Telkom Resmikan Community Gateway Satelit di Wamena

Teknologi Moh. Royhan Nahado 22 Mei 2026 18:35 WIB 6
Telkom Resmikan Community Gateway Satelit di Wamena

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Telkom Satelit Indonesia meresmikan Community Gateway di Stasiun Bumi Sedang Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua. Infrastruktur ini menjadi langkah strategis untuk memperluas pemerataan konektivitas digital di wilayah pegunungan Papua yang memiliki tantangan geografis berat. Peresmian dilakukan oleh Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI Angga Raka Prabowo, didampingi Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Plt CEO Telkomsat Rizal Ahmad Fauzi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan memperkuat layanan komunikasi, ekonomi digital, serta akses publik di Papua Pegunungan.

Community Gateway Wamena diproyeksikan menjadi tulang punggung utama konektivitas di wilayah tersebut melalui pemanfaatan teknologi satelit. Fasilitas ini hadir sebagai jawaban atas keterbatasan jaringan terestrial yang selama ini membatasi kualitas layanan komunikasi. TelkomGroup menilai infrastruktur ini penting untuk memastikan pemerataan transformasi digital hingga wilayah paling timur Indonesia. Dengan kapasitas yang bisa ditingkatkan bertahap, Wamena disiapkan menjadi pusat distribusi konektivitas yang lebih andal.

Konektivitas Satelit Wamena

Wamenkomdigi Angga Raka Prabowo menegaskan pembangunan Community Gateway Wamena merupakan bagian dari program prioritas nasional. Menurut dia, konektivitas adalah prasyarat utama kemajuan dan harus hadir hingga wilayah paling timur Indonesia. Ia menyebut infrastruktur ini mengubah tantangan geografis menjadi peluang strategis bagi masyarakat Papua Pegunungan. Pemerintah juga menekankan agar fasilitas tersebut benar-benar dimanfaatkan secara optimal oleh warga.

Angga menambahkan, pembangunan infrastruktur digital tidak hanya soal jaringan, tetapi juga soal pemerataan manfaat. Ia menilai kehadiran gateway ini menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk memperkuat fondasi masa depan yang terhubung. Dari Sabang sampai Merauke, seluruh wilayah perlu mendapat akses yang setara terhadap transformasi digital. Karena itu, pengoperasian fasilitas ini menjadi langkah penting untuk membuka ruang pertumbuhan baru.

Community Gateway Wamena berfungsi sebagai titik distribusi utama konektivitas di Papua Pegunungan. Infrastruktur ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan, sekaligus memperkuat ketahanan jaringan nasional. Dengan jalur satelit, layanan komunikasi diharapkan menjadi lebih stabil dan adaptif terhadap kondisi wilayah. Fasilitas ini juga menjadi dasar bagi pengembangan layanan publik yang lebih luas.

Strategi Telkom Satelit

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa Wamena dan sekitarnya memiliki peran strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi dan sosial. Namun, wilayah ini juga menghadapi tantangan besar karena keterbatasan jaringan terestrial dan kondisi geografis yang sulit. TelkomGroup menilai solusi satelit menjadi pilihan yang paling relevan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Kehadiran Community Gateway Wamena disebut sebagai jawaban atas kesenjangan konektivitas yang selama ini terjadi.

Dian menegaskan konektivitas adalah hak seluruh rakyat Indonesia tanpa terkecuali. Karena itu, Telkom berupaya memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus transformasi digital. Teknologi satelit yang digunakan tidak hanya menambah kapasitas, tetapi juga meningkatkan keandalan jaringan. Dengan pendekatan ini, TelkomGroup ingin memperkuat fondasi layanan komunikasi yang lebih merata.

Community Gateway Wamena juga dirancang sebagai open access platform. Artinya, infrastruktur ini dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh TelkomGroup, tetapi juga oleh operator lain, ISP lokal, dan institusi terkait. Skema tersebut diharapkan menciptakan ekosistem konektivitas yang lebih inklusif dan berkelanjutan. Telkom menilai model ini sejalan dengan peran perusahaan sebagai agent of development.

Dampak Bagi Papua Pegunungan

Telkom menyebut kapasitas jaringan di Wamena dapat ditingkatkan bertahap hingga mencapai 40 Gbps. Peningkatan ini diharapkan membawa lompatan kualitas layanan dengan performa yang lebih stabil dan latensi yang lebih terkendali. Saat ini, kapasitas transport jaringan di wilayah tersebut masih berada di kisaran 7 Gbps dengan utilisasi tinggi. Karena itu, penambahan kapasitas menjadi kebutuhan mendesak untuk mengantisipasi pertumbuhan trafik.

Community Gateway Wamena juga diposisikan sebagai main link atau jalur utama konektivitas di Papua Pegunungan. Fungsi ini berbeda dengan Community Gateway Merauke yang sebelumnya dibangun sebagai backup link saat terjadi gangguan jaringan terestrial. Perbedaan fungsi tersebut menunjukkan bahwa TelkomGroup kini tidak hanya berfokus pada mitigasi risiko. Perseroan mulai memperkuat kapasitas inti untuk mendukung kualitas layanan yang lebih tinggi.

Dengan kehadiran fasilitas ini, akses ekonomi digital masyarakat diharapkan semakin terbuka. Layanan pendidikan, kesehatan, dan komunikasi publik juga diproyeksikan ikut membaik seiring meningkatnya kualitas jaringan. Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr Velix Wanggai menilai langkah ini sebagai tonggak besar pembangunan di wilayah pegunungan Papua. Menurut dia, kehadiran Telkom dan Telkomsat membawa harapan baru bagi kemajuan masyarakat setempat.

Penguatan Infrastruktur Digital

Acara peresmian turut disaksikan oleh Direktur Wholesale and International Service Budi Satria Dharma Purba. Hadir pula secara virtual dari Wamena Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua Dr Velix Wanggai, Wakil Gubernur Papua Pegunungan Dr Ones Pahabol, Direktur Network Telkom Nanang Hendarno, dan Direktur Pengembangan Telkomsat Anggoro Kurnianto Widiawan. Kehadiran para pemangku kepentingan menunjukkan pentingnya proyek ini bagi pembangunan daerah. Kolaborasi lintas pihak dinilai menjadi kunci agar infrastruktur dapat berjalan optimal.

TelkomGroup menegaskan penguatan konektivitas di Papua Pegunungan bukan sekadar proyek jaringan. Perseroan memandangnya sebagai bagian dari sovereign infrastructure yang menekankan kontrol, keandalan, dan ketahanan jaringan nasional. Dengan pendekatan ini, layanan digital diharapkan lebih siap menghadapi kebutuhan masa depan. Wamena pun diproyeksikan menjadi salah satu simpul penting dalam arsitektur konektivitas Indonesia timur.

Kehadiran Community Gateway Wamena menjadi penanda bahwa pemerataan digital terus bergerak ke wilayah yang selama ini sulit dijangkau. Infrastruktur satelit membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh akses layanan yang lebih baik dan lebih luas. TelkomGroup menargetkan manfaat fasilitas ini tidak berhenti pada peningkatan jaringan semata. Lebih jauh, inisiatif ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan transformasi digital yang berkelanjutan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!