Urutan Makan Berurutan Turunkan Lonjakan Gula Darah

Lifestyle Anindya Kirana Putri 13 Mei 2026 19:59 WIB 8
Urutan Makan Berurutan Turunkan Lonjakan Gula Darah

Penelitian terkini membahas klaim bahwa urutan makan mempengaruhi lonjakan gula darah setelah makan. Peneliti membandingkan dua pola makan, yakni langsung campur semua lauk dan makan berurutan dari sayur hingga karbohidrat. Temuan ini dipublikasikan pada tahun 2024 dalam jurnal Diabetes, Metabolic Syndrome and Obesity.

Hasil menunjukkan bahwa jika karbohidrat dimakan terakhir, lonjakan gula darah setelah makan turun sekitar 40 persen dibanding pola makan biasa. Respons insulin juga menurun, menandakan beban kerja tubuh terhadap glukosa menjadi lebih ringan. Mekanismenya terkait peran serat dan protein dalam pengaturan pencernaan serta gula darah, serta efek kenyang yang lebih cepat.

Hasil Penelitian

Metode ini dikenal sebagai food order method, yaitu mengatur urutan makanan dalam satu waktu makan. Polanya sederhana: diawali dengan sayur atau serat, dilanjutkan lauk protein, lalu karbohidrat di bagian akhir. Peneliti menekankan bahwa pola ini bisa dijalankan secara konsisten untuk melihat dampaknya.

Hasilnya menunjukkan lonjakan gula darah lebih rendah sekitar 40 persen ketika karbohidrat dimakan terakhir. Respons insulin juga menurun, menandakan beban kerja tubuh terhadap glukosa menjadi lebih ringan. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa penyusunan pola makan dapat memengaruhi respons metabolik setelah makan.

Serat membantu memperlambat pengosongan lambung. Protein merangsang hormon yang berperan dalam pengaturan gula darah. Ketika karbohidrat masuk terakhir, penyerapannya tidak secepat biasanya sehingga lonjakan gula darah lebih landai.

Para peneliti menegaskan bahwa food order method bukan satu-satunya faktor yang mempengaruhi gula darah. Faktor lain seperti total asupan, jenis karbohidrat, dan aktivitas fisik tetap relevan untuk hasil akhir. Studi ini menjadi tambahan bukti bahwa pola makan bisa dijadikan strategi pelengkap.

Terapannya dapat lebih praktis bagi sebagian orang, tetapi efeknya bisa bervariasi antar individu. Peneliti menyarankan penerapan bertahap dan konsultasi dengan ahli gizi. Kebijakan diet pribadi perlu disesuaikan dengan kebutuhan kesehatan masing-masing.

Meski bukan solusi tunggal untuk semua orang, temuan ini menegaskan adanya mekanisme biologis yang mendukung. Penelitian 2024 ini tidak menutup faktor lain saat mengevaluasi gula darah pasca makan. Food order method dapat menjadi tambahan strategi untuk pengelolaan gula darah jika diterapkan secara tepat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!