Teras Balongan adalah pusat oleh-oleh UMKM yang berlokasi di Jl Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Di lokasi ini, produk unggulan UMKM Indramayu seperti batik, tenun, hingga makanan pesisir dipasarkan untuk menarik pemudik dan wisatawan.
Pusat ini diresmikan pada 2025 dan berfungsi memperluas pasar produk pesisir melalui satu lokasi yang mudah dijangkau.
Teras Balongan saat ini melibatkan 22 pelaku UMKM yang beragam produk unggulan, dari karya batik dan tenun hingga makanan ringan pesisir.
Khusus makanan ringan, rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, serta kerupuk nasi menjadi favorit para pengunjung, terutama menjelang Lebaran.
Selain itu, tersedia juga camilan segar seperti manisan mangga yang menjadi pilihan wisatawan untuk dibawa pulang.
Produk Unggulan Teras Balongan
Produk unggulan Teras Balongan mencakup rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi.
Katalog makanan ringan ini sangat dicari sebagai oleh-oleh Lebaran karena cita rasa khas Pantura.
Pusat oleh-oleh ini juga menjajakan camilan segar seperti manisan mangga.
Harga produk relatif terjangkau, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu tergantung jenis dan ukuran.
Selain makanan kering, konsumen dapat memilih camilan segar serta sambal dan olahan terasi dalam kemasan.
Kepada pembeli, para pelaku UMKM menawarkan berbagai kemasan untuk kemudahan kebutuhan oleh-oleh.
Sebagian besar makanan ringan memiliki cita rasa Pantura karena menggunakan bahan baku dari wilayah pesisir.
Menurut keterangan pelaku UMKM, citarasa terasi menjadi ciri khas karena lokasi dekat laut.
Hal itu menjadikan produk terasa autentik dan mudah dikenali oleh pengunjung.
Dukungan Pertamina
Sebagai bagian dari inisiatif pengembangan UMKM, Teras Balongan mendapat dukungan dari PT Pertamina (Persero).
Baron, Vice President Corporate Communication Pertamina, menjelaskan bahwa pusat ini memperluas pasar produk UMKM lokal ke masyarakat luas.
Pusat oleh-oleh memudahkan publik mendapatkan aneka produk pesisir dalam satu lokasi.
Pertamina juga melakukan pembinaan UMKM melalui pameran, display produk, temu bisnis, serta penguatan jejaring.
Menurut Baron, UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional yang perlu ditingkatkan melalui bantuan formal.
Kegiatan ini sejalan dengan tujuan Pertamina meningkatkan daya saing produk lokal agar mandiri.
Teras Balongan resmi dibuka pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar Kilang Balongan.
Saat ini, 22 pelaku UMKM tergabung dengan beragam produk unggulan.
Sebagai bagian dari program pemberdayaan, Pertamina melalui UMK Academy terus meningkatkan kapasitas UMKM, termasuk manajemen usaha dan pemasaran digital.
Jangkauan Pasar Global
Pertumbuhan produk Teras Balongan tidak hanya lokal, sebagian produk telah dibawa ke luar negeri oleh Tenaga Kerja Indonesia.
Rengginang misalnya pernah dipasarkan ke Australia melalui jejaring kerja migran.
Beberapa produk juga menjangkau Taiwan dan Hong Kong melalui perantara rekan kerja di luar negeri.
Keberadaan pusat oleh-oleh memudahkan akses pemudik domestik maupun wisatawan internasional terhadap produk pesisir.
Dengan memperluas pasar, UMKM diharapkan dapat meningkatkan pendapatan dan kemandirian usaha.
Kapasitas pembinaan melalui UMK Academy dinilai penting untuk menjaga kualitas dan daya saing produk.
Hadirnya Teras Balongan juga didukung upaya memperkuat jejaring bisnis secara regional.
Peran BUMN seperti Pertamina dianggap krusial untuk menyinambungkan produk UMKM dengan market yang lebih luas.
Seiring waktu, diharapkan lebih banyak produk pesisir Indramayu dikenal luas dan memberi manfaat ekonomi bagi daerah.
