Pemanfaatan data satelit untuk mitigasi bencana di Indonesia semakin mendesak di tengah tingginya risiko gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan kebakaran hutan. Menjawab kebutuhan itu, Telkomsat menggandeng perusahaan teknologi antariksa asal Korea Selatan, Nara Space, untuk mengembangkan teknologi Earth Observation dan layanan analitik citra satelit.
Kerja sama tersebut diteken melalui Partnership Agreement di Jakarta pada 12 Mei 2026, dengan penandatanganan dilakukan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan bersama VP Business Development Nara Space, Minsik Kim. Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan ekosistem data satelit nasional yang lebih terintegrasi dan bermanfaat bagi sektor strategis.
Earth Observation untuk Mitigasi
Teknologi Earth Observation dipandang sebagai solusi penting untuk memperkuat sistem pemantauan dan analisis kebencanaan nasional. Melalui citra satelit, wilayah tertentu dapat dipantau secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih cepat dan tepat.
Anggoro Kurnianto Widiawan mengatakan, kerja sama ini mencakup riset dan pengembangan teknologi penginderaan bumi berbasis satelit. Selain itu, kedua perusahaan juga akan mengeksplorasi peluang pasar dan use case bersama untuk berbagai kebutuhan layanan data satelit.
Penggunaan data satelit dinilai relevan untuk mendukung deteksi titik panas, pemetaan banjir, hingga pemantauan wilayah terdampak bencana. Teknologi ini juga dapat membantu pengawasan sumber daya alam secara lebih akurat dan efisien.
Kolaborasi Telkomsat Nara Space
Nara Space dikenal sebagai perusahaan teknologi antariksa yang berfokus pada pengembangan satelit Earth Observation dan layanan analitik data. Perusahaan ini memiliki kapabilitas menyeluruh, mulai dari pengembangan satelit hingga penyediaan layanan berbasis data satelit.
Melalui kolaborasi tersebut, Telkomsat dan Nara Space akan menggabungkan keahlian teknologi, pasar, dan pengolahan data. Sinergi itu diharapkan dapat mempercepat hadirnya layanan satelit yang lebih aplikatif bagi Indonesia.
Kerja sama ini juga memperlihatkan semakin terbukanya peluang kemitraan global bagi industri satelit nasional. Dengan dukungan teknologi yang tepat, Indonesia dinilai dapat memperkuat kapasitas pemanfaatan data luar angkasa untuk kebutuhan domestik.
Penguatan Ekosistem Data Satelit
Telkomsat menilai pengembangan layanan data satelit perlu didorong melalui ekosistem yang kuat dan terintegrasi. Karena itu, kolaborasi dengan perusahaan internasional menjadi bagian dari strategi untuk memperluas kapabilitas teknologi nasional.
Selain untuk mitigasi bencana, pengembangan teknologi ini juga diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pemerintahan, industri, dan masyarakat luas. Langkah tersebut sejalan dengan upaya percepatan transformasi digital nasional berbasis data.
Dengan pendekatan itu, data satelit tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan, tetapi juga sebagai sumber informasi strategis. Pemanfaatannya berpotensi memperkuat efisiensi operasional di berbagai sektor yang membutuhkan data spasial.
Langkah Baru Teknologi Nasional
Telkomsat menyatakan akan terus memperluas kolaborasi global demi menghadirkan inovasi berbasis satelit yang memberi nilai tambah. Komitmen tersebut mencerminkan peran perusahaan sebagai penyedia layanan satelit digital nasional.
Inisiatif bersama Nara Space menjadi salah satu tonggak penting dalam pengembangan teknologi penginderaan bumi di Indonesia. Jika ekosistemnya berkembang baik, pemanfaatan data satelit dapat menjadi instrumen penting dalam pembangunan nasional.
Di tengah tantangan bencana yang terus muncul setiap tahun, kebutuhan terhadap sistem pemantauan yang andal semakin tidak terelakkan. Kerja sama ini memberi sinyal bahwa teknologi luar angkasa kian masuk ke jantung solusi kebencanaan dan layanan publik di Indonesia.
