Ubi Cream Cheese Bakar Viral, Ini Kata Dokter

Lifestyle Anindya Kirana Putri 24 Mei 2026 15:43 WIB 9
Ubi Cream Cheese Bakar Viral, Ini Kata Dokter

Ubi cream cheese panggang tengah ramai di media sosial karena tampilannya yang kecoklatan, aromanya smoky, dan teksturnya yang dianggap lebih nikmat. Tren camilan ini dinilai lebih sehat dibanding dessert berbahan tepung, tetapi dokter mengingatkan agar masyarakat tidak mengabaikan cara memasaknya.

Dokter spesialis gizi klinik dr Tjandraningrum, SpGK, menjelaskan bahwa ubi pada dasarnya aman diolah dengan berbagai cara, selama tidak menambah kalori berlebihan. Ia menegaskan, bagian yang perlu diwaspadai adalah permukaan ubi yang terlalu gosong atau kehitaman karena berisiko menimbulkan zat yang tidak diinginkan.

Ubi Bakar dan Kesehatan

Ubi dikenal sebagai bahan pangan yang fleksibel untuk diolah menjadi berbagai hidangan. Menurut dr Tjandraningrum, cara memasaknya bisa dilakukan dengan oven, kukus, maupun dibakar di atas arang. Selama tidak digoreng dan tidak diberi tambahan kalori berlebihan, ubi tetap tergolong aman dikonsumsi. Karena itu, popularitas ubi cream cheese tidak serta-merta membuat camilan ini menjadi buruk bagi kesehatan.

Meski demikian, cara memasak tetap menjadi faktor penting yang menentukan kualitas makanan. Ubi yang dipanggang terlalu lama bisa mengalami perubahan warna menjadi gelap pada permukaannya. Kondisi ini perlu dihindari karena bagian yang hangus berpotensi mengandung senyawa yang kurang baik bagi tubuh. Masyarakat disarankan tetap menikmati aroma smoky tanpa mengorbankan keamanan pangan.

Tren makanan viral sering membuat orang lebih fokus pada rasa dan tampilan daripada proses pengolahan. Padahal, bahan alami seperti ubi pun bisa berubah menjadi tidak ideal jika dipanaskan secara berlebihan. Dr Tjandraningrum menekankan bahwa keseimbangan antara cita rasa dan keamanan harus tetap dijaga. Dengan begitu, camilan yang sedang populer itu tetap bisa dinikmati tanpa rasa khawatir berlebihan.

Pilihan bahan pelengkap juga ikut memengaruhi nilai gizi sajian tersebut. Cream cheese, misalnya, dapat menambah rasa gurih sekaligus meningkatkan kandungan lemak dan kalori. Karena itu, porsi tetap perlu diperhatikan agar ubi panggang tidak berubah menjadi makanan tinggi energi. Konsumsi yang wajar akan membuat camilan ini lebih sesuai dengan tujuan gaya hidup sehat.

Akrilamid dari Ubi Gosong

Bagian ubi yang terlalu gelap menjadi perhatian utama dalam proses pemanggangan. Menurut dr Tjandraningrum, bagian hitam pada makanan yang dibakar berkaitan dengan peningkatan risiko kanker. Hal ini terjadi karena proses pemanasan ekstrem dapat memicu terbentuknya akrilamid. Jika bagian tersebut ikut dimakan, maka paparan zat itu bisa menjadi lebih tinggi.

Akrilamid merupakan senyawa yang terbentuk pada makanan berpati ketika dipanaskan pada suhu tinggi. Ubi termasuk bahan yang memiliki kandungan pati, sehingga perlu diolah dengan hati-hati. Semakin gosong permukaan makanan, semakin besar kemungkinan senyawa tersebut terbentuk. Karena itu, tingkat kematangan perlu dijaga agar tidak melewati batas aman.

Kebiasaan menikmati bagian yang hangus sering dianggap menambah cita rasa. Namun dalam konteks kesehatan, kebiasaan tersebut justru sebaiknya dihindari. Permukaan yang kehitaman bukan sekadar masalah tampilan, melainkan juga menandakan adanya perubahan kimia pada makanan. Jika dikonsumsi terlalu sering, paparan senyawa berisiko bisa meningkat.

Dokter menyarankan masyarakat lebih selektif saat memilih makanan yang dipanggang. Ubi boleh saja dibuat dengan tekstur kecoklatan, tetapi tidak sampai gosong atau hitam pekat. Cara sederhana ini dapat membantu menekan risiko tanpa menghilangkan kenikmatan rasa. Dengan pengolahan yang tepat, ubi tetap aman menjadi camilan harian.

Cara Memasak yang Aman

Memasak ubi dengan oven, kukus, atau pembakaran ringan masih tergolong aman. Proses tersebut tidak otomatis membuat ubi menjadi makanan berbahaya. Yang perlu diperhatikan adalah durasi pemanasan dan tingkat panas yang digunakan. Jika terlalu lama, permukaan ubi bisa cepat berubah menjadi hangus.

Teknik memasak yang tepat dapat mempertahankan rasa manis alami ubi. Selain itu, metode yang tidak berlebihan juga membantu menjaga kandungan gizinya. Ubi yang dikukus, misalnya, cenderung lebih aman dari risiko gosong. Sementara itu, pemanggangan tetap bisa dilakukan asalkan pengawasannya ketat.

Penggunaan arang pada ubi bakar sering memberi aroma khas yang disukai banyak orang. Meski begitu, api dan panas harus dikendalikan agar kulit ubi tidak terbakar terlalu jauh. Permukaan yang mulai menghitam sebaiknya segera dihindari untuk dikonsumsi. Dengan begitu, hasil akhirnya tetap lezat tanpa mengorbankan aspek kesehatan.

Pola memasak yang sehat tidak harus menghilangkan tren makanan viral. Masyarakat masih bisa menikmati ubi cream cheese dengan cara yang lebih aman. Kuncinya ada pada pemilihan metode, waktu pemanggangan, dan porsi penyajian. Jika semua diperhatikan, camilan ini dapat tetap menjadi pilihan yang menarik.

Tips Menikmati Ubi Viral

Untuk menikmati ubi bakar viral secara lebih bijak, masyarakat disarankan memperhatikan warna permukaan makanan. Ubi yang matang merata, tetapi tidak gosong, lebih baik dipilih. Selain itu, penggunaan topping sebaiknya tidak berlebihan agar kalori tetap terkendali. Langkah sederhana ini membantu menjaga manfaat ubi sebagai sumber energi.

Jika ingin aroma smoky, proses pemanggangan cukup dilakukan sampai menghasilkan warna kecoklatan ringan. Ubi tidak perlu dipanaskan sampai bagian luarnya hitam pekat. Cara ini tetap memberi sensasi bakar tanpa menimbulkan kekhawatiran berlebih. Penikmat camilan pun bisa memperoleh rasa yang diinginkan dengan risiko yang lebih rendah.

Penting juga untuk tidak menjadikan makanan viral sebagai konsumsi berlebihan setiap hari. Meskipun ubi tergolong lebih sehat dibanding beberapa dessert lain, tetap ada batas yang perlu dijaga. Kombinasi dengan bahan tinggi lemak dan gula dapat mengubah nilai gizinya. Karena itu, keseimbangan tetap menjadi kunci utama dalam pola makan.

Dr Tjandraningrum menegaskan bahwa kesadaran terhadap cara pengolahan sama pentingnya dengan pemilihan bahan. Masyarakat perlu memahami bahwa tidak semua makanan yang tampak lezat otomatis aman jika dimasak berlebihan. Dengan perhatian pada proses memasak, ubi cream cheese tetap bisa menjadi camilan yang nikmat dan lebih sehat. Tren boleh diikuti, tetapi kehati-hatian tidak boleh ditinggalkan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!