Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Streaming Piala Dunia 2026

Teknologi BRH 26 Mei 2026 21:53 WIB 2
Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Streaming Piala Dunia 2026

Telkomsel memastikan kualitas jaringan tetap terkendali saat Piala Dunia 2026 berlangsung, seiring rencana penayangan pertandingan secara live streaming di Indonesia. Operator seluler itu menggandeng TVRI sebagai pemegang hak siar, lalu menyiapkan 104 pertandingan yang akan tayang pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Langkah ini ditempuh agar pelanggan dapat menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia tanpa gangguan berarti.

VP Brand & Marketing Communications Telkomsel Emir G. Surya mengatakan perusahaan akan terus meningkatkan kualitas jaringan untuk menjaga pengalaman pelanggan selama turnamen. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Telkomsel Smart Office, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026. Telkomsel juga menempatkan teknologi 5G sebagai salah satu penopang utama layanan tersebut.

Jaringan Telkomsel untuk Piala Dunia

Telkomsel menegaskan kesiapan jaringan menjadi prioritas utama menjelang penyiaran Piala Dunia 2026. Perusahaan menyiapkan peningkatan kualitas layanan agar trafik data tetap stabil saat ribuan pelanggan mengakses pertandingan secara bersamaan. Fokus itu diarahkan untuk menjaga pengalaman menonton yang lancar sejak laga pembuka hingga final.

Emir menjelaskan bahwa teknologi 5G akan dimanfaatkan untuk mendukung kecepatan koneksi selama perhelatan berlangsung. Menurut dia, kecepatan internet menjadi faktor penting untuk memastikan tayangan dapat diterima tanpa hambatan. Karena itu, Telkomsel menempatkan pemantauan jaringan sebagai bagian dari persiapan operasional.

Persiapan ini dilakukan karena Piala Dunia selalu menyedot perhatian besar dari masyarakat. Lonjakan akses pada jam pertandingan diperkirakan terjadi baik dari pengguna mobile maupun pelanggan rumah tangga. Dengan penguatan jaringan, Telkomsel berharap kualitas layanan tetap konsisten di berbagai kondisi penggunaan.

Perusahaan juga menyiapkan dukungan teknis agar jaringan tetap responsif selama masa siaran. Penguatan tidak hanya dilakukan pada sisi kapasitas, tetapi juga pada pemantauan performa jaringan secara real time. Strategi ini dipilih untuk mengurangi potensi gangguan saat pertandingan berjalan.

Infrastruktur streaming disiapkan

Di sisi layanan digital, Telkomsel memastikan platform streaming MaxStream telah disiapkan untuk menayangkan pertandingan secara stabil. VP Digital Lifestyle Telkomsel Kemash M. Fadhli menyebut infrastruktur teknologi informasi telah diperkuat sejak awal. Langkah tersebut mencakup kesiapan aplikasi, sistem backend, dan dukungan teknis lainnya.

Fadhli mengatakan simulasi ketat sudah dilakukan untuk mengukur kesiapan layanan sebelum turnamen dimulai. Simulasi itu digunakan untuk membaca kemungkinan kendala dan menyiapkan skenario penanganan lebih awal. Dengan cara tersebut, perusahaan berharap layanan dapat ter-deliver secara lancar kepada pelanggan.

Telkomsel menilai pengalaman dari penyelenggaraan siaran sebelumnya juga menjadi bahan evaluasi penting. Data dan pembelajaran tersebut dipakai untuk memperbaiki sistem agar lebih andal saat trafik meningkat tajam. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga kualitas tayangan selama periode kompetisi.

Selain itu, koordinasi antartim internal dilakukan agar seluruh komponen layanan bergerak selaras. Dari sisi operasional, Telkomsel menempatkan kestabilan aplikasi sebagai bagian dari prioritas utama. Dengan kesiapan tersebut, pelanggan diharapkan dapat mengakses pertandingan tanpa gangguan teknis yang berarti.

Pengalaman pelanggan jadi fokus

Telkomsel menempatkan pengalaman pelanggan sebagai tujuan utama dalam penyediaan layanan Piala Dunia 2026. Kecepatan akses, kestabilan tayangan, dan kemudahan penggunaan menjadi tiga aspek yang diperhatikan perusahaan. Seluruh elemen itu diarahkan untuk membuat proses menonton terasa mulus di perangkat mobile.

Emir menegaskan bahwa penggunaan 5G menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas layanan selama turnamen. Teknologi tersebut dinilai mampu mendukung kebutuhan streaming yang menuntut koneksi cepat dan stabil. Dengan dukungan itu, Telkomsel ingin memastikan pelanggan tetap nyaman saat menyaksikan pertandingan.

Perhatian terhadap pengalaman pelanggan juga terlihat dari kesiapan pemantauan jaringan secara berkelanjutan. Tim teknis disiapkan untuk merespons potensi lonjakan trafik selama jam tayang favorit. Respons cepat diperlukan agar kualitas layanan tidak menurun pada momen penting pertandingan.

Upaya ini sekaligus mempertegas posisi Telkomsel dalam layanan digital berbasis hiburan olahraga. Perusahaan tidak hanya menyiapkan koneksi, tetapi juga ekosistem pendukung agar distribusi konten berjalan efektif. Dengan demikian, pelanggan memperoleh pengalaman menonton yang lebih terjamin.

Paket akses MaxStream tersedia

Telkomsel akan menayangkan 104 pertandingan Piala Dunia 2026 yang dapat dinikmati pelanggan melalui MAXstream TV secara mobile. Akses tayangan tersebut disiapkan dengan harga paket mulai dari Rp25.000 hingga Rp85.000. Masa aktivasi paket tersedia dalam rentang 7 hari hingga 60 hari.

Skema paket ini dibuat untuk memberi pilihan sesuai kebutuhan pelanggan. Pengguna yang hanya ingin mengikuti beberapa laga dapat memilih paket jangka pendek, sedangkan penggemar yang ingin menonton lebih lama dapat mengambil durasi yang lebih panjang. Fleksibilitas tersebut menjadi salah satu daya tarik layanan streaming yang disediakan Telkomsel.

Kolaborasi dengan TVRI membuat distribusi pertandingan di Indonesia memiliki dukungan hak siar yang jelas. Hal ini sekaligus memberi kepastian bagi pelanggan yang ingin mengakses pertandingan secara resmi. Dengan kerja sama itu, Telkomsel menargetkan layanan streaming dapat berlangsung tertib dan mudah diakses.

Menjelang turnamen, Telkomsel menyatakan seluruh persiapan diarahkan untuk menjaga kelancaran siaran dari awal hingga akhir. Penguatan jaringan, kesiapan aplikasi, dan paket akses menjadi rangkaian utama dalam strategi layanan. Jika seluruh persiapan berjalan sesuai rencana, pelanggan akan memiliki opsi menonton Piala Dunia 2026 secara praktis melalui perangkat mobile.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!