Teras Balongan Dorong Produk UMKM Indramayu Menembus Pasar

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 31 Mei 2026 10:14 WIB 7
Teras Balongan Dorong Produk UMKM Indramayu Menembus Pasar

Pusat oleh-oleh Teras Balongan di Jalan Raya Sukaurip No.16, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi belanja yang ramai diburu pemudik dan wisatawan. Lokasi ini menampilkan beragam produk unggulan UMKM khas Indramayu, mulai dari batik, tenun, hingga aneka makanan pesisir yang mencerminkan kekayaan daerah.

Menjelang Lebaran, berbagai makanan kering seperti rengginang terasi, kerupuk udang, kerupuk ikan, kerupuk bawang, dan kerupuk nasi menjadi produk yang paling diminati. Kehadiran sambal serta olahan terasi dalam kemasan turut memperkuat identitas rasa Pantura yang menjadi daya tarik utama Teras Balongan.

UMKM Teras Balongan Makin Dikenal

Sebagian besar produk makanan ringan di Teras Balongan menggunakan bahan baku dari wilayah pesisir, terutama terasi, sehingga menghadirkan cita rasa khas yang sulit ditemukan di daerah lain. Ketua UMKM Teras Balongan, Mahani, menyebut karakter rasa tersebut menjadi pembeda utama produk yang dijual.

Menurut Mahani, posisi Indramayu yang berada di kawasan pinggir laut membuat produk olahan UMKM memiliki sentuhan rasa pantai yang kuat. Kondisi itu menjadikan aneka camilan di pusat oleh-oleh tersebut terasa otentik dan dekat dengan tradisi masyarakat setempat.

Ragam produk yang tersedia juga dirancang untuk menjangkau berbagai segmen pembeli, baik yang mencari camilan sehari-hari maupun buah tangan khas daerah. Dengan pilihan yang beragam, Teras Balongan mampu menjadi etalase produk lokal yang lebih mudah dikenali masyarakat luas.

Produk UMKM Tembus Pasar Luar

Tak hanya diminati pemudik domestik, sejumlah produk UMKM Teras Balongan juga telah dibawa ke luar negeri oleh pekerja migran asal Indonesia. Mahani menyebut rengginang produksi mereka pernah sampai ke Australia melalui jaringan keluarga dan teman di luar negeri.

Produk serupa juga dilaporkan telah beredar di Taiwan dan Hong Kong, menunjukkan bahwa olahan lokal dari Indramayu memiliki peluang pasar yang lebih besar. Keberhasilan itu menjadi bukti bahwa produk UMKM daerah dapat bersaing ketika kualitas dan kemasannya terus dijaga.

Jangkauan pasar yang meluas tersebut memberi dorongan baru bagi pelaku usaha untuk meningkatkan standar produksi. Dengan distribusi yang lebih luas, nilai tambah dari produk lokal ikut meningkat dan membuka peluang pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Harga Produk Tetap Terjangkau

Dari sisi harga, produk yang dijual di Teras Balongan relatif terjangkau, dengan kisaran mulai dari Rp10 ribu hingga Rp100 ribu. Perbedaan harga bergantung pada jenis produk, ukuran kemasan, dan proses pengolahan yang dilakukan oleh masing-masing pelaku usaha.

Skema harga ini membuat pusat oleh-oleh tersebut dapat dijangkau oleh berbagai kalangan pembeli. Pemudik yang mencari buah tangan dalam jumlah banyak tetap bisa memilih produk sesuai kebutuhan dan anggaran yang tersedia.

Selain camilan kering, Teras Balongan juga menawarkan manisan mangga khas Indramayu yang menjadi salah satu favorit pengunjung. Mangga dikupas, diiris tipis, lalu direndam dalam larutan gula batu dan gula pasir selama beberapa hari hingga siap dikonsumsi.

Pertamina Perkuat Pembinaan UMKM

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyampaikan bahwa Teras Balongan dirancang untuk memperluas pemasaran produk UMKM lokal. Kehadiran pusat oleh-oleh ini juga memudahkan masyarakat menemukan berbagai produk pesisir dalam satu lokasi yang terintegrasi.

Pertamina turut melakukan pembinaan UMKM di berbagai daerah melalui pameran, display produk, temu bisnis, serta penguatan jejaring. Menurut Baron, dukungan tersebut penting karena UMKM merupakan tulang punggung ekonomi nasional yang perlu terus diperkuat.

Teras Balongan sendiri diresmikan pada 2025 sebagai outlet untuk memperluas pasar produk UMKM di sekitar wilayah operasi Kilang Balongan. Saat ini terdapat 22 pelaku UMKM yang tergabung, sementara Pertamina terus mendorong peningkatan kapasitas usaha melalui program seperti UMK Academy, yang mencakup manajemen usaha hingga pemasaran digital.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!