Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Konektivitas

Teknologi BRH 29 Mei 2026 05:44 WIB 2
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Perkuat Konektivitas

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Fasilitas ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan infrastruktur digital di Indonesia bagian timur melalui pemanfaatan teknologi satelit.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan menjadi tulang punggung konektivitas di Papua Pegunungan, sekaligus membuka ruang bagi pertumbuhan ekonomi digital dan layanan publik yang lebih merata.

Community Gateway Wamena

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Community Gateway di Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional. Menurut dia, konektivitas adalah prasyarat utama bagi kemajuan wilayah. Infrastruktur digital di kawasan timur Indonesia harus dibangun secara inklusif agar manfaatnya dirasakan seluruh masyarakat. Wamena dipandang sebagai titik penting dalam memperkuat pemerataan akses digital nasional.

Angga menyebut Community Gateway Wamena mampu mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis. Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung wilayah agar siap tumbuh dan siap terlibat dalam ekonomi digital nasional. Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada tahap fisik semata. Pemerintah ingin memastikan infrastruktur tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat, khususnya di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kehadiran fasilitas ini menjadi solusi atas keterbatasan jaringan terestrial yang selama ini membatasi kualitas layanan. Dengan dukungan satelit, kapasitas dan kualitas konektivitas dapat ditingkatkan secara lebih stabil. Infrastruktur ini juga menjadi fondasi bagi pengembangan layanan publik dan aktivitas ekonomi digital.

Peran Telkom dan Telkomsat

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Telkom ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Karena itu, penguatan jaringan di daerah ini menjadi prioritas perusahaan.

Dian menjelaskan bahwa wilayah Wamena menghadapi tantangan besar dalam hal konektivitas. Keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit membuat solusi berbasis satelit menjadi pilihan yang relevan. Melalui Community Gateway Wamena, TelkomGroup menghadirkan solusi strategis yang lebih andal. Teknologi ini sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang adaptif.

Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun TelkomGroup melalui Telkomsat setelah sebelumnya hadir di Merauke. Jika Merauke berfungsi sebagai backup link, maka Wamena diposisikan sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas. Pendekatan ini menunjukkan penguatan kapasitas inti, bukan sekadar mitigasi risiko. Telkom menegaskan perannya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure.

Kapasitas dan Ekosistem Digital

Melalui Community Gateway Wamena, kapasitas jaringan dapat ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan ini tidak hanya menyangkut besaran kapasitas, tetapi juga kualitas layanan yang lebih stabil. Latensi dapat lebih terkendali sehingga kebutuhan trafik yang terus tumbuh bisa ditangani lebih baik. Hal tersebut menjadi penting bagi daerah yang membutuhkan koneksi andal untuk aktivitas harian.

Infrastruktur ini dirancang sebagai open access platform. Artinya, fasilitas tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh TelkomGroup, tetapi juga oleh operator lain, ISP lokal, dan institusi terkait. Skema ini diharapkan membentuk ekosistem konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Model tersebut juga mendorong pemanfaatan infrastruktur secara lebih efisien di wilayah Papua Pegunungan.

TelkomGroup menilai kehadiran Community Gateway Wamena akan berdampak langsung pada layanan komunikasi masyarakat. Konektivitas yang lebih kuat diharapkan membuka akses ekonomi digital bagi warga setempat. Selain itu, layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi publik juga berpeluang berjalan lebih optimal. Seluruhnya menjadi bagian dari percepatan transformasi digital Indonesia yang lebih menyeluruh.

Dukungan untuk Papua Pegunungan

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr. Velix Wanggai, menilai kehadiran Community Gateway Wamena sebagai tonggak penting pembangunan di wilayah pegunungan Papua. Ia menyebut solusi konektivitas satelit dari Telkom dan Telkomsat sebagai langkah nyata untuk menjangkau masyarakat di daerah yang selama ini sulit diakses jaringan terestrial. Kehadiran infrastruktur ini dinilai membawa harapan baru bagi kemajuan wilayah. Menurut dia, inisiatif tersebut dapat memperkuat masa depan Papua Pegunungan.

Saat ini, kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang sudah tinggi. Kondisi itu menunjukkan perlunya penguatan infrastruktur agar layanan digital tidak mudah terganggu. Dengan adanya Community Gateway, kapasitas layanan diharapkan meningkat secara bertahap. Peningkatan ini juga membantu mengimbangi pertumbuhan kebutuhan komunikasi di daerah tersebut.

Acara peresmian turut disaksikan oleh sejumlah pejabat Telkom dan pemerintah daerah, baik secara langsung maupun virtual. Hadir antara lain Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan. Kehadiran mereka menandai dukungan lintas pihak terhadap penguatan konektivitas di Papua Pegunungan. Sinergi ini diharapkan mempercepat pemerataan akses digital di wilayah timur Indonesia.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!