Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

Teknologi Moh. Royhan Nahado 27 Mei 2026 19:23 WIB 3
Telkom Dorong Transformasi Digital BUMN Lewat Cloud dan AI

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Solution menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Dukungan itu diwujudkan lewat penyediaan solusi berbasis cloud, artificial intelligence (AI), dan cybersecurity. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Transformasi Digital BUMN yang digelar Danantara Indonesia di Wisma Danantara, Jakarta. Forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat kolaborasi dan akselerasi digital di lingkungan BUMN.

Kegiatan itu dihadiri oleh 50 Chief Technology Officer (CTO) dari lintas sektor BUMN. Fokus utamanya adalah mendorong integrasi sistem organisasi, aplikasi, dan platform data agar operasional semakin efektif. Telkom menilai kebutuhan tersebut penting untuk meningkatkan daya saing BUMN di era ekonomi digital. Di tengah perubahan teknologi yang cepat, penguatan fondasi digital menjadi kebutuhan mendesak.

Telkom Solution Dukung BUMN

Melalui Telkom Solution, Telkom menghadirkan ekosistem solusi digital end-to-end untuk kebutuhan bisnis BUMN. Layanan itu mencakup konektivitas digital, cloud, keamanan siber, hingga inovasi berbasis AI. Seluruh solusi tersebut telah diterapkan di berbagai sektor industri untuk mendukung efisiensi dan produktivitas. Telkom menempatkan pendekatan terintegrasi sebagai kunci agar transformasi digital berjalan lebih cepat.

Direktur Enterprise & Business Service Telkom, Veranita Yosephine, menyampaikan bahwa perusahaan siap memperkuat sinergi antar-BUMN. Menurutnya, solusi digital yang relevan dan berkelanjutan dibutuhkan agar transformasi tidak hanya berhenti pada adopsi teknologi. Dalam keterangan tertulis, ia menegaskan bahwa Telkom mendukung kebutuhan bisnis melalui otomasi dan AI. Langkah itu diharapkan mampu mendorong produktivitas serta kinerja operasional perusahaan.

Veranita juga menyoroti pentingnya sistem yang terkoneksi secara real-time dalam operasional BUMN. Selain itu, perlindungan data dan keamanan siber yang andal menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Untuk menjawab kebutuhan itu, Telkom Solution menghadirkan solusi berbasis AI dan cybersecurity bersama mitra global. Solusi tersebut dirancang untuk memberikan perlindungan menyeluruh, deteksi proaktif, serta respons keamanan 24 jam.

Pendekatan ini sejalan dengan kebutuhan perusahaan negara yang mengelola data dan layanan dalam skala besar. Integrasi cloud, AI, dan keamanan digital memungkinkan proses bisnis berjalan lebih efisien. Di sisi lain, pengelolaan yang terukur juga membantu perusahaan menghadapi risiko operasional yang semakin kompleks. Dengan fondasi yang kuat, BUMN dinilai lebih siap bersaing di pasar digital.

Kedaulatan Digital Jadi Fokus

Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa perseroan memiliki tiga fondasi utama dalam mendukung transformasi digital nasional. Ketiga fondasi itu adalah story, capability, dan sovereignty. Menurut dia, kolaborasi antar-BUMN menjadi momentum penting untuk membangun shared digital capability. Kapabilitas bersama itu diharapkan dapat menciptakan nilai tambah dan dampak ekonomi berkelanjutan bagi Indonesia.

Faizal menilai Telkom memiliki pengalaman dalam membangun dan mengelola transformasi digital berskala nasional. Kapabilitas yang dimiliki mencakup AI, IoT, cloud, hingga cybersecurity. Dengan kemampuan tersebut, Telkom dapat mendukung kebutuhan transformasi yang semakin kompleks di berbagai sektor. Ia menekankan bahwa pembangunan Indonesia perlu ditopang oleh kedaulatan digital nasional.

Menurut Faizal, kedaulatan digital berarti data, platform, dan inovasi strategis dapat dikelola secara mandiri di dalam negeri. Pengelolaan yang aman dan berkelanjutan menjadi bagian penting dari agenda tersebut. Langkah itu juga dianggap relevan untuk menjaga kendali atas aset digital strategis nasional. Dalam jangka panjang, kedaulatan digital dinilai memperkuat daya tahan ekonomi Indonesia.

Ia menambahkan bahwa penguatan kapabilitas digital tidak hanya menyangkut teknologi, tetapi juga tata kelola. Karena itu, kerja sama antarlembaga dan antarsektor menjadi faktor penentu keberhasilan transformasi. Dengan model yang terkoordinasi, BUMN dapat bergerak lebih efisien dan konsisten. Telkom memandang kolaborasi ini sebagai investasi strategis bagi masa depan ekonomi digital nasional.

Integrasi Teknologi Untuk BUMN

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, menekankan pentingnya pembangunan ekosistem digital yang terintegrasi. Menurutnya, integrasi cloud, AI, dan konektivitas menjadi fondasi utama transformasi digital BUMN. Kombinasi ketiganya dinilai mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan. Di saat yang sama, fondasi tersebut juga memperkuat kedaulatan digital nasional.

Seno menyoroti tingginya ketergantungan terhadap platform digital global di tengah meningkatnya kebutuhan pengolahan data berbasis AI. Kondisi itu diperumit oleh dinamika regulasi dan tantangan geopolitik global yang semakin kompleks. Dalam situasi tersebut, Indonesia membutuhkan infrastruktur digital yang lebih mandiri dan tangguh. Menurutnya, penguatan sistem domestik menjadi langkah yang semakin relevan.

Telkom mengambil peran sebagai backbone digital nasional dengan memperkuat sovereign cloud, sovereign AI, dan sovereign cybersecurity. Langkah ini ditujukan untuk menjaga keamanan serta kontrol atas data strategis nasional. Selain itu, penguatan tersebut juga membuka peluang monetisasi data bagi BUMN. Potensi itu dapat menjadi sumber pertumbuhan baru yang lebih berkelanjutan.

Seno menilai pendekatan terintegrasi akan membantu BUMN mengelola data, aplikasi, infrastruktur, dan proses bisnis secara lebih optimal. Efisiensi operasional yang meningkat akan berdampak langsung pada daya saing perusahaan. Pada saat yang sama, posisi Indonesia dalam membangun kedaulatan digital nasional juga ikut menguat. Telkom optimistis strategi ini dapat memberi manfaat nyata bagi transformasi BUMN.

Percepatan Digital Nasional

Telkom menyatakan dukungan kapabilitas digital dan ICT yang dimiliki akan terus diarahkan untuk mempercepat transformasi BUMN. Perusahaan melihat integrasi teknologi sebagai cara paling efektif untuk memperbaiki proses bisnis lintas sektor. Dengan dukungan konektivitas dan platform digital yang solid, pengelolaan operasional dapat dilakukan lebih cepat. Hal ini dinilai penting agar BUMN tetap adaptif menghadapi perubahan pasar.

Fokus pada cloud, AI, dan cybersecurity juga mencerminkan kebutuhan industri terhadap sistem yang aman dan efisien. Dalam praktiknya, perusahaan tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga arsitektur digital yang saling terhubung. Penguatan ekosistem digital end-to-end menjadi jawaban atas tantangan tersebut. Telkom menilai transformasi yang terarah akan memberi dampak lebih luas bagi ekonomi nasional.

Dengan pendekatan itu, BUMN diharapkan mampu meningkatkan kualitas layanan kepada publik dan mitra bisnis. Efisiensi yang tercipta juga berpotensi menekan biaya operasional dalam jangka panjang. Di sisi lain, pemanfaatan data secara tepat dapat mendorong inovasi yang lebih berkelanjutan. Kombinasi tersebut menjadi modal penting untuk memperkuat posisi BUMN di era digital.

Telkom optimistis kolaborasi yang terbangun dalam forum tersebut akan mempercepat lahirnya transformasi yang lebih terstruktur. Perusahaan menilai agenda digital nasional membutuhkan sinergi, keberanian berinovasi, dan tata kelola yang kuat. Dengan fondasi teknologi yang tepat, BUMN dapat bergerak lebih terintegrasi dan kompetitif. Pada akhirnya, upaya tersebut ditujukan untuk memperkuat kedaulatan digital Indonesia secara menyeluruh.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!