TelkomGroup Raih Dua Penghargaan LinkedIn Talent Awards 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 02 Juni 2026 17:28 WIB 3
TelkomGroup Raih Dua Penghargaan LinkedIn Talent Awards 2025

Telkom Indonesia Group kembali mencatat prestasi di ajang LinkedIn Talent Awards 2025 dengan membawa pulang dua penghargaan di bidang employer branding dan pembelajaran. Telkom meraih predikat Best Employer Brand on LinkedIn untuk kedua kalinya secara beruntun, sementara Telkomsel dinobatkan sebagai Learning Champion. Pencapaian ini diumumkan dalam seremoni di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5).

Penghargaan tersebut mempertegas posisi TelkomGroup sebagai perusahaan digital telco yang tidak hanya fokus pada bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pembangunan ekosistem talenta. Di tengah perubahan industri yang cepat, perusahaan menilai budaya kerja adaptif dan pembelajaran berkelanjutan menjadi kunci daya saing. Komitmen itu kini kembali mendapat pengakuan dari ajang profesional berskala internasional.

TelkomGroup dan employer branding

Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Willy Saelan, menyebut penghargaan itu mencerminkan upaya perusahaan membangun pengalaman kerja yang relevan dan autentik. Menurut dia, employer branding tidak hanya soal visibilitas perusahaan, tetapi juga tentang menghadirkan lingkungan yang mendorong talenta untuk belajar, tumbuh, dan berkontribusi. Pendekatan tersebut menjadi bagian penting dari strategi sumber daya manusia TelkomGroup.

Willy menegaskan bahwa budaya kerja TelkomGroup harus dirasakan nyata oleh para karyawan. Hal itu dibangun melalui pengalaman kerja, kolaborasi, dan cerita autentik dari internal perusahaan. Dengan cara itu, perusahaan berharap dapat menarik dan mempertahankan talenta digital yang sesuai dengan kebutuhan industri masa kini.

Ia juga menilai penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Telkom dalam menghadirkan employer branding yang relevan. Di tengah persaingan perekrutan talenta digital, reputasi perusahaan menjadi faktor penting dalam menarik kandidat berkualitas. Karena itu, Telkom terus memperkuat citra sebagai tempat kerja yang modern dan progresif.

Dalam kategori Best Employer Brand, Telkom bersaing dengan sejumlah finalis dari perusahaan nasional lintas industri. Di antaranya GoTo, Permata Bank, SMBC Indonesia, Nojorono Kudus, dan Kalbe. Kemenangan ini menunjukkan bahwa strategi komunikasi talenta Telkom dinilai mampu menonjol di antara para pesaing besar.

Budaya belajar Telkomsel

Selain Telkom, Telkomsel juga meraih sorotan melalui penghargaan Learning Champion. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa budaya belajar di lingkungan TelkomGroup terus berkembang kuat. Bagi perusahaan, pembelajaran bukan hanya agenda internal, melainkan investasi jangka panjang untuk menghadapi tantangan industri.

Willy menyampaikan apresiasi atas pencapaian Telkomsel dalam ajang yang sama. Menurut dia, penghargaan tersebut menunjukkan komitmen membangun budaya belajar dan pengembangan talenta yang tumbuh di seluruh ekosistem perusahaan. Hal ini juga memperkuat sinergi antarsubholding dalam membangun kualitas sumber daya manusia.

Penghargaan di kategori pembelajaran itu menegaskan pentingnya upaya pengembangan kompetensi yang berkelanjutan. Di sektor digital, kemampuan beradaptasi menjadi kebutuhan utama agar perusahaan tetap relevan. Karena itu, penguatan sistem pembelajaran menjadi bagian dari strategi bisnis jangka panjang TelkomGroup.

TelkomGroup menilai talenta yang unggul lahir dari proses pembelajaran yang konsisten dan terstruktur. Dengan dukungan teknologi dan kolaborasi lintas fungsi, perusahaan berupaya menciptakan lingkungan yang mendorong peningkatan kompetensi. Langkah ini diharapkan mampu menjaga kesiapan organisasi menghadapi kebutuhan masa depan.

Strategi talenta digital

Sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta, TelkomGroup menghadirkan berbagai inisiatif pembelajaran dan akselerasi kompetensi. Program-program tersebut dirancang agar selaras dengan kebutuhan industri masa depan. Fokusnya adalah membangun kesiapan talenta digital yang adaptif, kreatif, dan kolaboratif.

Salah satu inisiatif yang dijalankan adalah Digistar Program. Program ini disiapkan untuk membekali talenta digital Indonesia melalui ekosistem pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan pengalaman kolaboratif dengan dunia industri. Pendekatan tersebut diharapkan mempercepat lahirnya generasi profesional digital yang siap kerja.

Melalui program seperti Digistar, TelkomGroup berupaya menjembatani kebutuhan industri dengan kesiapan talenta. Perusahaan melihat kualitas sumber daya manusia sebagai fondasi penting dalam mendukung transformasi digital. Oleh karena itu, pengembangan talenta menjadi agenda strategis yang terus diperkuat.

TelkomGroup menempatkan pembelajaran berkelanjutan sebagai bagian dari budaya perusahaan. Strategi ini tidak hanya relevan untuk kebutuhan internal, tetapi juga memberi nilai tambah bagi ekosistem digital Indonesia. Dengan demikian, penghargaan yang diraih menjadi cerminan arah pengembangan perusahaan yang konsisten dan terukur.

Pengakuan industri yang relevan

Ajang LinkedIn Talent Awards 2025 menjadi panggung pengakuan bagi perusahaan yang dinilai unggul dalam membangun reputasi employer branding dan budaya belajar. Bagi TelkomGroup, penghargaan ini menjadi validasi atas langkah yang telah dijalankan secara konsisten. Pengakuan tersebut juga memperkuat posisi perusahaan di mata talenta digital dan publik industri.

Keberhasilan meraih dua penghargaan sekaligus menunjukkan bahwa strategi pengelolaan talenta perusahaan berjalan efektif. Di satu sisi, Telkom memperkuat daya tarik sebagai tempat kerja yang relevan. Di sisi lain, Telkomsel menunjukkan komitmen pada pengembangan kapasitas belajar di lingkungan kerja.

Dalam lanskap bisnis digital yang terus berubah, reputasi perusahaan semakin ditentukan oleh kualitas pengalaman kerja yang ditawarkan. Karena itu, pendekatan yang autentik dan berorientasi pada pertumbuhan talenta menjadi semakin penting. TelkomGroup memanfaatkan momentum ini untuk memperkokoh fondasi organisasi yang berdaya saing tinggi.

Dengan capaian tersebut, TelkomGroup menegaskan arah pengembangan perusahaan tidak berhenti pada ekspansi bisnis semata. Perhatian pada talenta, pembelajaran, dan budaya kerja menjadi bagian yang tak terpisahkan dari transformasi digital. Langkah ini sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup sebagai salah satu pemain utama di industri digital Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!