Wanita di Xiamen Viral Tak Bisa Mendengar Suara Pria

Lifestyle Clara Monica 23 Mei 2026 07:37 WIB 7
Wanita di Xiamen Viral Tak Bisa Mendengar Suara Pria

Seorang wanita di Xiamen, China, menjadi viral setelah mengaku tidak bisa mendengar suara pacarnya, padahal ia masih dapat menangkap suara lain dengan normal. Kondisi yang semula diduga sebagai masalah hubungan itu ternyata berkaitan dengan gangguan pendengaran langka bernama reverse slope hearing loss.

Setelah bangun tidur, wanita bernama Chen itu menyadari suara kekasihnya terdengar hilang. Pemeriksaan dokter kemudian memastikan bahwa penyebabnya adalah gangguan pendengaran yang membuat suara berfrekuensi rendah sulit ditangkap.

Gangguan Pendengaran Frekuensi Rendah

Reverse slope hearing loss adalah kondisi ketika seseorang kesulitan mendengar suara bernada rendah. Pada banyak kasus, suara pria berada pada rentang frekuensi ini sehingga terdengar samar atau seolah menghilang.

Penderita biasanya masih dapat mendengar suara bernada tinggi dengan cukup baik. Karena itu, percakapan dengan perempuan atau bunyi tinggi lain tetap bisa ditangkap secara normal.

Kondisi ini berbeda dari gangguan pendengaran yang umum terjadi. Jika pada sebagian besar kasus frekuensi tinggi yang lebih dulu terganggu, reverse slope justru menyerang frekuensi rendah.

Istilah ini merujuk pada bentuk hasil tes pendengaran atau audiogram. Grafik pemeriksaan menunjukkan pola terbalik dibandingkan gangguan pendengaran pada umumnya.

Gejala yang Sering Terlewat

Gangguan ini tidak selalu langsung disadari oleh pasien. Banyak orang baru menyadari ada masalah ketika suara tertentu, seperti suara pria, mulai terdengar sangat pelan.

Selain percakapan, penderita juga bisa kesulitan menangkap suara rendah lain. Contohnya adalah gemuruh petir dari kejauhan atau dentuman instrumen bass.

Hal yang membuat kondisi ini sulit dikenali adalah gejalanya berkembang perlahan. Dalam banyak kasus, suara bernada tinggi lebih dulu diperhatikan hilang, sementara suara rendah justru terlewat.

Karena itu, pemeriksaan medis diperlukan agar diagnosis lebih akurat. Audiogram membantu dokter melihat pola gangguan pendengaran secara lebih jelas.

Penyebab dan Risiko Medis

Dokter menyebut reverse slope hearing loss dapat dipicu oleh sejumlah kondisi kesehatan. Di antaranya adalah penyakit Meniere, infeksi virus, gagal ginjal, dan perubahan tekanan di sekitar otak.

Penyebab yang beragam membuat gangguan ini perlu ditangani secara hati-hati. Setiap pasien dapat memiliki latar belakang medis yang berbeda, sehingga evaluasi menyeluruh menjadi penting.

Meski kerap dikaitkan dengan suara pria, kondisi ini sebenarnya tidak terbatas pada gender tertentu. Wanita dengan suara lebih berat juga bisa terdengar samar bagi penderita.

Sebaliknya, pria dengan nada bicara lebih tinggi mungkin masih dapat terdengar jelas. Ini menunjukkan bahwa masalah utamanya ada pada frekuensi suara, bukan jenis kelamin pembicara.

Penanganan dan Dampaknya

Pada sebagian kasus permanen, alat bantu dengar dapat membantu meningkatkan kualitas pendengaran pasien. Alat ini dirancang untuk mendukung kemampuan mendengar frekuensi yang terganggu.

Meski demikian, penanganan tetap bergantung pada penyebab dasarnya. Karena itu, konsultasi dengan dokter THT menjadi langkah penting saat gejala mulai muncul.

Dokter juga menegaskan bahwa pacar Chen tidak perlu tersinggung atas kondisi tersebut. Hilangnya suara itu murni disebabkan gangguan medis, bukan karena diabaikan pasangannya.

Kisah ini menjadi pengingat bahwa keluhan pendengaran tidak selalu terlihat sepele. Pemeriksaan dini dapat membantu mencegah kondisi berkembang lebih jauh dan menjaga kualitas hidup pasien.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!