Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Lifestyle Nadia Safira Putri 22 Mei 2026 23:48 WIB 6
Ustaz Solmed Siapkan Empat Sapi Kurban untuk Idul Adha 2026

Ustaz Soleh Mahmud atau Ustaz Solmed bersama istrinya, April Jasmine, telah menyiapkan hewan kurban untuk Hari Raya Idul Adha 2026. Tahun ini, jumlah hewan kurban yang mereka siapkan terus bertambah dan mencapai empat ekor sapi.

Menariknya, kurban tersebut tidak hanya atas nama keluarga, tetapi juga mencantumkan nama para karyawan. Solmed menyebut keputusan itu sebagai bagian dari ikhtiar berbagi sekaligus menjalankan ibadah sesuai kemampuan.

Kurban Solmed Bertambah

Ustaz Solmed mengungkapkan bahwa jumlah hewan kurban yang disiapkan keluarganya meningkat dari tahun ke tahun. Pada Idul Adha 2026, ia memilih empat ekor sapi sebagai hewan kurban.

Ia menegaskan bahwa penambahan jumlah itu bukan untuk pamer, melainkan bentuk rasa syukur. Menurutnya, kesempatan berkurban patut dimanfaatkan selama masih diberi kemampuan.

Dalam kesempatan itu, Solmed juga mengatakan bahwa tahun ini ia memasukkan nama para karyawan ke dalam daftar kurban. Langkah tersebut menjadi bagian dari perhatian kepada orang-orang yang bekerja bersamanya.

Ia menilai kebersamaan dalam ibadah dapat memperkuat hubungan antara keluarga dan lingkungan kerja. Karena itu, kurban tahun ini disebut memiliki makna yang lebih luas dibanding sebelumnya.

Soal Biaya Tak Dirinci

Saat ditanya mengenai total pengeluaran untuk membeli sapi, Solmed enggan menyebutkan nominal secara detail. Ia memilih menjawab dengan nada santai dan berseloroh soal pilihannya.

Menurutnya, yang terpenting adalah hewan kurban tidak dipilih secara asal. Ia menegaskan bahwa kualitas dan kesanggupan menjadi pertimbangan utama.

April Jasmine kemudian menimpali ucapan sang suami dengan menyebut pilihan mereka yang ekonomis. Ucapan itu disampaikan dengan suasana ringan di Jatiasih, Pondok Gede, Bekasi, Selasa (19/5/2026).

Meski tidak membuka angka, Solmed memberi kesan bahwa urusan biaya bukan hal yang perlu diperdebatkan. Baginya, ibadah kurban tetap harus dijalankan dengan niat yang benar.

Niat Jadi Pertimbangan Utama

Solmed menegaskan bahwa ia tidak memasang batasan khusus soal anggaran kurban. Ia lebih menekankan pentingnya niat, kemampuan, dan kemauan dalam menjalankan ibadah tersebut.

Menurutnya, kurban bukan soal seberapa besar nominal yang dikeluarkan. Yang lebih utama adalah kesadaran untuk berbagi dan menjalankan sunah.

Ia menyebut setiap orang memiliki kapasitas yang berbeda dalam berkurban. Karena itu, ukuran utama dalam ibadah ini adalah kesungguhan hati, bukan perbandingan dengan orang lain.

Solmed juga berharap seluruh hewan kurban yang telah dipersiapkan dapat tersalurkan dengan baik. Ia menyebut keinginan itu sebagai bentuk syukur atas rezeki yang diterima keluarganya.

Suasana Idul Adha Berbeda

Selain soal kurban, Solmed turut menceritakan perbedaan suasana Idul Adha tahun ini dibanding tahun sebelumnya. Ia mengatakan ada perubahan karena anak-anaknya yang sedang mondok kemungkinan tidak dapat menyaksikan langsung proses kurban di rumah.

Meski demikian, ia menilai perbedaan itu tidak mengubah makna utama hari raya. Menurutnya, inti Idul Adha tetap terletak pada pengorbanan dan ketaatan kepada Tuhan.

Ia menyebut suasana di rumah mungkin terasa tidak sama, tetapi semangat keluarga tetap terjaga. Kehadiran anak-anak yang belajar di pondok justru dipandang sebagai bagian dari proses pendewasaan.

Menutup keterangannya, Solmed menegaskan bahwa tahun ini pada dasarnya tidak ada perbedaan besar. Ia hanya melihat perbedaan pada waktu dan kondisi, sementara niat berkurban tetap sama.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!