Tas Klasik Kembali Jadi Primadona di Dunia Fashion

Lifestyle Anindya Kirana Putri 21 Mei 2026 21:28 WIB 8
Tas Klasik Kembali Jadi Primadona di Dunia Fashion

Tren fashion kembali bergerak ke arah yang lebih klasik, dengan tas bersiluet satchel, hobo, dan crossbody mulai menarik perhatian pasar. Perubahan ini terlihat di tengah kejenuhan terhadap desain eksperimental dan ukuran oversized yang mendominasi beberapa musim terakhir. Kehadiran kembali Liebeskind Berlin di Indonesia melalui Urban Icon ikut memperkuat momentum tersebut.

Jenama asal Jerman itu dikenal lewat material kulit premium dan desain yang fungsional, sehingga koleksinya menawarkan keseimbangan antara estetika dan kegunaan. Di Jakarta, koleksi terbaru yang dihadirkan menonjolkan siluet klasik dengan pendekatan modern, sekaligus menyasar konsumen yang mengutamakan kepraktisan tanpa mengabaikan gaya.

Gaya Lama Kembali

Pergerakan tren fashion menunjukkan bahwa model klasik tidak pernah benar-benar hilang dari perhatian. Satchel, hobo, dan crossbody kembali dipilih karena bentuknya lebih mudah masuk ke berbagai gaya berpakaian.

Model satchel yang terstruktur memberi kesan rapi dan profesional. Sementara itu, hobo yang lebih lembut menghadirkan nuansa santai, namun tetap terlihat elegan.

Crossbody juga menjadi pilihan karena desainnya ringkas dan ringan digunakan. Karakter ini membuatnya cocok untuk aktivitas harian yang membutuhkan mobilitas tinggi.

Fleksibilitas menjadi alasan utama mengapa tas klasik kembali naik daun. Konsumen kini mencari item yang dapat dipakai dalam berbagai suasana, dari kasual hingga semi-formal.

Sentuhan Modern Elegan

Koleksi terbaru Liebeskind Berlin menampilkan desain sederhana yang tetap memberi kesan berkelas. Pendekatan ini membuat setiap tas terlihat relevan untuk penggunaan jangka panjang.

Palet warna netral, seperti hitam, cokelat, dan earthy tone, memperkuat karakter timeless pada koleksi tersebut. Warna-warna ini juga memudahkan tas dipadukan dengan busana sehari-hari.

Desain yang tidak berlebihan menjadi daya tarik tersendiri bagi konsumen modern. Mereka cenderung memilih produk yang bisa melengkapi tampilan tanpa terlihat mencolok.

Kesan sophisticated muncul dari perpaduan material, bentuk, dan detail yang terjaga. Kombinasi itu membuat tas klasik tetap terlihat segar di tengah perubahan tren yang cepat.

Fungsi Jadi Prioritas

Perubahan gaya hidup turut mendorong minat terhadap tas yang lebih praktis. Konsumen saat ini tidak hanya mencari produk yang stylish, tetapi juga nyaman digunakan sepanjang hari.

Mobilitas tinggi membuat fungsi menjadi pertimbangan penting dalam memilih aksesori. Tas yang ringan, terstruktur, dan mudah dibawa dinilai lebih sesuai dengan kebutuhan sehari-hari.

Menurut Shannon Hartono, Executive Vice President Time International, koleksi Liebeskind Berlin menonjolkan keseimbangan antara desain dan kenyamanan. Ia menyebut setiap koleksi dirancang agar tetap relevan lintas waktu.

Pilihan seperti satchel medium cocok untuk kebutuhan kerja. Adapun crossbody kecil lebih praktis untuk aktivitas harian yang dinamis.

Investasi Berkelanjutan

Tas klasik kini tidak lagi dipandang sebagai tren sesaat. Banyak fashion enthusiast menilainya sebagai investasi jangka panjang karena desainnya tidak cepat usang.

Kualitas material menjadi faktor penting dalam membangun nilai tersebut. Tas dengan bahan yang baik dapat digunakan bertahun-tahun tanpa kehilangan daya tarik visualnya.

Daya tahan desain juga membuat konsumen lebih selektif dalam berbelanja. Mereka cenderung memilih produk yang dapat bertahan mengikuti perubahan gaya hidup dan tren mode.

Kembalinya merek seperti Liebeskind Berlin menunjukkan bahwa pasar masih memberi ruang besar bagi produk yang mengedepankan kualitas. Di tengah persaingan yang semakin ketat, tas klasik justru kembali menemukan momentumnya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!