Film Stratton kembali hadir di layar kaca lewat Bioskop Trans TV pada Kamis, 14 Mei 2026, pukul 23.00 WIB. Tayang malam ini, film bergenre action-thriller tersebut menyajikan ketegangan, misi rahasia, dan ancaman teror berskala besar. Disutradarai Simon West, film ini menggabungkan aksi intens dengan intrik intelijen yang bergerak cepat. Penonton yang menyukai cerita spionase diperkirakan akan mendapat tontonan yang penuh tekanan sejak awal.
Stratton dirilis pada 2017 dan diadaptasi dari novel berseri karya Duncan Falconer. Film berdurasi 94 menit ini menampilkan Dominic Cooper sebagai tokoh utama, didukung Austin Stowell, Tom Felton, Gemma Chan, serta Derek Jacobi. Selain menawarkan adegan aksi, film ini juga menonjolkan konflik batin seorang agen yang menghadapi ancaman dari musuh yang sulit dipastikan. Berikut rangkuman cerita dan fakta penting film yang tayang malam ini.
Sinopsis Stratton
John Stratton adalah agen khusus Inggris yang bertugas di Detasemen Intelijen di Irlandia Utara. Ia mendapat mandat untuk melacak sel teroris yang dinilai sangat berbahaya. Tugas itu menempatkannya dalam situasi yang menuntut ketepatan, kecepatan, dan kewaspadaan tinggi. Namun, penyelidikan yang ia jalankan justru membuka lapisan ancaman yang lebih rumit.
Kelompok teroris yang diburu Stratton diketahui kerap mencuri senjata ilmiah untuk mendukung aksi mereka. Mereka bergerak dengan pola yang sulit diprediksi dan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat serangan. Ketika operasi berjalan tidak sesuai harapan, Stratton mulai mencurigai adanya pihak lain yang ikut bermain. Kecurigaan itu membuat misinya berkembang menjadi penyelidikan yang jauh lebih luas.
Di tengah pengejaran, atasan Stratton meyakini pemimpin kelompok tersebut adalah Grigory Barovsky. Sosok itu disebut-sebut sebagai mata-mata Rusia yang diduga telah tewas dua dekade lalu. Meski demikian, kelompok teroris tetap aktif dan bahkan semakin canggih dalam menjalankan aksinya. Mereka mengembangkan sistem drone untuk menyebarkan senjata biologis yang mengancam banyak nyawa.
Deretan pemeran utama
Dominic Cooper memerankan John Stratton, tokoh sentral yang menjadi poros cerita film ini. Aktingnya menampilkan karakter agen intelijen yang tegas, namun tetap dibebani tekanan besar. Peran tersebut menuntut ekspresi yang kuat dalam situasi aksi maupun saat menghadapi dilema. Kehadiran Cooper menjadi salah satu daya tarik utama bagi penonton.
Selain Cooper, film ini juga dibintangi Austin Stowell, Tom Felton, dan Gemma Chan. Nama-nama tersebut memberi warna pada dinamika cerita yang berkembang di sekitar operasi intelijen. Derek Jacobi turut memperkuat daftar pemain sebagai aktor senior yang berpengalaman. Kombinasi pemain muda dan senior membuat film ini memiliki lapisan karakter yang beragam.
Keberadaan Thomas Kretschmann sebagai Grigory Barovsky menambah kesan misterius pada film ini. Karakter yang disebut telah lama meninggal itu justru menjadi pusat kecurigaan dalam penyelidikan. Situasi tersebut membuat cerita bergerak di antara fakta, rumor, dan ancaman tersembunyi. Penonton diajak menebak siapa sebenarnya dalang di balik jaringan teroris tersebut.
Sentuhan sutradara Simon West
Simon West duduk di kursi sutradara untuk mengarahkan Stratton. Namanya bukan sosok asing di genre aksi karena pernah menangani Con Air, Lara Croft: Tomb Raider, dan The Mechanic. Pengalaman itu membuat gaya penyutradaraannya identik dengan tempo cepat dan adegan penuh tekanan. Dalam film ini, pendekatan tersebut terlihat lewat alur yang bergerak tanpa banyak jeda.
West mencoba menjaga ketegangan dengan menempatkan konflik personal di tengah operasi berisiko tinggi. Cara itu membuat cerita tidak hanya berfokus pada aksi, tetapi juga pada keputusan yang harus diambil tokoh utama. Penonton dapat melihat bagaimana satu kesalahan kecil berdampak besar pada keselamatan banyak orang. Unsur tersebut membuat Stratton tetap relevan sebagai tontonan thriller yang serius.
Durasi 94 menit membuat film ini berjalan ringkas tanpa kehilangan fokus pada inti cerita. Struktur seperti ini cocok untuk penonton yang menginginkan film aksi yang padat dan langsung ke pokok persoalan. Adegan kejar-kejaran, investigasi, dan ancaman senjata biologis menjadi rangkaian yang menjaga tensi tetap tinggi. Hasilnya, Stratton tampil sebagai film yang menawarkan kombinasi aksi dan konspirasi.
Fakta penayangan malam ini
Stratton akan tayang di Bioskop Trans TV pada pukul 23.00 WIB. Informasi penayangan ini menjadi kesempatan bagi penonton untuk kembali menyaksikan film aksi produksi Arts tersebut. Jadwal malam hari biasanya cocok untuk tayangan dengan suasana gelap dan intens. Karena itu, film ini berpotensi menarik perhatian penggemar thriller.
Film ini memperoleh skor 4,8 bintang di IMDb, sementara Rotten Tomatoes memberikan penilaian 3,23 dari 10. Perbedaan skor tersebut menunjukkan respons yang beragam dari penonton dan kritikus. Meski begitu, Stratton tetap memiliki basis penonton yang menyukai film spionase bernuansa militer. Penilaian itu juga bisa menjadi bahan pertimbangan bagi penonton baru.
Bagi yang ingin mengikuti cerita agen Inggris dalam memburu jaringan teroris canggih, tayangan ini layak disimak. Ketegangan utama film terletak pada usaha Stratton mengungkap dalang sebenarnya di balik ancaman biologis. Dengan kombinasi pemeran kuat dan arahan Simon West, film ini menawarkan hiburan yang solid untuk akhir malam. Penonton disarankan tidak melewatkan penayangannya di Bioskop Trans TV.
