Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Papua Pegunungan

Teknologi Moh. Royhan Nahado 29 Mei 2026 18:23 WIB 3
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena untuk Papua Pegunungan

PT Telkom Indonesia bersama PT Telkom Satelit Indonesia atau Telkomsat meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini dibangun untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan yang selama ini menghadapi keterbatasan jaringan terestrial.

Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo bersama Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperluas akses internet, mendukung layanan publik, dan mendorong ekonomi digital di Papua Pegunungan.

Konektivitas Digital Papua

Community Gateway Wamena dibangun sebagai tulang punggung konektivitas di wilayah Papua Pegunungan. Kondisi geografis yang berat selama ini membuat banyak area sulit dijangkau jaringan terestrial secara optimal. Karena itu, teknologi satelit dipilih sebagai solusi yang paling sesuai untuk kebutuhan daerah tersebut.

Plt Direktur Utama Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi menilai satelit mampu menghadirkan konektivitas lebih cepat, lebih luas, dan lebih adaptif. Menurut dia, infrastruktur ini akan mendukung komunikasi masyarakat, layanan publik, serta aktivitas ekonomi digital yang terus berkembang. Rizal juga menyebut proyek ini sebagai bagian dari penguatan sovereign infrastructure yang andal dan berkelanjutan.

Telkom menegaskan pembangunan fasilitas ini bukan sekadar penambahan jaringan, melainkan bagian dari strategi jangka panjang. Perusahaan ingin memastikan masyarakat di wilayah pegunungan Papua memperoleh akses yang setara dengan daerah lain. Dengan begitu, arus transformasi digital dapat dirasakan lebih merata di seluruh Indonesia.

Strategi Satelit Telkom

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa konektivitas merupakan hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Ia menyebut pembangunan infrastruktur digital di Papua menjadi bagian dari upaya menghadirkan pemerataan layanan hingga wilayah paling timur. Telkom Group, kata dia, ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari perkembangan digital.

Dian juga menyoroti tantangan besar yang dihadapi Papua Pegunungan, mulai dari keterbatasan jaringan terestrial hingga kondisi alam yang sulit. Dalam situasi tersebut, Community Gateway Wamena diposisikan sebagai solusi strategis. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan konektivitas secara lebih berkelanjutan.

Peresmian itu menegaskan peran Telkomsat sebagai bagian penting dari ekosistem satelit nasional. Dengan dukungan teknologi satelit, layanan komunikasi dapat menjangkau daerah yang sebelumnya sulit terhubung. Langkah ini juga memperkuat komitmen Telkom Group dalam membangun fondasi digital yang lebih inklusif.

Kapasitas Jaringan Wamena

Community Gateway Wamena menjadi fasilitas kedua yang dibangun Telkom melalui Telkomsat setelah Merauke. Namun, fungsinya berbeda karena Wamena dirancang sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan. Sementara itu, fasilitas di Merauke sebelumnya difungsikan sebagai backup link saat jaringan terestrial terganggu.

Saat ini kapasitas transport jaringan di Wamena berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang cukup tinggi. Melalui pengembangan Community Gateway, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan secara bertahap hingga berpotensi mencapai 40 Gbps. Peningkatan ini diharapkan memperkuat kualitas layanan dan menjaga stabilitas koneksi di masa depan.

Telkom menyebut peningkatan kapasitas tidak hanya berdampak pada kecepatan internet, tetapi juga pada kualitas konektivitas secara keseluruhan. Latensi dapat lebih terkendali, sementara trafik digital berpeluang ditopang secara lebih baik seiring pertumbuhan kebutuhan masyarakat. Dengan demikian, Wamena memiliki fondasi jaringan yang lebih siap untuk perkembangan digital berikutnya.

Ekosistem Digital Papua

Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform. Artinya, infrastruktur ini dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak, mulai dari operator telekomunikasi, ISP lokal, hingga institusi lain. Skema tersebut diharapkan memperkuat ekosistem digital di Papua secara lebih luas dan kolaboratif.

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Velix Wanggai menilai kehadiran fasilitas ini menjadi tonggak penting pembangunan digital di wilayah pegunungan. Menurut dia, akses yang lebih baik akan membuka ruang bagi pertumbuhan layanan, pendidikan, dan aktivitas ekonomi masyarakat. Infrastruktur digital, kata dia, merupakan bagian penting dari percepatan pembangunan Papua.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo menegaskan pembangunan infrastruktur digital di Papua termasuk prioritas nasional. Ia menyebut konektivitas sebagai prasyarat utama kemajuan yang harus benar-benar dirasakan masyarakat. Tugas berikutnya, ujar dia, adalah memastikan fasilitas tersebut hidup dan dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh warga Papua Pegunungan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!