Telkom Resmikan Pukpuk Cable, Perkuat Konektivitas Papua

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 28 Mei 2026 07:23 WIB 2
Telkom Resmikan Pukpuk Cable, Perkuat Konektivitas Papua

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Infrastruktur lintas batas ini menjadi langkah penting dalam memperkuat konektivitas digital Indonesia Timur sekaligus membuka jalur baru menuju kawasan Asia-Pasifik. Kehadiran kabel laut tersebut juga menandai penguatan kerja sama Indonesia dan Papua Nugini di sektor telekomunikasi. Proyek ini diharapkan memperluas akses digital, meningkatkan keandalan jaringan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di wilayah perbatasan.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan pentingnya pemerataan konektivitas agar transformasi digital berjalan inklusif. Ia menyampaikan bahwa pembangunan jaringan tidak boleh terkonsentrasi di satu wilayah, melainkan harus merata dan berkelanjutan. Dukungan tersebut sejalan dengan komitmen TelkomGroup untuk memperkuat infrastruktur nasional. Dalam pandangan pemerintah, konektivitas yang kuat menjadi fondasi agar seluruh daerah memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dalam ekosistem digital.

Konektivitas digital Indonesia Timur

Pukpuk Cable menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas digital di Indonesia Timur dengan standar yang lebih andal. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung layanan telekomunikasi yang lebih stabil bagi masyarakat dan pelaku usaha. Kehadirannya juga memperluas cakupan jaringan hingga wilayah yang selama ini membutuhkan dukungan konektivitas lebih kuat. Dengan begitu, Papua memiliki posisi yang semakin strategis dalam peta ekonomi digital nasional.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan bahwa proyek ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital. Menurut dia, Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Karena itu, penguatan infrastruktur di Papua dinilai penting untuk membuka peluang kolaborasi yang lebih luas. TelkomGroup juga melihat proyek ini sebagai wujud nyata pemerataan akses digital yang berkelanjutan.

Telin sebagai operating company TelkomGroup memegang peran penting sejak tahap perencanaan hingga komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul utama yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US dengan jaringan nasional di Papua. Peran tersebut membuat layanan jaringan dapat disalurkan lebih efektif ke wilayah yang lebih luas. Dengan dukungan itu, konektivitas digital di kawasan timur Indonesia diharapkan semakin tangguh.

Kabel lintas batas kawasan

Sistem kabel laut Pukpuk merupakan kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan jaringan Indonesia dengan Papua Nugini. Jalur ini menjadi tonggak baru dalam integrasi infrastruktur telekomunikasi antarnegara di kawasan tersebut. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang utama menuju jaringan Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini. Melalui jalur itu, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga ke wilayah Vanimo dan area lain di Papua Nugini.

Keberadaan kabel ini bukan hanya soal infrastruktur, melainkan juga simbol kolaborasi regional yang semakin erat. Sinergi antara Telin dan PNG DataCo dinilai mencerminkan kerja sama yang saling mendukung untuk manfaat bersama. Dalam konteks Asia-Pasifik, konektivitas lintas negara menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekonomi digital. Karena itu, proyek Pukpuk dipandang memiliki nilai strategis yang melampaui aspek teknis semata.

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini seharusnya diikuti konektivitas digital yang kuat. Ia menegaskan bahwa kerja sama kedua pihak menjadi bukti semangat saling terhubung dan saling mendukung. Menurut dia, Pukpuk Cable bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal penguatan integrasi digital antara dua negara. Pandangan tersebut memperlihatkan bahwa proyek ini memiliki dampak jangka panjang bagi hubungan bilateral.

Jalur baru menuju pasar digital

Hadirnya Pukpuk Cable membuat Jayapura memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur baru ini menghubungkan Vanimo ke Jayapura lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles melalui SEA-US. Struktur jaringan tersebut memberi opsi rute yang lebih beragam untuk menjaga keberlanjutan layanan. Dengan adanya alternatif jalur, risiko gangguan dapat ditekan dan kualitas layanan menjadi lebih optimal.

Diversity route yang dimiliki Jayapura kini menjadi modal penting untuk memperkuat ketahanan infrastruktur digital Papua. Kondisi itu membuat kawasan tersebut lebih siap menghadapi kebutuhan trafik data yang terus meningkat. Selain itu, jalur baru ini membuka peluang pemanfaatan jaringan bertaraf internasional untuk mendukung aktivitas ekonomi daerah. Kehadiran konektivitas yang lebih kuat juga berpotensi mendorong tumbuhnya layanan digital baru di wilayah timur Indonesia.

TelkomGroup menilai proyek ini sebagai bukti bahwa Indonesia Timur tidak berada di pinggiran ekosistem digital global. Direktur Utama Telkom menegaskan bahwa inisiatif tersebut akan memperkuat konektivitas kawasan sekaligus membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional dan global. Pernyataan itu mempertegas arah pengembangan infrastruktur yang berorientasi jangka panjang. Dalam konteks pembangunan nasional, proyek ini dipandang sebagai langkah konkret menuju pemerataan digital.

Komitmen bagi pemerataan digital

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo mengapresiasi kontribusi TelkomGroup dalam memperkuat konektivitas nasional. Ia menilai pembangunan infrastruktur digital harus mendukung pemerataan pembangunan agar Indonesia semakin maju dan berdaya saing. Menurut dia, percepatan transformasi digital harus berjalan inklusif agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat. Penegasan itu sejalan dengan kebutuhan daerah perbatasan yang memerlukan akses konektivitas lebih andal.

Dalam acara peresmian, hadir pula sejumlah pejabat dan perwakilan institusi terkait yang menyaksikan langsung pengoperasian Pukpuk Cable. Kegiatan tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas pihak terhadap pembangunan jaringan telekomunikasi lintas negara. Kehadiran para pemangku kepentingan juga menandakan pentingnya proyek ini bagi hubungan Indonesia dan Papua Nugini. Infrastruktur seperti ini dipandang mampu memperkuat fondasi kerja sama ekonomi dan digital di kawasan.

Dengan beroperasinya Pukpuk Cable, Papua memperoleh penguatan posisi sebagai pusat konektivitas di timur Indonesia. Infrastruktur ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga memperluas peluang ekonomi digital bagi masyarakat setempat. TelkomGroup bersama Telin menegaskan komitmen untuk terus menghadirkan jaringan berkelas dunia. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh wilayah Indonesia ikut terhubung dalam masa depan digital yang lebih merata.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!