Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Perlu Dibatasi?

Lifestyle Nadia Safira Putri 22 Mei 2026 06:27 WIB 6
Ubi Cream Cheese, Camilan Viral yang Perlu Dibatasi?

Ubi Cilembu panggang dengan isian cream cheese tengah menjadi camilan viral yang diburu banyak orang di pusat perbelanjaan. Perpaduan rasa manis, gurih, dan tekstur lembut membuat makanan ini cepat menarik perhatian pembeli.

Di beberapa toko, antrean pembeli bahkan mengular karena tingginya minat terhadap camilan tersebut. Di balik popularitasnya, muncul pertanyaan penting, apakah ubi cream cheese termasuk pilihan yang sehat atau justru perlu dibatasi.

Bahan Dasar Ubi

Ubi sebenarnya termasuk sumber karbohidrat yang cukup baik untuk tubuh. Jenis yang paling sering digunakan dalam tren ini adalah ubi Cilembu, yang dikenal memiliki rasa manis alami setelah dipanggang.

Dibandingkan camilan manis berbahan tepung dan gula tinggi, ubi memiliki serat, vitamin A, vitamin C, serta antioksidan seperti beta karoten. Kandungan ini terutama terlihat pada ubi berwarna oranye yang lebih kaya nutrisi.

Ubi juga memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah dibanding banyak camilan manis olahan. Nilai ini membuat pelepasan gula ke dalam darah cenderung lebih bertahap.

Nilai Gizi Tambahan

Serat pada ubi membantu memperlambat penyerapan gula sehingga energi dilepas lebih stabil. Efek ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama setelah dikonsumsi.

Ubi Cilembu turut mengandung kalium yang cukup tinggi. Mineral ini berperan menjaga keseimbangan cairan tubuh, fungsi otot, serta membantu menstabilkan tekanan darah.

Penelitian dalam jurnal Metabolites tahun 2024 juga menunjukkan bahwa umbi-umbian seperti ubi memiliki senyawa bioaktif yang mendukung kesehatan metabolik. Kandungan seratnya juga berkaitan dengan kesehatan usus.

Peran Cream Cheese

Penambahan cream cheese memberi rasa gurih dan tekstur creamy yang membuat ubi terasa lebih lembut. Kombinasi ini juga membuat camilan tampak lebih kaya rasa dan lebih mengenyangkan.

Dari sisi gizi, cream cheese membantu menambah protein yang secara alami rendah pada ubi. Dengan begitu, camilan ini tidak hanya berisi karbohidrat, tetapi juga ada tambahan zat gizi lain.

Cream cheese juga mengandung kalsium yang dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi. Nutrisi ini turut membantu fungsi otot dan saraf tetap bekerja dengan baik.

Perlu Dibatasi

Meski memiliki sejumlah manfaat, ubi cream cheese tetap bukan camilan yang bisa dikonsumsi tanpa batas. Tambahan keju bisa meningkatkan kalori, lemak, dan kadar natrium, terutama bila porsinya besar.

Camilan ini bisa menjadi pilihan yang lebih baik dibanding dessert manis tinggi gula, tetapi tetap perlu diperhatikan frekuensi konsumsinya. Konsumsi berlebihan berisiko mengganggu pola makan harian yang seimbang.

Pilihan terbaik adalah menikmati ubi cream cheese sebagai selingan, bukan pengganti makanan utama. Dengan porsi wajar, camilan viral ini masih bisa masuk ke dalam pola makan yang lebih sehat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!