Tas Klasik Kembali Diminati, Liebeskind Berlin Hadir di Indonesia

Lifestyle Anindya Kirana Putri 31 Mei 2026 13:13 WIB 4
Tas Klasik Kembali Diminati, Liebeskind Berlin Hadir di Indonesia

Tren fashion terus bergerak, namun tas dengan siluet klasik kini kembali menarik perhatian. Model seperti satchel, hobo, dan crossbody yang lebih terstruktur kembali diminati karena menawarkan keseimbangan antara estetika dan fungsi.

Momentum itu semakin kuat dengan kembalinya brand asal Jerman, Liebeskind Berlin, yang resmi dihadirkan kembali oleh Urban Icon di Indonesia. Jenama ini membawa koleksi tas berbahan kulit premium dengan desain fungsional yang tetap relevan untuk gaya hidup modern.

Tren tas klasik kembali naik daun

Perubahan selera konsumen membuat tas klasik kembali mendapat tempat di pasar fashion. Bentuk yang rapi dan mudah dipakai menjadi alasan utama popularitasnya meningkat.

Satchel, hobo, dan crossbody dinilai fleksibel untuk berbagai kesempatan. Model-model ini bisa digunakan dalam tampilan kasual maupun semi-formal tanpa terlihat berlebihan.

Di tengah maraknya desain eksperimental, banyak konsumen justru mencari aksesori yang lebih tenang. Pilihan itu membuat tas dengan siluet klasik terasa lebih aman dan mudah dipadukan.

Faktor kenyamanan juga ikut mendorong tren ini. Tas yang praktis dianggap lebih sesuai dengan mobilitas masyarakat perkotaan yang semakin tinggi.

Liebeskind Berlin bawa pendekatan baru

Kehadiran kembali Liebeskind Berlin menjadi sorotan karena membawa identitas desain yang kuat. Brand ini dikenal lewat material kulit premium dan detail yang sederhana tetapi berkelas.

Koleksi terbarunya menonjolkan siluet klasik dengan pendekatan modern. Hasilnya adalah tas yang tampak elegan tanpa kehilangan fungsi utama.

Palet warna netral seperti hitam, cokelat, dan earthy tone memperkuat kesan timeless. Warna-warna tersebut juga memudahkan tas masuk ke berbagai gaya berpakaian.

Dengan karakter desain yang konsisten, koleksi ini menyasar konsumen yang mengutamakan kualitas. Pendekatan tersebut membuat tas tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga relevan untuk penggunaan jangka panjang.

Fungsi dan gaya berjalan seimbang

Dalam peluncuran di Jakarta, Shannon Hartono, Executive Vice President Time International, menekankan pentingnya keseimbangan desain dan kenyamanan. Menurutnya, setiap koleksi hadir agar tetap fungsional sekaligus menarik dipakai sehari-hari.

Satchel medium yang terstruktur cocok untuk kebutuhan kerja. Sementara itu, crossbody kecil menjadi pilihan praktis untuk aktivitas harian yang dinamis.

Keseimbangan ini membuat tas klasik tidak hanya dipandang sebagai pelengkap busana. Lebih dari itu, tas menjadi bagian penting dari penunjang aktivitas.

Untuk konsumen urban, fungsi sering kali menjadi pertimbangan utama sebelum membeli aksesori. Karena itu, desain yang nyaman dipakai akan lebih mudah bertahan di tengah perubahan tren.

Tas klasik sebagai investasi

Tas dengan desain klasik kini dipandang sebagai investasi jangka panjang oleh banyak pencinta fashion. Alasannya sederhana, model seperti ini tidak cepat kehilangan daya tarik.

Kualitas material menjadi faktor yang menentukan ketahanannya. Jika dirawat dengan baik, tas premium dapat digunakan bertahun-tahun tanpa kehilangan karakter.

Hal inilah yang membuat merek seperti Liebeskind Berlin kembali relevan di pasar yang semakin selektif. Konsumen kini cenderung memilih produk yang memiliki nilai pakai sekaligus nilai estetika.

Di tengah perubahan tren yang cepat, tas klasik menawarkan kepastian gaya yang lebih stabil. Pilihan ini menunjukkan bahwa fashion tidak selalu harus mencolok untuk tetap menarik perhatian.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!