PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk merombak susunan pengurus perseroan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar di Bakrie Tower, Jakarta Selatan, Selasa (19/5/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui pengangkatan Anindra Ardiansyah Bakrie atau Ardi Bakrie sebagai Direktur Utama baru, menggantikan Gilarsi Wahju Setijono yang efektif mengundurkan diri sehari sebelumnya.
Perubahan juga terjadi pada jajaran komisaris dan direksi lain, seiring upaya penguatan tata kelola dan arah bisnis VKTR ke depan. Perseroan menilai penyegaran struktur kepemimpinan menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi di industri kendaraan listrik komersial.
Rombakan Pengurus VKTR
Susunan baru VKTR menempatkan Sharif Cicip Sutardjo sebagai Komisaris Utama. Anindya Novyan Bakrie berpindah posisi menjadi Wakil Komisaris Utama, sementara Ilham Habibie disetujui sebagai Komisaris baru.
Di jajaran direksi, pemegang saham mengangkat Mochammad Yana Aditya, Erika Mouna Hamizar, dan Indah Permatasari Saugi. Selain itu, struktur direksi juga diisi oleh Valentinus Bimo Kurniatmoko, Achmad Amri Aswono Putro, dan Dino Ahmad Ryandi.
Ardi Bakrie menegaskan bahwa perubahan susunan pimpinan merupakan bentuk penguatan organisasi. Ia menyebut langkah tersebut ditujukan untuk membuat VKTR lebih baik ke depannya.
Anindya Bakrie juga menyampaikan bahwa komposisi baru ini diharapkan mendorong sinergi yang lebih solid di lingkungan usaha Bakrie Group. Dengan susunan tersebut, VKTR menetapkan kepengurusan efektif per Selasa, 19 Mei 2026.
Komisaris Dan Direksi Baru
Sharif Cicip Sutardjo dikenal sebagai mantan Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2011 hingga 2014. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Komisaris Utama PT Bumi Resources Tbk, sehingga dinilai dapat memperkuat hubungan antarsesama entitas dalam grup usaha Bakrie.
Anindya Bakrie kini menduduki posisi Wakil Komisaris Utama setelah sebelumnya menjabat Komisaris Utama VKTR. Pergeseran ini dilakukan bersamaan dengan masuknya beberapa nama baru dalam struktur pengawasan perusahaan.
Ilham Habibie menjadi salah satu tokoh yang resmi bergabung dalam jajaran komisaris. Kehadirannya diharapkan menambah perspektif baru dalam pengawasan strategi perseroan.
Perubahan besar di sisi manajemen ini menunjukkan VKTR ingin memperkuat fondasi kelembagaan. Perseroan menempatkan pembenahan struktur sebagai bagian penting dari ekspansi bisnis kendaraan listrik komersial.
Kinerja VKTR Meningkat
Dalam RUPST, VKTR juga memaparkan capaian kinerja sepanjang tahun buku 2025. Perseroan mencatat penjualan kendaraan listrik naik 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan tersebut mencerminkan meningkatnya penerimaan pasar terhadap kendaraan komersial listrik di dalam negeri. VKTR menilai tren itu menjadi sinyal positif bagi pengembangan industri elektrifikasi transportasi.
Selain penjualan, VKTR menyelesaikan pengiriman 50 unit bus listrik untuk operasional Transjakarta. Total pesanan mencapai 80 unit, dengan sisa pengiriman telah diselesaikan pada kuartal pertama 2026.
Realisasi tersebut memperlihatkan kemampuan perseroan memenuhi kontrak besar di sektor transportasi publik. Capaian itu juga menjadi modal penting bagi VKTR untuk memperluas portofolio proyek di masa mendatang.
Prospek Bisnis Ke Depan
Anindya Bakrie menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan pendapatan VKTR pada tahun berjalan dapat melampaui capaian tahun sebelumnya. Ia memperkirakan pendapatan perseroan bisa tumbuh lebih dari 50 persen.
Optimisme itu ditopang oleh kombinasi kinerja penjualan, penyelesaian proyek, dan penguatan struktur manajemen. Dengan susunan baru, VKTR berharap eksekusi bisnis dapat berjalan lebih cepat dan terarah.
Pasar kendaraan listrik komersial dinilai masih memiliki ruang tumbuh yang besar di Indonesia. Kondisi tersebut memberi peluang bagi VKTR untuk memperkuat posisinya sebagai pemain utama di sektor ini.
Di tengah perubahan kepengurusan, investor akan mencermati konsistensi eksekusi strategi perusahaan. Kinerja operasional dan kemampuan menjaga pertumbuhan pendapatan menjadi faktor kunci bagi VKTR ke depan.
