Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Siaran Piala Dunia 2026

Teknologi BRH 30 Mei 2026 23:20 WIB 2
Telkomsel Siapkan Jaringan untuk Siaran Piala Dunia 2026

Telkomsel memastikan jaringan akan tetap terkendali saat Piala Dunia 2026 berlangsung, seiring dengan rencana penayangan 104 pertandingan secara live streaming di Indonesia. Operator seluler tersebut menggandeng TVRI sebagai pemegang hak siar resmi untuk menghadirkan laga turnamen sepak bola empat tahunan itu mulai 11 Juni hingga 19 Juli 2026.

Persiapan jaringan menjadi perhatian utama karena tingginya trafik data diperkirakan terjadi selama gelaran berlangsung. Telkomsel menegaskan telah menyiapkan penguatan infrastruktur, termasuk pemanfaatan teknologi 5G, agar pengalaman menonton pelanggan tetap lancar dan stabil.

Telkomsel dan siaran streaming

VP Brand & Marketing Communications Telkomsel Emir G Surya mengatakan perusahaan akan terus meningkatkan kualitas jaringan selama periode turnamen. Pernyataan itu disampaikan dalam konferensi pers di Telkomsel Smart Office, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026. Menurut dia, pengalaman pelanggan menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan layanan siaran langsung ini.

Emir menjelaskan Telkomsel ingin memastikan akses pertandingan dapat dinikmati tanpa gangguan berarti. Untuk itu, perusahaan memperkuat koneksi internet agar beban penggunaan pada jam tayang utama tetap tertangani. Langkah ini diambil karena minat penonton diperkirakan meningkat tajam selama Piala Dunia 2026.

Selain menjaga kestabilan layanan, Telkomsel juga menempatkan streaming sebagai bagian penting dari strategi digital lifestyle. Perusahaan menilai konsumsi konten olahraga secara daring terus tumbuh di kalangan pelanggan. Karena itu, siaran Piala Dunia 2026 diproyeksikan menjadi salah satu layanan unggulan di periode tersebut.

Penguatan jaringan 5G

Emir menuturkan Telkomsel yang kini agresif mengembangkan 5G akan memanfaatkan teknologi tersebut untuk mendukung kualitas siaran. Kecepatan internet menjadi faktor utama agar tayangan dapat diterima secara lancar oleh pelanggan. Dengan kapasitas yang lebih baik, perusahaan berharap risiko gangguan dapat ditekan seminimal mungkin.

Menurut dia, kesiapan jaringan tidak hanya menyangkut kecepatan unduh, tetapi juga kestabilan koneksi saat lalu lintas data melonjak. Telkomsel menempatkan pemantauan jaringan sebagai bagian dari mitigasi operasional selama turnamen berlangsung. Pendekatan ini diharapkan mampu menjaga pengalaman menonton tetap mulus di berbagai wilayah.

Perusahaan juga menyiapkan langkah antisipatif agar layanan tetap responsif saat banyak pengguna mengakses konten secara bersamaan. Penguatan ini dilakukan untuk menghindari penurunan kualitas pada jam-jam sibuk pertandingan. Dengan demikian, pelanggan diharapkan tetap dapat menikmati siaran tanpa jeda yang mengganggu.

Infrastruktur MaxStream disiapkan

VP Digital Lifestyle Telkomsel Kemash M Fadhli menyampaikan layanan streaming Piala Dunia 2026 di MaxStream dipastikan tidak mengalami kendala berarti. Ia menyebut tim internal telah menyiapkan back end dan infrastruktur teknologi informasi secara menyeluruh. Kesiapan tersebut mencakup sisi teknis, aplikasi, hingga dukungan operasional.

Fadhli menambahkan simulasi ketat telah dilakukan untuk mengukur kemampuan sistem dalam menghadapi lonjakan akses. Proses itu dilakukan agar potensi hambatan dapat dipetakan sejak awal. Berdasarkan hasil uji yang dijalankan, perusahaan menilai layanan cukup siap untuk digunakan secara luas.

Telkomsel juga mengandalkan pengalaman dari berbagai penyelenggaraan layanan digital sebelumnya sebagai dasar penguatan sistem. Evaluasi atas kebutuhan pengguna menjadi acuan dalam merancang kapasitas layanan yang lebih andal. Dengan begitu, perusahaan menargetkan distribusi siaran dapat berlangsung lancar selama turnamen.

Paket nonton untuk pelanggan

Telkomsel akan menayangkan 104 pertandingan yang dapat diakses pelanggan melalui MAXstream TV secara mobile. Untuk menikmati layanan tersebut, perusahaan menyiapkan paket berbayar dengan masa aktif yang bervariasi. Harga paket dipatok mulai Rp25.000 hingga Rp85.000, dengan durasi aktivasi antara 7 hari sampai 60 hari.

Skema harga itu dirancang agar pelanggan memiliki pilihan sesuai kebutuhan dan lama penggunaan. Telkomsel berharap penawaran tersebut dapat memperluas akses masyarakat terhadap siaran resmi Piala Dunia 2026. Kehadiran paket beragam juga menjadi strategi untuk menjangkau segmen pengguna yang berbeda.

Dengan dukungan TVRI sebagai pemegang hak siar, Telkomsel menempatkan layanan streaming ini sebagai bagian dari ekosistem hiburan digital. Perusahaan menilai kombinasi jaringan kuat, aplikasi yang disiapkan, dan paket berlangganan fleksibel akan menjadi keunggulan utama. Seluruh langkah tersebut diarahkan agar penonton dapat menikmati pertandingan dengan nyaman selama turnamen berlangsung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!