cream cheese dan risikonya

Tren ubi cream cheese muncul karena banyak orang mencari camilan yang terasa nikmat, tetapi tetap dianggap lebih ringan dibanding makanan penutup lain. Perpaduan ubi, krim keju, dan proses pemanggangan menghadirkan tekstur lembut dengan aroma khas yang disukai banyak orang.

Namun, nilai sehat dari camilan ini tidak hanya ditentukan oleh bahan utamanya. Cara memasak, tambahan topping, serta tingkat kematangan bagian permukaan juga berpengaruh terhadap kualitas gizinya.

Jika bagian luar ubi dibakar terlalu lama, warna yang sangat gelap menandakan proses panas yang berlebihan. Kondisi ini perlu diwaspadai karena dapat memunculkan senyawa yang tidak diinginkan dalam makanan.

Cara memasak yang lebih aman

Menurut dr Tjandraningrum, ubi dapat diolah dengan metode yang relatif aman, seperti dipanggang di oven atau dikukus. Metode tersebut membantu menjaga rasa alami ubi tanpa harus menambah banyak lemak dari proses penggorengan.

Ia juga menyebutkan bahwa membakar ubi di atas arang masih bisa dilakukan. Meski demikian, prosesnya harus dikendalikan agar tidak menimbulkan bagian yang terlalu hangus.

Prinsip utamanya adalah mengurangi tambahan kalori dan mencegah permukaan makanan terbakar berlebihan. Dengan begitu, ubi tetap dapat dinikmati sebagai camilan yang lebih baik dibanding olahan tinggi minyak dan gula.

Akrilamid pada bagian gosong

Bagian ubi yang menghitam akibat pembakaran menjadi perhatian utama karena berkaitan dengan akrilamid. Senyawa ini dapat terbentuk pada makanan bertepung yang dimasak pada suhu tinggi.

Dr Tjandraningrum menjelaskan bahwa bagian hitam pada ubi sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak. Ia menegaskan, bagian yang gosong sering dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker bila dikonsumsi berlebihan dalam jangka panjang.

Karena itu, masyarakat disarankan untuk memangkas bagian yang terlalu gelap sebelum dimakan. Langkah sederhana ini bisa membantu mengurangi paparan senyawa yang berisiko.

Bijak menikmati camilan viral

Popularitas ubi cream cheese menunjukkan bahwa makanan tradisional bisa naik kelas lewat tren media sosial. Meski begitu, masyarakat tetap perlu memerhatikan cara pengolahan agar manfaatnya tidak berkurang.

Memilih pemanggangan yang tepat, menghindari pembakaran berlebih, dan tidak menambah topping secara berlebihan menjadi kunci utama. Dengan cara ini, ubi masih bisa dinikmati tanpa mengorbankan aspek kesehatan.

Ahli gizi menilai, kesadaran memilih cara masak yang aman jauh lebih penting daripada sekadar mengikuti tren. Camilan viral tetap boleh dinikmati, asalkan tidak mengabaikan batas aman dan kualitas makanan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!