Telkomsel mengungkap strategi terbaru di tengah persaingan industri telekomunikasi yang semakin ketat, seiring perayaan HUT ke-31 perusahaan. Operator seluler ini menegaskan komitmen untuk menghadirkan pengalaman yang lebih personal, relevan, dan bermakna bagi 156,1 juta pelanggannya.
Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menilai teknologi harus mampu memahami kebutuhan pelanggan dengan lebih baik. Dalam era transformasi digital dan kecerdasan buatan, pendekatan yang berpusat pada pelanggan dinilai menjadi kunci untuk menghadirkan kemudahan, rasa aman, dan dukungan dalam aktivitas harian.
Strategi Telkomsel Berbasis AI
Telkomsel mulai memperluas pemanfaatan AI untuk mendukung operasional jaringan dan layanan pelanggan. Salah satu implementasinya adalah Autonomous Network yang dirancang agar pengelolaan jaringan berjalan lebih otomatis dan efisien.
Di sisi layanan, Virtual Assistant Veronika terus dikembangkan untuk mempercepat respons kepada pelanggan. Penguatan ini ditujukan agar pengalaman berinteraksi dengan layanan Telkomsel menjadi lebih cepat dan personal.
Perusahaan juga semakin aktif masuk ke ekosistem AI nasional melalui kolaborasi dengan Indonesia Artificial Intelligence. Dari kerja sama itu, Telkomsel menghadirkan fitur pembelajaran berbasis AI bernama Sacred Octagon di aplikasi MyTelkomsel.
Ekspansi Jaringan Telkomsel
Selain mengandalkan AI, Telkomsel mempercepat ekspansi jaringan Hyper 5G di berbagai daerah. Perusahaan mengklaim telah memiliki lebih dari 6.380 BTS 5G yang tersebar di lebih dari 107 kota dan kabupaten.
Jaringan 5G contiguous juga disebut sudah tersedia di 36 wilayah. Pengembangan ini menjadi bagian dari upaya Telkomsel untuk memperkuat kualitas konektivitas di tengah kebutuhan data yang terus meningkat.
Ekspansi jaringan tersebut diposisikan sebagai fondasi layanan digital yang lebih andal. Dengan infrastruktur yang semakin luas, Telkomsel menargetkan pengalaman internet yang lebih stabil bagi pelanggan di berbagai daerah.
MyTelkomsel Jadi Pusat Layanan
Transformasi digital Telkomsel turut diperkuat melalui integrasi layanan IndiHome B2C. Langkah ini melengkapi pengembangan MyTelkomsel Super App yang kini berfungsi sebagai pusat berbagai layanan digital perusahaan.
Aplikasi tersebut diarahkan untuk mempermudah pelanggan mengakses kebutuhan komunikasi, hiburan, dan layanan lainnya dalam satu platform. Pendekatan ini juga sejalan dengan upaya perusahaan menghadirkan pengalaman yang lebih terintegrasi.
Telkomsel menilai model layanan digital terpadu menjadi jawaban atas perubahan perilaku pelanggan. Di tengah persaingan yang semakin sengit, kemudahan akses dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga loyalitas pengguna.
Komitmen Telkomsel Berkelanjutan
Telkomsel juga memperluas konektivitas hingga wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Perusahaan menegaskan bahwa pemerataan akses digital merupakan bagian penting dari inklusi teknologi di Indonesia.
Dari sisi keberlanjutan, Telkomsel mulai memperbanyak penggunaan BTS berbasis energi terbarukan melalui BTS Green. Saat ini, lebih dari 360 BTS perusahaan telah menggunakan energi ramah lingkungan.
Telkomsel menyebut ekosistem bisnisnya turut berkontribusi pada penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja langsung maupun tidak langsung. Menjelang usia ke-31 tahun, perusahaan melihat masa depan industri telekomunikasi akan semakin berpusat pada layanan digital berbasis AI yang lebih personal dan terintegrasi.
Dalam momentum HUT ke-31, Telkomsel juga menghadirkan paket Surprise Deal bagi pelanggan Simpati. Penawaran tersebut mencakup kuota 31 GB untuk tiga hari seharga Rp31 ribu dan kuota 500 GB untuk 30 hari seharga Rp310 ribu.
