Wanita Prancis Bangun dari Koma dan Mengira Punya Tiga Anak

Lifestyle Nadia Safira Putri 25 Mei 2026 23:54 WIB 2
Wanita Prancis Bangun dari Koma dan Mengira Punya Tiga Anak

Seorang remaja perempuan asal Lyon, Prancis, bernama Clelia Verdier terbangun dari koma setelah tiga minggu pada 2025, lalu membuat staf medis terkejut karena pertanyaan pertamanya adalah tentang tiga putrinya. Padahal, remaja berusia 19 tahun itu belum pernah menikah maupun melahirkan, dan pengalaman menjadi ibu yang ia ceritakan ternyata hanya terjadi dalam alam bawah sadar.

Pengakuan Clelia menjadi perhatian karena ia merasa telah hidup selama tujuh tahun sebagai ibu dari bayi kembar tiga, lengkap dengan detail kelahiran, perawatan, hingga kesedihan kehilangan salah satu anak. Kasus ini juga kembali memunculkan pembahasan soal mimpi koma, kondisi ketika pasien dapat mengalami rangkaian mimpi yang terasa sangat nyata meski tidak terjadi di dunia nyata.

Mimpi Koma Clelia Verdier

Clelia mengaku masih mengingat jelas kehidupan yang ia jalani sebagai seorang ibu, seolah-olah semuanya berlangsung dalam rentang waktu panjang. Dalam ingatannya, ia merawat tiga bayi perempuan yang diberi nama Mila, Miles, dan Mailee.

Ia mengatakan salah satu bayi kembarnya meninggal tak lama setelah lahir, dan peristiwa itu membuatnya merasa sangat sedih serta diliputi rasa bersalah. Ia juga mengingat momen menyusui, kontak kulit ke kulit, dan rutinitas keluarga yang menurutnya terasa amat nyata.

Selain peristiwa kelahiran, Clelia bahkan mengaku masih menyimpan memori tentang jalan-jalan, makan bersama, dan cerita sebelum tidur bersama anak-anaknya. Karena detail itu begitu lengkap, ia sempat sulit menerima ketika dokter menjelaskan bahwa semua yang diingatnya tidak pernah terjadi.

Respons Tim Medis

Staf medis yang menangani Clelia dibuat terkejut saat ia langsung menanyakan keberadaan ketiga putrinya sesaat setelah sadar. Tim dokter kemudian memastikan bahwa ia tidak pernah hamil dan tidak pernah menjalani kehidupan seperti yang ia ceritakan.

Menurut penjelasan dokter, masa kehamilan tujuh tahun yang diingat Clelia sepenuhnya tidak nyata. Namun, ia tetap merasa yakin karena memori yang tersimpan di kepalanya terasa sangat detail dan meyakinkan.

Kondisi itu membuat Clelia mengalami kebingungan emosional, karena dirinya seperti kehilangan keluarga yang selama ini hanya ada di mimpi. Rasa sedih yang muncul juga memperkuat dampak psikologis dari pengalaman koma yang dijalaninya.

Jalani Koma Setelah Percobaan Bunuh Diri

Clelia mengalami koma medis selama tiga minggu setelah melakukan percobaan bunuh diri dengan meminum obat pada Juni 2025. Setelah nyawanya tertolong, ia justru menghadapi pengalaman batin yang sulit dijelaskan karena merasa telah menjalani hidup sebagai seorang ibu.

Ia mengatakan kini merasa sangat terputus dari orang lain dan masih merindukan putri-putri yang hanya ia kenal di dalam mimpi. Baginya, pengalaman itu tetap meninggalkan jejak emosional yang kuat meski secara medis tidak pernah terjadi.

Clelia menegaskan bahwa selama periode tersebut ia hidup sebagai seorang ibu, meskipun hanya dalam mimpi, dan pengalaman itu akan selalu menjadi bagian dari realitas yang ia rasakan. Pengalaman itu juga membuatnya menyadari betapa kuatnya ingatan yang dapat terbentuk selama seseorang berada dalam kondisi koma.

Mimpi Koma Menurut Ahli

Kasus Clelia mengingatkan publik pada cerita-cerita di film dan sempat dikaitkan dengan karakter fiksi Wanda Maximoff. Meski begitu, ahli neurologi menilai mimpi koma bukanlah hal yang langka, terutama setelah cedera otak traumatis.

Dokter menjelaskan bahwa pasien dalam keadaan koma tidak selalu berada dalam kegelapan total atau tidur tanpa pengalaman mental. Banyak pasien justru melaporkan mimpi yang jelas, detail, dan terasa sangat nyata ketika akhirnya sadar.

Di sisi lain, ada juga pasien yang bangun tanpa mengingat apa pun selama masa koma. Karena itu, pengalaman setiap orang dapat berbeda, tergantung pada kondisi medis, respons otak, dan proses pemulihan yang dijalani.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!