Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua Pegunungan

Teknologi Moh. Royhan Nahado 28 Mei 2026 05:14 WIB 2
Telkom Resmikan Community Gateway Wamena di Papua Pegunungan

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini dirancang untuk memperkuat pemerataan konektivitas digital di wilayah timur Indonesia yang memiliki tantangan geografis berat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung baru bagi layanan komunikasi, ekonomi digital, dan pelayanan publik di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas berbasis satelit, sekaligus menjawab keterbatasan jaringan terestrial di kawasan pegunungan. TelkomGroup menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis untuk membangun infrastruktur digital yang inklusif, andal, dan berkelanjutan di wilayah paling timur Indonesia.

Community Gateway Wamena

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo menegaskan bahwa pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional. Menurut dia, konektivitas menjadi prasyarat utama bagi kemajuan daerah, terutama di wilayah yang sulit dijangkau jaringan darat. Ia menilai infrastruktur ini mampu mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis. Dengan begitu, Papua Pegunungan dapat lebih siap berpartisipasi dalam ekonomi digital nasional.

Angga juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada proses peresmian. Tahap berikutnya adalah memastikan fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat secara luas. Ia menyebut wilayah Papua Pegunungan perlu mendapat akses digital yang hidup dan produktif. Karena itu, keberadaan Community Gateway dinilai harus memberi dampak langsung bagi kehidupan warga.

Community Gateway Wamena menjadi infrastruktur gateway satelit yang berfungsi sebagai main link atau tulang punggung utama konektivitas di Papua Pegunungan. Fasilitas ini berbeda dari Community Gateway Merauke yang berperan sebagai backup link untuk menjaga layanan tetap berjalan saat jaringan terestrial terganggu. Dengan pendekatan tersebut, TelkomGroup tidak hanya fokus pada mitigasi risiko. Perusahaan juga memperkuat kapasitas inti dan kualitas layanan di wilayah timur Indonesia.

Kapasitas dan Kualitas Jaringan

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa Wamena dan wilayah sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial di Papua Pegunungan. Namun, daerah ini masih menghadapi tantangan besar akibat keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit. Menurut dia, konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Karena itu, TelkomGroup ingin memastikan tidak ada anak bangsa yang tertinggal dari transformasi digital.

Dian menjelaskan bahwa Community Gateway Wamena hadir sebagai solusi strategis untuk menjawab tantangan tersebut. Melalui teknologi satelit, kapasitas dan kualitas konektivitas dapat ditingkatkan secara bertahap. Infrastruktur ini juga dirancang untuk memperkuat ketahanan jaringan nasional melalui jalur komunikasi yang lebih andal. Dengan demikian, layanan di Papua Pegunungan diharapkan menjadi lebih stabil dan adaptif.

Secara teknis, kapasitas transport jaringan di Wamena saat ini berada di kisaran 7 Gbps dengan tingkat utilisasi yang tinggi. Melalui pengembangan Community Gateway, kapasitas tersebut dapat ditingkatkan bertahap hingga mencapai potensi maksimal 40 Gbps. Peningkatan ini bukan hanya soal angka, melainkan juga kualitas layanan yang lebih baik. Performa jaringan diharapkan lebih stabil dengan latensi yang lebih terkendali.

Manfaat untuk Masyarakat

TelkomGroup menyebut Community Gateway Wamena sebagai bagian dari mandat sebagai agent of development. Penguatan konektivitas di Papua Pegunungan diharapkan membuka akses digital yang lebih inklusif bagi masyarakat. Infrastruktur ini juga ditargetkan mendorong aktivitas ekonomi lokal agar tumbuh lebih cepat. Pada saat yang sama, layanan publik di bidang pendidikan dan kesehatan dapat terbantu oleh jaringan yang lebih andal.

Dian menegaskan bahwa kehadiran main link ini akan memberi dampak nyata bagi masyarakat di wilayah pegunungan. Menurut dia, masyarakat membutuhkan kualitas komunikasi yang memadai agar dapat mengakses berbagai layanan modern. Karena itu, TelkomGroup menempatkan konektivitas sebagai fondasi penting bagi transformasi digital nasional. Ia juga menilai pembangunan ini akan memperkuat fondasi pemerataan ekonomi di kawasan timur Indonesia.

Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform yang dapat dimanfaatkan berbagai pihak. Selain TelkomGroup, operator lain, ISP lokal, maupun institusi dapat menggunakan infrastruktur ini untuk mendukung kebutuhan konektivitas. Model tersebut diharapkan melahirkan ekosistem digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Dengan akses yang lebih terbuka, manfaat jaringan bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Dukungan dan Harapan

Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Dr Velix Wanggai, menyebut kehadiran Community Gateway Wamena sebagai tonggak penting pembangunan di wilayah pegunungan Papua. Ia menilai Telkom dan Telkomsat telah menghadirkan solusi nyata untuk menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses komunikasi. Menurut dia, inisiatif tersebut membuka harapan baru bagi masa depan yang lebih baik. Kehadiran infrastruktur ini juga dipandang sejalan dengan upaya percepatan pembangunan Papua.

Peresmian Community Gateway Wamena turut disaksikan oleh Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba. Sejumlah pejabat juga mengikuti kegiatan ini secara virtual dari Wamena, termasuk Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr Ones Pahabol dan Direktur Network Telkom Nanang Hendarno. Hadir pula Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan serta jajaran terkait. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya proyek ini bagi percepatan konektivitas daerah.

Dengan infrastruktur satelit berstandar internasional ini, TelkomGroup menegaskan komitmennya sebagai penyedia konektivitas nasional berbasis sovereign infrastructure. Fokusnya tidak hanya pada kapasitas, tetapi juga pada kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional. Di Papua Pegunungan, langkah tersebut diharapkan menjadi pintu masuk bagi ekonomi digital yang lebih merata. Pada akhirnya, Community Gateway Wamena diposisikan sebagai fondasi penting bagi pertumbuhan layanan publik dan pembangunan berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!