Susu atau Krimer, Mana Lebih Sehat?

Lifestyle Nadia Safira Putri 01 Juni 2026 02:30 WIB 2
Susu atau Krimer, Mana Lebih Sehat?

Keduanya sama-sama sering digunakan sebagai campuran kopi atau teh, karena mampu memberi warna putih susu dan tekstur yang lebih creamy. Namun, di balik tampilan yang mirip, susu dan krimer memiliki kandungan gizi yang berbeda cukup signifikan.

Perbedaan ini penting dipahami, terutama bagi mereka yang memperhatikan asupan nutrisi harian. Lalu, di antara susu dan krimer, mana yang lebih sehat untuk campuran minuman seperti teh dan kopi.

Susu dan krimer berbeda

Susu sapi merupakan produk alami yang mengandung protein, lemak, karbohidrat alami, kalsium, serta vitamin B2, B12, dan vitamin A. Kandungan ini membuat susu tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap rasa, tetapi juga sebagai sumber gizi yang nyata.

Krimer non-dairy, sebaliknya, merupakan produk formulasi industri yang umumnya dibuat dari minyak nabati, gula atau sirup glukosa, pengemulsi, dan perisa. Tujuannya adalah menghasilkan tekstur creamy dan rasa gurih pada minuman.

Meski disebut non-dairy, sebagian krimer masih dapat mengandung turunan protein susu seperti sodium caseinate. Karena itu, konsumen tetap perlu membaca label kemasan untuk mengetahui komposisi sebenarnya.

Protein susu lebih unggul

Perbedaan paling mencolok antara susu dan krimer terletak pada kandungan protein dan kalsiumnya. Berdasarkan data USDA FoodData Central, satu gelas susu sapi sekitar 240 ml mengandung sekitar 8 gram protein berkualitas tinggi.

Protein tersebut terdiri atas kasein dan whey yang mudah dicerna tubuh. Susu juga disebut sebagai complete protein karena mengandung seluruh asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Sebaliknya, satu sajian krimer bubuk umumnya mengandung kurang dari 1 gram protein. Pada banyak produk, angka protein bahkan tercantum nol pada label kemasan.

Kalsium susu lebih tinggi

Dalam hal kalsium, susu sapi mengandung sekitar 300 mg per gelas, atau sekitar 30 persen kebutuhan harian orang dewasa. Jumlah ini menjadikan susu sebagai salah satu sumber kalsium yang baik untuk mendukung kesehatan tulang.

Temuan tersebut juga sejalan dengan studi dalam jurnal Frontiers in Nutrition pada 2022. Studi itu menyimpulkan bahwa susu sapi mengandung kalsium, fosfor, dan sejumlah vitamin lebih tinggi dibandingkan sebagian besar minuman alternatif berbasis nabati.

Sementara itu, sebagian besar krimer non-dairy tidak mengandung protein dan kalsium sebanyak susu. Hanya produk tertentu yang telah difortifikasi yang mungkin memiliki tambahan zat gizi tersebut.

Pilih sesuai kebutuhan

Jika tujuan utamanya adalah menambah asupan gizi, susu cenderung menjadi pilihan yang lebih sehat dibanding krimer. Kandungan protein dan kalsiumnya memberi nilai tambah yang tidak dimiliki krimer dalam jumlah berarti.

Namun, pilihan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan tubuh, preferensi rasa, dan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi yang ingin mengurangi asupan gula atau lemak tertentu, membaca label produk menjadi langkah yang penting.

Untuk campuran kopi atau teh, susu memberikan manfaat nutrisi yang lebih lengkap dibandingkan krimer. Dengan memahami perbedaannya, konsumen dapat memilih bahan campuran minuman yang tidak hanya enak, tetapi juga lebih sesuai untuk kesehatan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!