Ubi Cream Cheese Viral, Dokter Ingatkan Risiko Gosong

Lifestyle Nadia Safira Putri 29 Mei 2026 23:13 WIB 3
Ubi Cream Cheese Viral, Dokter Ingatkan Risiko Gosong

Ubi cream cheese yang dipanggang atau dibakar tengah ramai dibicarakan di media sosial karena dianggap memiliki aroma smoky dan rasa yang lebih nikmat. Camilan viral ini juga dinilai relatif lebih sehat dibandingkan dessert berbahan tepung, namun ahli gizi mengingatkan ada batas aman yang perlu diperhatikan.

Dokter spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK, mengatakan ubi sebenarnya dapat diolah dengan berbagai cara selama tidak menambah kalori berlebihan. Ia menekankan, bagian ubi yang terlalu gosong atau kehitaman sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu banyak karena berisiko membawa zat yang kurang baik bagi tubuh.

Ubi Cream Cheese Sehat

Ubi cream cheese menjadi tren karena menawarkan cita rasa manis yang lembut dengan sentuhan gurih dari cream cheese. Banyak orang menganggapnya lebih aman dibandingkan dessert tinggi tepung dan gula tambahan.

Menurut dr Tjandra, ubi pada dasarnya merupakan bahan pangan yang relatif aman. Nilai gizinya tetap dapat dipertahankan selama proses pengolahan tidak dilakukan dengan cara yang menambah lemak secara berlebihan.

Ia menjelaskan bahwa metode memasak seperti dikukus, dipanggang di oven, atau dibakar masih tergolong aman. Namun, pilihan tersebut tetap harus memperhatikan suhu dan lama pemasakan agar hasil akhirnya tidak berlebihan.

Ubi Gosong Harus Diwaspadai

Meski aroma smoky sering dianggap membuat ubi lebih sedap, permukaan yang terlalu gelap perlu diwaspadai. Bagian yang hangus menandakan adanya proses pembakaran yang terlalu jauh.

dr Tjandra menyebut, bagian hitam pada ubi bakar kerap dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker. Hal ini terkait dengan kemungkinan terbentuknya senyawa yang tidak baik bila makanan terbakar terlalu lama.

Ia menegaskan, masyarakat sebaiknya tidak mengonsumsi ubi yang terlalu gosong dalam jumlah banyak. Jika permukaannya sudah hitam, bagian tersebut idealnya dibuang sebelum dimakan.

Cara Masak Ubi Aman

Untuk mendapatkan tekstur lembut dan rasa manis alami, ubi bisa diolah dengan cara yang lebih terkontrol. Metode kukus menjadi salah satu pilihan paling sederhana karena tidak memerlukan tambahan minyak.

Jika ingin aroma khas dari pemanggangan, penggunaan oven bisa menjadi alternatif yang lebih aman. Sementara itu, pembakaran di atas arang tetap boleh dilakukan, selama api tidak membuat permukaan ubi cepat hangus.

Menurut dr Tjandra, kunci utama bukan hanya pada alat masak, tetapi juga pada cara mengatur panas. Semakin lama ubi terpapar suhu tinggi tanpa pengawasan, semakin besar kemungkinan bagian luarnya berubah menjadi gosong.

Batas Konsumsi Ubi Harian

Meski tergolong lebih sehat, ubi cream cheese tetap perlu dimakan dalam porsi yang wajar. Kandungan topping, saus, atau tambahan pemanis dapat membuat kalorinya meningkat cukup cepat.

Masyarakat yang ingin menjadikannya camilan sebaiknya tetap memperhatikan frekuensi konsumsi. Ubi yang diolah dengan cara baik akan lebih bermanfaat jika tidak disertai tambahan bahan tinggi kalori secara berlebihan.

dr Tjandra menilai, edukasi soal cara memasak menjadi penting agar tren makanan viral tidak justru menimbulkan risiko kesehatan. Dengan pengolahan yang tepat, ubi masih bisa dinikmati sebagai camilan yang lezat sekaligus lebih aman.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!