Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Papua Pegunungan

Teknologi BRH 30 Mei 2026 05:48 WIB 4
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Papua Pegunungan

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, pada Senin, 11 Mei 2026. Infrastruktur ini dibangun untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua yang menghadapi tantangan geografis berat.

Peresmian dilakukan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas ini diproyeksikan menjadi tulang punggung baru jaringan komunikasi, sekaligus membuka akses yang lebih inklusif bagi ekonomi digital, layanan publik, pendidikan, dan kesehatan di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menilai pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional untuk menghadirkan infrastruktur digital yang merata hingga ke wilayah paling timur Indonesia. Ia menegaskan bahwa konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan dan harus dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali.

Angga menyebut, fasilitas ini hadir untuk mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis bagi daerah yang selama ini memiliki keterbatasan jaringan terestrial. Menurut dia, Wamena perlu menjadi wilayah yang siap tumbuh dan siap mengambil bagian dalam ekonomi digital nasional.

Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak boleh berhenti pada tahap fisik semata. Tahap berikutnya adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar hidup dan dimanfaatkan oleh masyarakat, terutama di wilayah Papua Pegunungan.

Konektivitas Papua Pegunungan

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan melalui teknologi satelit. Infrastruktur ini diposisikan sebagai solusi atas keterbatasan jaringan darat yang selama ini membatasi kualitas layanan komunikasi di kawasan tersebut.

Telkom menjelaskan, fasilitas ini menjadi Community Gateway kedua yang dibangun melalui Telkomsat setelah sebelumnya hadir di Merauke. Jika Merauke difungsikan sebagai backup link saat jaringan terestrial terganggu, Wamena justru dibangun sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan, Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Ia menyatakan bahwa konektivitas merupakan hak seluruh rakyat Indonesia, termasuk masyarakat di wilayah pegunungan.

Kapasitas dan akses terbuka

Melalui inisiatif ini, kapasitas jaringan di Wamena dapat ditingkatkan bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan tersebut diharapkan memberi performa yang lebih stabil, latensi lebih terkendali, dan kemampuan yang lebih baik untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik data.

Selain kapasitas, Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak. Skema ini memungkinkan operator, ISP lokal, maupun institusi lain ikut menggunakan infrastruktur tersebut, sehingga ekosistem konektivitas menjadi lebih inklusif dan berkelanjutan.

TelkomGroup menegaskan bahwa pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada kapasitas, tetapi juga pada keandalan dan ketahanan jaringan nasional. Dengan demikian, penguatan konektivitas di Papua Pegunungan dapat menjadi bagian dari infrastruktur digital berdaulat yang mendukung transformasi nasional.

Dampak bagi masyarakat

Dian Siswarini menyebut kehadiran Community Gateway Wamena sebagai main link akan memberi dampak nyata bagi masyarakat setempat. Menurut dia, layanan komunikasi yang lebih baik akan membantu membuka akses ekonomi digital dan memperkuat layanan publik di berbagai sektor.

Manfaat tersebut juga diharapkan menjangkau bidang pendidikan dan kesehatan yang membutuhkan dukungan konektivitas stabil. Dengan jaringan yang lebih andal, masyarakat di wilayah pegunungan Papua berpeluang memperoleh akses informasi dan layanan yang lebih setara.

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr Velix Wanggai menilai kehadiran fasilitas ini sebagai tonggak penting pembangunan di wilayah pegunungan. Ia menegaskan, solusi konektivitas satelit dari Telkom dan Telkomsat menjadi langkah nyata untuk menghadirkan kemajuan dan masa depan yang lebih cemerlang bagi masyarakat Papua.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!