Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan menekankan layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Strategi ini dijalankan di tengah dinamika industri telekomunikasi yang masih menantang, namun tetap menunjukkan hasil positif pada paruh kedua tahun berjalan.
Pertumbuhan laba bersih, peningkatan EBITDA, serta optimalisasi portofolio layanan menjadi penopang utama kinerja perusahaan. Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut 2025 sebagai momentum untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan.
Kinerja Telkomsel 2025
Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun. Capaian tersebut didorong oleh transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan efisien.
Perusahaan juga mencatat pertumbuhan traffic data sebesar 15 persen secara tahunan. Kontribusi layanan digital telah melampaui 95 persen dari pendapatan mobile, sehingga menegaskan relevansi layanan Telkomsel di tengah kebutuhan masyarakat yang terus meningkat.
Nugroho mengatakan Telkomsel berupaya menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada customer value, kualitas layanan broadband, dan pengalaman digital yang semakin relevan. Ia menilai langkah tersebut penting untuk menjaga daya saing di industri yang terus berubah.
Strategi Layanan Digital
Telkomsel menjalankan strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, dan optimalisasi portofolio layanan. Langkah ini diarahkan agar pelanggan memperoleh layanan yang lebih tepat guna dan bernilai.
Hasilnya mulai terlihat pada paruh kedua 2025, ketika laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA meningkat 5,4 persen. Perbaikan ini menunjukkan bahwa strategi berbasis kualitas mulai memberi dampak nyata terhadap kinerja perusahaan.
Selain itu, basis pelanggan terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan. ARPU turut naik menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun, yang mencerminkan produktivitas bisnis yang semakin baik.
Ekosistem Digital Telkomsel
Telkomsel terus memperkuat pengalaman pelanggan melalui layanan konvergensi yang penetrasinya telah mencapai sekitar 59 persen. Di sisi lain, penambahan pelanggan fixed broadband mendorong total basis pelanggan melampaui 10 juta.
Perusahaan menilai konektivitas rumah menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi masyarakat. Karena itu, penguatan layanan broadband menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman digital yang lebih menyeluruh.
Telkomsel juga mengembangkan layanan digital yang mendukung aktivitas, produktivitas, dan gaya hidup masyarakat. Layanan tersebut mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi.
Dampak dan Pengakuan
Pertumbuhan ekosistem digital Telkomsel diarahkan untuk menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial yang lebih luas.
Kontribusi itu terlihat dari pemberdayaan UMKM yang mencatat peningkatan omzet rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Telkomsel juga mendukung penciptaan lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital.
Di sisi lain, Telkomsel meraih pengakuan global melalui berbagai penghargaan, termasuk dari Ookla Speedtest Awards dan GTI Awards. Penghargaan tersebut memperkuat kepercayaan pelanggan sekaligus menegaskan konsistensi perusahaan dalam menghadirkan layanan yang andal dan bernilai nyata.
