Telkomsel memastikan kualitas jaringannya tetap terkendali saat menayangkan Piala Dunia 2026 secara live streaming di Indonesia. Operator seluler ini menggandeng TVRI sebagai pemegang hak siar dan akan menyiarkan 104 pertandingan selama 11 Juni hingga 19 Juli 2026. Perseroan menegaskan, penguatan infrastruktur dilakukan agar pelanggan dapat menikmati laga tanpa gangguan.
Komitmen itu disampaikan Telkomsel dalam konferensi pers di Telkomsel Smart Office, Jakarta, pada Selasa, 26 Mei 2026. Perusahaan juga menyiapkan layanan streaming melalui MaxStream dengan dukungan teknologi 5G dan simulasi jaringan yang ketat. Langkah ini diambil untuk menjaga pengalaman menonton tetap lancar pada ajang sepak bola empat tahunan tersebut.
Jaringan Telkomsel Disiapkan
VP Brand & Marketing Communications Telkomsel Emir G Surya mengatakan perusahaan terus meningkatkan kualitas jaringan selama periode penyiaran Piala Dunia 2026. Menurut dia, upaya tersebut penting untuk menjaga layanan tetap stabil saat trafik pelanggan meningkat. Telkomsel ingin memastikan seluruh pengalaman menonton berjalan aman dan nyaman.
Emir menegaskan bahwa penggunaan teknologi 5G menjadi salah satu penopang utama kesiapan jaringan. Kecepatan koneksi dinilai krusial agar layanan streaming tidak terganggu oleh lonjakan akses. Dengan dukungan itu, Telkomsel berharap pelanggan dapat menikmati tayangan secara lebih mulus.
Ia menambahkan, perusahaan akan terus memantau performa jaringan selama turnamen berlangsung. Pengawasan dilakukan untuk mengantisipasi potensi kendala pada jam tayang pertandingan. Telkomsel juga menyiapkan penanganan teknis jika terjadi peningkatan beban akses secara tiba-tiba.
Infrastruktur Streaming Diperkuat
VP Digital Lifestyle Telkomsel Kemash M Fadhli mengatakan layanan streaming Piala Dunia 2026 di MaxStream telah dipersiapkan dari sisi teknis dan infrastruktur. Persiapan mencakup sistem backend, kesiapan aplikasi, hingga dukungan tim operasional. Menurut dia, seluruh komponen itu disesuaikan agar layanan dapat berjalan tanpa hambatan.
Fadhli menyebut simulasi internal telah dilakukan secara ketat untuk mengukur kesiapan platform. Langkah tersebut dilakukan agar kualitas layanan tetap terjaga ketika jumlah penonton meningkat tajam. Telkomsel ingin memastikan pengalaman pengguna tetap konsisten sepanjang turnamen.
Ia menjelaskan, perusahaan juga mengacu pada pengalaman penyelenggaraan sebelumnya untuk memperkuat kesiapan layanan. Evaluasi dari berbagai pelaksanaan terdahulu menjadi dasar dalam menyusun pengamanan sistem. Dengan begitu, distribusi tayangan diharapkan dapat berlangsung lancar sejak awal hingga akhir kompetisi.
Paket Nonton dan Akses
Telkomsel menyiapkan akses 104 pertandingan Piala Dunia 2026 yang bisa dinikmati pelanggan secara mobile melalui MAXstream TV. Layanan tersebut ditawarkan dengan paket berlangganan mulai Rp25.000 hingga Rp85.000. Masa aktivasi paket tersedia mulai 7 hari sampai 60 hari.
Skema harga ini dirancang agar pelanggan memiliki pilihan sesuai kebutuhan menonton. Opsi paket jangka pendek dapat dimanfaatkan oleh penonton yang hanya ingin mengikuti laga tertentu. Sementara paket berdurasi lebih panjang ditujukan bagi pelanggan yang ingin menonton turnamen secara penuh.
Dengan model layanan tersebut, Telkomsel berupaya memperluas akses tontonan olahraga digital bagi pelanggan. Perusahaan menilai kehadiran paket streaming yang fleksibel akan menjadi nilai tambah selama penyelenggaraan turnamen. Di saat yang sama, kualitas jaringan tetap menjadi prioritas utama agar siaran dapat diterima dengan baik.
Dukungan Untuk Penonton
Keberhasilan penyiaran Piala Dunia 2026 akan sangat bergantung pada kesiapan jaringan dan sistem layanan digital. Telkomsel menempatkan keduanya sebagai fokus utama agar penonton tidak mengalami kendala saat mengakses pertandingan. Perusahaan juga menegaskan pentingnya stabilitas layanan pada momen dengan trafik tinggi.
Dengan dukungan 5G, simulasi teknis, dan penguatan infrastruktur, Telkomsel berharap kualitas streaming dapat memenuhi ekspektasi pelanggan. Langkah ini sekaligus memperlihatkan kesiapan operator dalam menghadapi lonjakan penggunaan layanan digital. Turnamen besar seperti Piala Dunia dinilai menjadi ujian penting bagi reliabilitas jaringan.
Bagi pelanggan, kepastian layanan yang stabil akan menjadi faktor penentu kenyamanan menonton. Telkomsel menargetkan pengalaman streaming yang lancar, baik dari sisi kualitas gambar maupun akses aplikasi. Dengan persiapan tersebut, perusahaan optimistis siaran Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara lebih baik di Indonesia.
