TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 30 Mei 2026 07:29 WIB 4
TelkomGroup Raih Dua Penghargaan di LinkedIn Talent Awards 2025

Telkom Indonesia Group kembali mencatat prestasi di ajang LinkedIn Talent Awards 2025 dengan membawa pulang dua penghargaan sekaligus. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk meraih Best Employer Brand on LinkedIn untuk kedua kalinya secara berturut-turut, sementara Telkomsel dinobatkan sebagai Learning Champion.

Penghargaan tersebut diumumkan dalam seremoni yang digelar di The St. Regis Jakarta, Kamis, 7 Mei. Capaian ini menegaskan posisi TelkomGroup sebagai perusahaan digital telco yang tidak hanya fokus pada bisnis dan teknologi, tetapi juga pada pengembangan talenta berkelanjutan.

Employer Branding Telkom

Direktur Human Capital Management Telkom Indonesia, Willy Saelan, menyebut penghargaan itu mencerminkan upaya perusahaan membangun pengalaman kerja yang relevan dan autentik. Menurut dia, employer branding bukan sekadar visibilitas perusahaan, melainkan kemampuan menghadirkan lingkungan yang membuat talenta terus belajar, bertumbuh, dan berkontribusi.

Telkom ingin budaya kerja yang dibangun benar-benar dirasakan oleh karyawan dalam aktivitas sehari-hari. Karena itu, perusahaan menekankan pengalaman, kolaborasi, dan cerita autentik dari para pekerja sebagai bagian dari identitas korporasi. Pendekatan ini dinilai sejalan dengan kebutuhan talenta digital masa kini yang mencari tempat kerja bermakna.

Pengakuan dari LinkedIn menjadi bukti bahwa strategi tersebut mendapat perhatian positif di tingkat industri. Telkom juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan reputasi sebagai perusahaan pilihan bagi talenta digital Indonesia. Keberhasilan ini memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan perekrutan tenaga kerja berkualitas.

Learning Champion Telkomsel

Selain Telkom, Telkomsel juga meraih penghargaan Learning Champion pada ajang yang sama. Willy menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai keberhasilan itu menunjukkan budaya belajar di ekosistem TelkomGroup terus tumbuh kuat. Ia menilai pengembangan talenta menjadi fondasi penting untuk menghadapi perubahan industri yang cepat.

Penghargaan tersebut juga menunjukkan bahwa pembelajaran di TelkomGroup tidak hanya bersifat formal, tetapi menjadi bagian dari budaya kerja. Perusahaan mendorong setiap insan untuk terus meningkatkan kompetensi agar siap menghadapi tantangan baru. Dengan demikian, pembelajaran diposisikan sebagai proses yang berkelanjutan, bukan sekadar program sesaat.

Telkomsel dinilai berhasil membangun lingkungan yang mendukung pengembangan kapasitas karyawan secara konsisten. Hal ini sejalan dengan kebutuhan industri digital yang menuntut adaptasi cepat dan keterampilan yang terus diperbarui. Pencapaian itu menjadi sinyal bahwa investasi pada pembelajaran memberi dampak langsung pada daya saing perusahaan.

Persaingan Finalis Nasional

Pada kategori Best Employer Brand, Telkom terpilih di antara sejumlah finalis dari perusahaan nasional lintas industri. Nama-nama yang masuk daftar finalis antara lain GoTo, Permata Bank, SMBC Indonesia, Nojorono Kudus, dan Kalbe. Persaingan tersebut menunjukkan ketatnya penilaian terhadap reputasi perusahaan di mata talenta profesional.

Penghargaan ini menjadi pengakuan atas konsistensi Telkom dalam membangun citra yang relevan dengan kebutuhan generasi talenta masa kini. Pendekatan employer branding yang autentik dinilai membantu perusahaan memperkuat daya tarik di pasar tenaga kerja. Di tengah kompetisi sumber daya manusia yang makin ketat, reputasi menjadi aset yang sangat penting.

Bagi TelkomGroup, pencapaian tersebut tidak hanya bernilai simbolis, tetapi juga strategis. Reputasi yang kuat dapat membantu perusahaan menarik kandidat berkualitas sekaligus mempertahankan karyawan terbaik. Dalam jangka panjang, hal ini mendukung keberlanjutan transformasi digital yang dijalankan perusahaan.

Digistar dan Akselerasi Talenta

TelkomGroup juga menjalankan berbagai inisiatif untuk mempercepat pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri masa depan. Salah satu program utamanya adalah Digistar Program yang dirancang untuk menyiapkan talenta digital Indonesia melalui ekosistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi. Program ini juga membuka ruang kolaborasi dengan dunia industri agar peserta lebih siap menghadapi kebutuhan kerja nyata.

Melalui program tersebut, TelkomGroup berupaya memastikan talenta muda memperoleh pengalaman yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif. Pendekatan ini diharapkan dapat mencetak sumber daya manusia yang adaptif, kolaboratif, dan siap bersaing. Perusahaan melihat pengembangan talenta sebagai investasi jangka panjang yang mendukung pertumbuhan bisnis.

Capaian di LinkedIn Talent Awards 2025 menegaskan bahwa strategi pengembangan manusia berjalan beriringan dengan agenda transformasi perusahaan. TelkomGroup menempatkan budaya belajar sebagai bagian dari ekosistem kerja yang berkelanjutan. Dengan fondasi itu, perusahaan menargetkan pertumbuhan yang lebih kuat di tengah perubahan industri digital yang dinamis.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!