Telkomsel Catat Laba Bersih Rp19,7 Triliun pada 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 25 Mei 2026 05:37 WIB 6
Telkomsel Catat Laba Bersih Rp19,7 Triliun pada 2025

Telkomsel memperkuat kinerja bisnis sepanjang 2025 dengan fokus pada layanan digital yang lebih relevan, berkualitas, dan bernilai bagi pelanggan. Perusahaan juga menegaskan perannya sebagai digital ecosystem enabler di tengah dinamika industri telekomunikasi yang masih menantang.

Langkah tersebut ditopang strategi penyederhanaan produk, penyesuaian harga, serta optimalisasi portofolio layanan. Hasilnya mulai terlihat pada paruh kedua 2025, saat laba bersih tumbuh 14,7 persen secara kuartalan dan EBITDA naik 5,4 persen.

Telkomsel Perkuat Fondasi Bisnis

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menyebut 2025 sebagai momentum penting untuk memperkuat fondasi pertumbuhan yang lebih sehat, berkualitas, dan berkelanjutan. Menurut dia, perusahaan perlu menjaga kepemimpinan pasar melalui fokus pada nilai pelanggan dan kualitas layanan broadband.

Dalam keterangan tertulis pada Rabu, 20 Mei 2026, Nugroho menegaskan bahwa persaingan industri menuntut pengalaman digital yang semakin relevan bagi masyarakat. Karena itu, Telkomsel terus menyesuaikan strategi agar tetap adaptif terhadap perubahan perilaku pengguna.

Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kinerja jangka panjang di tengah tekanan industri yang dinamis. Telkomsel juga menempatkan kualitas layanan sebagai dasar utama untuk mempertahankan kepercayaan pelanggan.

Telkomsel Catat Kinerja Kuat

Sepanjang 2025, Telkomsel membukukan pendapatan sebesar Rp109,3 triliun dan laba bersih Rp19,7 triliun. Kinerja itu ditopang transformasi menuju pertumbuhan yang lebih berkualitas dan efisien.

Kontribusi layanan digital sudah melampaui 95 persen dari pendapatan mobile. Pada saat yang sama, traffic data tumbuh 15 persen secara tahunan, menandakan kebutuhan digital masyarakat masih terus meningkat.

Basis pelanggan Telkomsel terkonsolidasi menjadi 156,1 juta pelanggan, sementara ARPU naik menjadi Rp45 ribu pada akhir tahun. Kondisi ini mencerminkan produktivitas bisnis yang semakin baik dan lebih sehat.

Telkomsel Dorong Layanan Bernilai

Telkomsel terus mengembangkan layanan digital yang mendukung aktivitas harian, produktivitas, dan gaya hidup masyarakat. Layanan tersebut mencakup kebutuhan komunikasi, hiburan, hingga solusi berbasis kecerdasan buatan.

Perusahaan juga memperkuat pengalaman pelanggan melalui layanan konvergensi yang penetrasinya telah mencapai sekitar 59 persen. Di sisi lain, penambahan pelanggan fixed broadband ikut mendorong total basis pelanggan melampaui 10 juta.

Perkembangan itu mempertegas posisi Telkomsel dalam menghadirkan konektivitas rumah yang semakin dibutuhkan. Melalui strategi tersebut, perusahaan berupaya menjaga relevansi layanan di tengah perubahan kebutuhan konsumen.

Telkomsel Perluas Dampak Ekosistem

Pertumbuhan ekosistem digital Telkomsel diarahkan untuk menciptakan dampak yang inklusif dan berkelanjutan. Perusahaan tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Dari sisi pemberdayaan, UMKM tercatat mengalami kenaikan omzet rata-rata hingga 32 persen melalui pemanfaatan layanan digital. Telkomsel juga mendukung lebih dari 685 ribu lapangan kerja dalam ekosistem digital yang berkembang.

Upaya lainnya mencakup pengembangan talenta digital melalui program NextDev dan berbagai inisiatif edukasi digital. Pemerataan akses internet hingga wilayah 3T juga dilakukan melalui dukungan BTS USO.

Telkomsel Raih Pengakuan Global

Sepanjang 2025, Telkomsel turut meraih sejumlah penghargaan nasional dan internasional atas kualitas layanan serta inovasi berkelanjutan. Pengakuan itu datang dari berbagai lembaga dan ajang industri global.

Di antaranya adalah Ookla Speedtest Awards, GTI Awards, serta penghargaan internasional atas pemanfaatan AI pada layanan MyTelkomsel dan customer experience. Perusahaan juga mendapat apresiasi di ajang Glotel, TM Forum, dan Gartner Marketing & Communications Awards.

Rangkaian penghargaan tersebut memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap kualitas layanan Telkomsel. Nugroho menegaskan bahwa pertumbuhan industri ke depan harus bertumpu pada layanan bernilai, pengalaman yang konsisten, dan keberlanjutan bisnis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!