Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

Teknologi BRH 28 Mei 2026 21:26 WIB 3
Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Perkuat Konektivitas Papua

TelkomGroup meresmikan sistem kabel laut Pukpuk di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026, bersama PNG DataCo. Proyek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus membuka jalur baru ke kawasan Asia-Pasifik.

Peresmian tersebut diharapkan meningkatkan pemerataan akses digital, memperkuat konektivitas wilayah perbatasan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Papua serta Papua Nugini. Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan pentingnya konektivitas yang merata agar transformasi digital dapat dirasakan seluruh wilayah Indonesia.

Konektivitas Digital Papua

Pemerintah menilai pemerataan konektivitas menjadi fondasi penting bagi pembangunan yang inklusif dan berdaya saing. Angga Raka menyampaikan bahwa infrastruktur digital tidak boleh terkonsentrasi di wilayah tertentu, melainkan harus dibangun secara merata dan berkelanjutan.

Ia juga memberikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmen memperkuat jaringan digital nasional. Menurut dia, proyek seperti Pukpuk Cable memberi manfaat langsung bagi masyarakat di Indonesia Timur dan Papua Nugini.

Telkom menegaskan bahwa kehadiran kabel laut ini memperluas jalur konektivitas menuju kawasan yang lebih luas. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung layanan digital yang lebih andal, tangguh, dan berkelanjutan.

Kabel Lintas Batas Asia-Pasifik

Sistem kabel laut Pukpuk menjadi kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dengan Papua Nugini. Landing station di Jayapura yang dioperasikan Telin berfungsi sebagai gerbang konektivitas menuju Kumul Telkom Holdings di Papua Nugini.

Melalui jalur ini, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga wilayah terpencil di Papua Nugini melalui Vanimo. Kehadiran jalur tersebut memperkuat integrasi jaringan antarnegara dan memperluas cakupan layanan digital regional.

Dengan koneksi baru ini, Jayapura kini memiliki dua jalur konektivitas internasional yang mandiri. Jalur tersebut memberi diversity route yang meningkatkan keandalan layanan sekaligus mengurangi risiko gangguan jaringan.

Peran Telin dan PNG DataCo

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian penting dari ekosistem konektivitas global. Ia menegaskan bahwa TelkomGroup ingin memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital.

Menurut Dian, proyek ini tidak hanya memperkuat infrastruktur digital di Papua, tetapi juga membuka peluang kolaborasi digital di tingkat regional dan global. Ia menilai kerja sama dengan PNG DataCo menunjukkan komitmen bersama untuk membangun jaringan yang lebih terhubung.

Telin berperan sentral dalam perencanaan, pembangunan, hingga komersialisasi proyek Pukpuk. Perusahaan itu juga menjadi mitra strategis PNG DataCo dalam menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara ini.

Dorongan Ekonomi Digital Kawasan

CEO PNG DataCo Paul Komboi menilai kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini perlu diikuti konektivitas digital yang kuat. Ia menyebut kolaborasi dengan Telin sebagai wujud kerja sama yang saling mendukung dan memberi manfaat bagi kedua negara.

Menurut Paul, kabel laut Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal dari penguatan hubungan digital antara Papua Nugini dan Indonesia. Ia menilai proyek ini akan mendorong integrasi digital yang lebih luas di kawasan.

Keberadaan infrastruktur baru tersebut diyakini memberi efek jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi digital di Papua dan wilayah sekitarnya. Dengan konektivitas yang lebih tangguh, peluang bisnis, layanan publik, dan akses teknologi di kawasan timur Indonesia diperkirakan semakin terbuka.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!