Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Konektivitas Papua Kian Kuat

Teknologi BRH 25 Mei 2026 15:30 WIB 2
Telkom Resmikan Kabel Pukpuk, Konektivitas Papua Kian Kuat

TelkomGroup bersama PNG DataCo meresmikan Pukpuk Cable di Telkom Witel Jayapura, Papua, pada Jumat, 8 Mei 2026. Proyek ini menjadi tonggak penting dalam penguatan infrastruktur konektivitas digital di Indonesia Timur sekaligus membuka jalur baru ke kawasan Asia-Pasifik.

Peresmian kabel laut lintas batas tersebut diharapkan mendukung pertumbuhan ekonomi digital, memperluas akses layanan digital, dan memperkuat konektivitas di wilayah perbatasan. Pemerintah menilai pemerataan jaringan menjadi kunci agar seluruh daerah, termasuk Papua, dapat tumbuh dalam ekosistem digital yang inklusif.

Konektivitas Digital Papua

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pembangunan konektivitas harus dilakukan secara merata dan berkelanjutan. Menurutnya, percepatan transformasi digital menjadi bagian penting dari agenda pembangunan nasional. Ia menyampaikan bahwa seluruh wilayah harus memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh di dalam ekonomi digital. Karena itu, infrastruktur telekomunikasi yang andal perlu hadir hingga ke kawasan timur Indonesia.

Angga juga menyampaikan apresiasi kepada TelkomGroup atas komitmennya dalam memperkuat konektivitas digital nasional. Ia menilai Pukpuk Cable merupakan bagian penting dari upaya menciptakan pemerataan akses yang lebih tangguh dan resilien. Infrastruktur tersebut dinilai tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Papua, tetapi juga bagi Papua Nugini dan wilayah lain di Indonesia. Dukungan ini disebut sejalan dengan visi Indonesia yang lebih inklusif dan berdaya saing.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyebut Pukpuk sebagai bukti bahwa Indonesia Timur merupakan bagian integral dari ekosistem konektivitas global. Menurutnya, proyek ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam era digital. Ia menambahkan bahwa inisiatif tersebut diharapkan membuka peluang kolaborasi digital yang lebih luas, baik di tingkat regional maupun global. TelkomGroup, kata dia, ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui infrastruktur berkelas dunia.

Telin sebagai operating company TelkomGroup memainkan peran sentral sejak tahap perencanaan hingga komersialisasi proyek. Fasilitas landing station di Jayapura menjadi simpul penting yang menghubungkan kapasitas kabel internasional SEA-US ke jaringan nasional Papua. Dengan peran itu, Telin membantu memastikan layanan berjalan stabil dan dapat diandalkan. Kehadiran infrastruktur ini memperkuat posisi Jayapura sebagai pusat konektivitas di wilayah timur Indonesia.

Jalur Lintas Batas Asia

Sistem kabel laut Pukpuk tercatat sebagai kabel lintas batas pertama di kawasan Asia-Pasifik yang menghubungkan Indonesia dan Papua Nugini. Jalur ini menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai penghubung teknis, tetapi juga sebagai jembatan kerja sama antarnegara. Landing station di Jayapura dioperasikan oleh Telin dan terhubung langsung ke Kumul Telkom Holdings milik Papua Nugini. Dari titik tersebut, kapasitas dari kabel internasional SEA-US dapat disalurkan hingga ke wilayah terpencil di Vanimo.

Keberadaan jalur baru ini memberi Jayapura dua kaki konektivitas internasional yang mandiri. Jalur pertama menghubungkan Sulawesi, Maluku, dan Papua, sedangkan jalur kedua menghubungkan Vanimo ke Jayapura lalu tersambung ke Manado hingga Los Angeles melalui SEA-US. Struktur ini membuat jaringan digital Papua lebih fleksibel dan memiliki jalur alternatif saat terjadi gangguan. Dengan begitu, layanan komunikasi dapat berlangsung lebih stabil bagi masyarakat dan pelaku usaha.

TelkomGroup menilai kehadiran Pukpuk mempertegas bahwa pembangunan digital tidak berhenti pada batas wilayah nasional. Melalui kerja sama dengan PNG DataCo, integrasi jaringan di Asia-Pasifik dapat diperluas secara bertahap. Infrastruktur ini juga menunjukkan bahwa konektivitas lintas negara mampu menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi kawasan. Dalam jangka panjang, jalur tersebut berpotensi mendukung berbagai layanan digital yang membutuhkan kecepatan dan keandalan tinggi.

CEO PNG DataCo Paul Komboi mengatakan bahwa kedekatan geografis Indonesia dan Papua Nugini semestinya diikuti konektivitas digital yang kuat. Ia menilai kolaborasi dengan Telin mencerminkan semangat saling terhubung, saling mendukung, dan menciptakan manfaat bersama. Menurutnya, Pukpuk bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan awal penguatan integrasi digital kedua negara. Pandangan itu menegaskan pentingnya kerja sama regional dalam menghadapi kebutuhan konektivitas masa depan.

Dampak Ekonomi Digital

Hadirnya kabel laut Pukpuk dinilai akan memperkuat ekosistem ekonomi digital di Papua dan sekitarnya. Infrastruktur yang lebih andal memberi ruang bagi layanan bisnis, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan berbasis digital untuk berkembang. Dengan konektivitas yang lebih baik, aktivitas ekonomi masyarakat juga berpeluang bergerak lebih cepat dan efisien. Kondisi ini penting untuk mendorong pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia.

Keandalan jaringan menjadi faktor penting bagi daerah yang selama ini menghadapi tantangan geografis. Jalur alternatif internasional memberi diversity route yang membantu menjaga kelangsungan layanan ketika terjadi gangguan pada satu rute. Bagi pelaku usaha dan lembaga publik, kepastian jaringan berarti efisiensi operasional yang lebih baik. Di sisi lain, masyarakat juga berpeluang merasakan akses digital yang lebih merata dan stabil.

Jayapura kini diposisikan sebagai simpul strategis yang mendukung pertumbuhan ekonomi digital kawasan timur. Dengan infrastruktur bertaraf internasional, daerah ini memiliki peluang lebih besar untuk menarik aktivitas bisnis digital dan layanan lintas negara. Peningkatan kapasitas jaringan juga dapat mendukung lahirnya ekosistem inovasi di wilayah perbatasan. Pemerataan seperti ini dinilai penting agar transformasi digital tidak hanya terpusat di kota besar.

Pemerintah dan pelaku industri sama-sama melihat konektivitas sebagai fondasi bagi Indonesia yang lebih maju dan inklusif. Karena itu, proyek seperti Pukpuk dianggap relevan untuk memperkuat daya saing nasional dalam jangka panjang. Infrastruktur digital yang tangguh akan membantu masyarakat di Papua dan Papua Nugini terhubung dengan peluang ekonomi yang lebih luas. Pada akhirnya, kabel laut ini menjadi simbol kerja sama yang memberi manfaat konkret bagi kedua negara.

Komitmen TelkomGroup

TelkomGroup melalui Telin menegaskan komitmen untuk terus membangun infrastruktur digital berkelas dunia. Perusahaan menilai proyek Pukpuk sebagai bagian dari upaya menjembatani kesenjangan digital antarwilayah dan antarnegara. Dalam prosesnya, kolaborasi dengan mitra strategis seperti PNG DataCo menjadi elemen penting. Sinergi tersebut dinilai mempercepat terwujudnya jaringan yang lebih kuat dan berkelanjutan.

Dian Siswarini menegaskan bahwa TelkomGroup ingin memastikan manfaat konektivitas dirasakan secara luas oleh masyarakat. Ia menilai Indonesia Timur tidak boleh berada di pinggir dalam perkembangan teknologi dan ekonomi digital. Melalui Pukpuk, perusahaan berharap muncul lebih banyak kerja sama yang mendorong pertumbuhan kawasan. Pernyataan itu sekaligus menegaskan posisi Telkom sebagai penggerak infrastruktur telekomunikasi nasional.

Telin juga disebut berperan sebagai mitra teknis yang menjaga kualitas layanan dan keandalan sistem kabel lintas negara tersebut. Peran itu mencakup dukungan operasional, pengelolaan jaringan, hingga pengembangan peluang konektivitas lanjutan. Dengan pengalaman tersebut, Telin memperkuat reputasinya di pasar internasional. Kehadiran proyek ini sekaligus menambah portofolio perusahaan dalam pengembangan jaringan bawah laut.

Peresmian Pukpuk dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo dan Direktur Utama Telkom Indonesia. Acara tersebut turut dihadiri jajaran Telkom, Telin, PNG DataCo, serta perwakilan Pemerintah Papua Nugini dan Papua. Momentum ini menandai babak baru kerja sama konektivitas digital di kawasan Asia-Pasifik. Bagi Papua, proyek itu menjadi sinyal bahwa infrastruktur digital terus bergerak menuju masa depan yang lebih terhubung.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!