Telkomsel Raup Laba Bersih Rp19,7 Triliun Sepanjang 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 26 Mei 2026 19:28 WIB 2
Telkomsel Raup Laba Bersih Rp19,7 Triliun Sepanjang 2025

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Di tengah industri telekomunikasi yang menantang, perusahaan mencatat pendapatan Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun.

Pencapaian tersebut ditopang strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, serta optimalisasi portofolio layanan. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan 2025 menjadi momentum untuk membangun pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.

Telkomsel Perkuat Layanan Digital

Telkomsel menempatkan layanan digital sebagai penggerak utama bisnis sepanjang 2025. Kontribusi layanan digital dari bisnis mobile telah melampaui 95 persen dari pendapatan, sejalan dengan pertumbuhan traffic data sebesar 15 persen secara tahunan.

Perseroan juga menerapkan strategi quality-led untuk menjaga relevansi layanan di tengah perubahan perilaku pelanggan. Langkah ini membuat Telkomsel tetap kuat dalam menjaga kepemimpinan pasar sekaligus meningkatkan pengalaman digital masyarakat.

Nugroho mengatakan perusahaan berupaya menghadirkan layanan yang lebih bernilai bagi pelanggan. Menurut dia, fokus tersebut menjadi fondasi penting agar pertumbuhan bisnis tetap sehat dan berkelanjutan.

Kinerja Keuangan Meningkat

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan laba bersih Rp19,7 triliun dengan pertumbuhan kuartalan yang semakin solid pada paruh kedua tahun. EBITDA juga naik 5,4 persen, sementara laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan.

Pendapatan perseroan mencapai Rp109,3 triliun dan mencerminkan kemampuan perusahaan menjaga skala usaha di tengah kompetisi yang ketat. Peningkatan ini menjadi sinyal bahwa strategi penyederhanaan produk mulai memberi hasil yang nyata.

Kinerja yang lebih baik juga terlihat dari produktivitas pelanggan yang meningkat. ARPU naik menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, seiring basis pelanggan yang terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan.

Pelanggan dan Broadband Bertumbuh

Telkomsel terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui pengembangan layanan konvergensi. Penetrasi layanan tersebut telah mencapai sekitar 59 persen dan menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.

Dari sisi fixed broadband, jumlah pelanggan terus bertambah hingga total basis melampaui 10 juta pelanggan. Pertumbuhan ini mempertegas posisi Telkomsel dalam menyediakan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan masyarakat.

Untuk mendukung kebutuhan harian pelanggan, Telkomsel menghadirkan layanan yang mencakup komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan. Perseroan menilai integrasi layanan semacam ini penting agar pengalaman digital tetap relevan dan mudah diakses.

Ekosistem Digital Makin Luas

Telkomsel menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis harus memberi dampak sosial yang lebih luas. Karena itu, perusahaan mendorong ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Kontribusi tersebut terlihat dari pemberdayaan UMKM yang mencatat kenaikan omzet rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Selain itu, ekosistem digital Telkomsel turut mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja.

Perusahaan juga memperluas pemerataan akses digital hingga wilayah 3T melalui dukungan BTS USO. Dalam aspek pengembangan talenta, Telkomsel menjalankan program seperti NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital untuk memperkuat ekonomi digital nasional.

Dampak EkosistemAngka
Kenaikan omzet UMKM32%
Lapangan kerja tercipta685 ribu+
Total pelanggan fixed broadband10 juta+

Pengakuan internasional juga mengiringi kinerja Telkomsel sepanjang 2025. Sejumlah penghargaan dari Ookla, GTI, Glotel, TM Forum, hingga Gartner menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas jaringan dan inovasi layanan.

Nugroho menambahkan, pertumbuhan industri telekomunikasi ke depan tidak lagi hanya ditentukan oleh skala. Menurut dia, keberhasilan bisnis akan bergantung pada kemampuan menghadirkan layanan bernilai, pengalaman yang konsisten, serta keberlanjutan yang memberi dampak jangka panjang.

Penghargaan tersebut memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap layanan Telkomsel. Di saat yang sama, capaian itu menjadi modal penting bagi perusahaan untuk menjaga momentum pertumbuhan di tengah persaingan industri yang terus berubah.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!