Teras Balongan Dorong UMKM Indramayu Tembus Pasar Luas

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 23 Mei 2026 04:20 WIB 7
Teras Balongan Dorong UMKM Indramayu Tembus Pasar Luas

Pusat oleh-oleh Teras Balongan di Jalan Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, menjadi salah satu tujuan utama pemudik yang mencari produk khas daerah. Lokasi ini menampung beragam produk unggulan UMKM, mulai dari batik, tenun, hingga aneka makanan pesisir yang ramai diburu menjelang Lebaran.

Selain menawarkan pilihan lengkap dalam satu tempat, Teras Balongan juga menjadi etalase ekonomi lokal yang mempertemukan pelaku usaha dengan pembeli dari berbagai daerah. Harga produk yang ditawarkan relatif terjangkau, sedangkan variasi camilan dan olahan khas membuat pusat oleh-oleh ini semakin diminati.

UMKM Teras Balongan

Teras Balongan menghadirkan berbagai produk UMKM khas Indramayu yang mencerminkan karakter pesisir daerah tersebut. Ragam barang yang dipajang mencakup busana tradisional, kerajinan, hingga makanan olahan yang mudah dibawa sebagai buah tangan.

Di antara produk yang paling banyak dicari adalah rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi. Pilihan tersebut menjadi favorit karena cocok untuk kebutuhan oleh-oleh sekaligus memiliki cita rasa yang kuat.

Mahani selaku Ketua UMKM Teras Balongan menjelaskan bahwa sebagian besar produk makanan ringan di lokasi itu memakai bahan baku dari wilayah pesisir. Menurut dia, rasa terasi menjadi ciri khas yang membedakan produk Teras Balongan dari oleh-oleh daerah lain.

Karakter rasa itu muncul karena Indramayu berada di kawasan pinggir laut dengan akses bahan baku yang melimpah. Kondisi tersebut memberi nilai tambah bagi produk UMKM, karena identitas lokalnya tetap terjaga dalam setiap olahan.

Oleh-oleh Khas Pantura

Selain makanan kering, pengunjung juga dapat menemukan manisan mangga khas Indramayu yang menjadi salah satu produk unggulan. Buah mangga dikupas, diiris tipis, lalu direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari sebelum siap dijual.

Produk manisan ini banyak disukai karena memiliki rasa manis segar dengan tekstur yang khas. Tak sedikit pemudik memilihnya sebagai oleh-oleh karena tahan simpan dan mudah dibawa pulang ke daerah masing-masing.

Harga produk di Teras Balongan pun relatif bervariasi, mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu, tergantung jenis dan ukuran kemasan. Rentang harga tersebut membuat pusat oleh-oleh ini dapat menjangkau berbagai kalangan pembeli.

Ketersediaan banyak pilihan dalam satu lokasi juga memudahkan masyarakat yang ingin berbelanja cepat dan praktis. Dengan konsep itu, Teras Balongan menjadi titik singgah yang efisien bagi pemudik yang melintas di wilayah Balongan.

Pemasaran Hingga Mancanegara

Produk UMKM Teras Balongan tidak hanya diminati pembeli domestik, tetapi juga telah menembus pasar luar negeri melalui tenaga kerja Indonesia. Rengginang produksi mereka disebut pernah sampai ke Australia, sementara produk lain turut dibawa ke Taiwan dan Hong Kong.

Mahani menyebut distribusi itu terjadi melalui jaringan pertemanan para pekerja migran yang ingin mengenalkan cita rasa daerah asal. Jalur informal tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal mampu bersaing jika memiliki kualitas dan identitas yang kuat.

Perjalanan produk ke luar negeri juga menunjukkan potensi besar UMKM Indramayu untuk berkembang lebih jauh. Jika didukung pengemasan dan promosi yang tepat, pasar ekspor dapat menjadi peluang baru bagi pelaku usaha kecil.

Daya tarik produk pesisir tidak hanya terletak pada rasa, tetapi juga pada nilai budaya yang menyertainya. Hal itu membuat setiap kemasan oleh-oleh membawa cerita tentang daerah asal dan proses produksi yang khas.

Dukungan Pertamina

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menilai Teras Balongan menjadi salah satu upaya memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Keberadaan outlet ini memudahkan masyarakat memperoleh berbagai produk pesisir dalam satu lokasi yang terpusat.

Pertamina juga melakukan pembinaan UMKM di berbagai daerah melalui pameran, display produk, temu bisnis, serta penguatan jejaring. Langkah itu diarahkan agar pelaku usaha memiliki akses yang lebih luas terhadap pasar dan peluang kemitraan.

Baron menegaskan bahwa UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang perlu terus diperkuat. Sebagai BUMN, Pertamina mendukung pengembangan usaha kecil agar produknya meningkat, lebih dikenal, dan mampu mandiri.

Teras Balongan sendiri diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini, sebanyak 22 pelaku UMKM tergabung dengan beragam produk unggulan yang terus dipromosikan secara berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!