TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 26 Mei 2026 18:07 WIB 2
TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

Telkom Indonesia Group kembali mencatat prestasi di ajang LinkedIn Talent Awards 2025 dengan membawa pulang dua penghargaan di bidang employer branding dan learning. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih Best Employer Brand on LinkedIn untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sementara Telkomsel dinobatkan sebagai Learning Champion.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam seremoni di The St. Regis Jakarta, Kamis (7/5). Pencapaian ini menegaskan posisi TelkomGroup sebagai perusahaan digital telco yang tidak hanya fokus pada bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pengembangan talenta yang adaptif dan kolaboratif.

TelkomGroup dan Employer Branding

Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Willy Saelan, menyebut penghargaan itu mencerminkan upaya perusahaan membangun pengalaman kerja yang relevan dan autentik bagi talenta digital. Menurut dia, employer branding bukan sekadar visibilitas perusahaan, melainkan bagaimana lingkungan kerja mendorong karyawan untuk belajar, berkembang, dan berkontribusi.

Ia menegaskan bahwa budaya kerja TelkomGroup dibangun agar dapat dirasakan secara nyata oleh para karyawan. Pengalaman, kolaborasi, dan cerita autentik menjadi bagian penting dalam memperkuat daya tarik perusahaan di mata talenta masa kini. Pendekatan tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan generasi profesional yang mencari ruang tumbuh yang jelas.

Dalam ajang tersebut, Telkom terpilih di antara finalis dari sejumlah perusahaan besar nasional lintas industri. Nama-nama seperti GoTo, Permata Bank, SMBC Indonesia, Nojorono Kudus, dan Kalbe ikut bersaing dalam kategori yang sama. Persaingan itu menunjukkan bahwa penghargaan yang diraih Telkom memiliki bobot kompetitif yang tinggi.

Pengakuan tersebut memperkuat reputasi Telkom sebagai salah satu perusahaan pilihan bagi talenta digital Indonesia. Konsistensi dalam employer branding dinilai menjadi nilai tambah di tengah persaingan perekrutan tenaga kerja yang semakin ketat. TelkomGroup pun terus menempatkan sumber daya manusia sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhan jangka panjang.

Telkomsel dan Budaya Belajar

Selain Telkom, Telkomsel juga mencatat pencapaian penting dengan meraih penghargaan Learning Champion. Willy menyampaikan apresiasi atas prestasi tersebut karena menunjukkan bahwa budaya belajar dan pengembangan talenta tumbuh kuat di seluruh ekosistem TelkomGroup. Menurut dia, pembelajaran berkelanjutan menjadi fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan.

Penghargaan itu menandakan bahwa inisiatif pengembangan kompetensi di lingkungan TelkomGroup berjalan secara konsisten. Perusahaan memandang learning bukan sebagai program sesaat, melainkan sebagai kebiasaan kerja yang harus terus dipelihara. Dengan begitu, talenta di dalam organisasi dapat mengikuti perubahan industri yang berlangsung cepat.

TelkomGroup menilai kemampuan beradaptasi menjadi kebutuhan utama di era digital. Karena itu, perusahaan mendorong berbagai program yang mendukung peningkatan kapasitas karyawan secara berkelanjutan. Strategi ini diharapkan dapat menciptakan tenaga kerja yang siap menghadapi tantangan masa depan.

Budaya belajar yang kuat juga menjadi pembeda dalam membangun organisasi yang tangguh. Telkomsel dinilai berhasil menunjukkan komitmen tersebut melalui pengelolaan pembelajaran yang terstruktur dan relevan. Capaian ini mempertegas bahwa pengembangan talenta menjadi agenda penting di seluruh lini bisnis TelkomGroup.

Strategi Talenta TelkomGroup

Sebagai bagian dari strategi pengembangan talenta, TelkomGroup aktif menghadirkan berbagai inisiatif pembelajaran dan akselerasi kompetensi. Program-program tersebut dirancang agar selaras dengan kebutuhan industri masa depan dan perkembangan ekosistem digital. Dengan pendekatan itu, perusahaan ingin memastikan talenta yang dibina tetap relevan.

Salah satu inisiatif yang menonjol adalah Digistar Program, yang dirancang untuk menyiapkan talenta digital Indonesia. Program ini menggabungkan pembelajaran, pengembangan kompetensi, dan pengalaman kolaboratif dengan dunia industri. Model tersebut diharapkan mampu mempercepat kesiapan peserta menghadapi kebutuhan kerja nyata.

TelkomGroup memandang kolaborasi dengan dunia industri sebagai cara efektif untuk memperluas wawasan talenta. Melalui interaksi langsung dengan praktik bisnis dan teknologi, peserta mendapatkan pengalaman yang lebih kontekstual. Hal ini menjadi nilai penting dalam membangun talenta yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga adaptif.

Rangkaian penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025 menjadi bukti bahwa investasi pada manusia memberi hasil nyata. TelkomGroup menempatkan employer branding dan learning sebagai bagian dari strategi korporasi yang saling menguatkan. Dengan pijakan tersebut, perusahaan berupaya menjaga daya saing sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang.

Makna Penghargaan TelkomGroup

Pencapaian TelkomGroup di ajang ini memberikan sinyal kuat tentang arah pengelolaan talenta di perusahaan digital telco tersebut. Fokus pada pengalaman kerja, pembelajaran, dan pengembangan kompetensi menjadi unsur yang terus diperkuat. Langkah ini sejalan dengan kebutuhan industri yang menuntut kecepatan adaptasi dan kualitas SDM yang unggul.

Dalam konteks persaingan tenaga kerja, reputasi sebagai tempat kerja yang relevan menjadi aset strategis. Perusahaan yang mampu menghadirkan budaya kerja autentik dinilai lebih mudah menarik dan mempertahankan talenta terbaik. TelkomGroup berupaya menjaga posisi tersebut melalui pendekatan yang berkelanjutan dan terukur.

Penghargaan Best Employer Brand on LinkedIn dan Learning Champion juga menunjukkan bahwa strategi internal perusahaan mendapat pengakuan eksternal. Validasi ini penting karena berasal dari ajang yang menilai kualitas pengelolaan talenta dan pembelajaran. Dengan demikian, capaian tersebut tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga mencerminkan performa organisasi.

Ke depan, TelkomGroup diperkirakan akan terus memperkuat ekosistem talenta digital melalui program pembelajaran dan employer branding yang lebih luas. Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan transformasi industri yang menempatkan sumber daya manusia sebagai penggerak utama. Dalam dinamika yang terus berubah, konsistensi menjadi faktor penentu untuk menjaga keunggulan perusahaan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!