Strategi UMKM Tembus Pasar Global, Ini Kuncinya

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 28 Mei 2026 03:38 WIB 3
Strategi UMKM Tembus Pasar Global, Ini Kuncinya

Produk UMKM memiliki peluang besar menembus pasar global, asalkan pelaku usaha menyiapkan strategi yang tepat sejak awal. Persiapan produk, riset pasar, dan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen menjadi kunci utama untuk masuk ke negara tujuan ekspor.

Owner of Woh Chips by Kultiva Co, Suryaningsih Wibowo, menegaskan bahwa UMKM tidak cukup hanya mengandalkan produk yang menarik. Menurut dia, keberhasilan ekspor juga ditentukan oleh kemampuan membaca target pasar, membangun relasi, dan memanfaatkan dukungan promosi yang tersedia.

Riset pasar untuk ekspor

Suryaningsih mengatakan riset pasar menjadi tahap penting sebelum produk dibawa ke luar negeri. Pelaku UMKM perlu mengetahui siapa target konsumennya, kapan pasar membutuhkan produk, dan berapa harga yang sesuai.

Menurut dia, market research membantu pelaku usaha memahami karakter negara tujuan secara lebih akurat. Tanpa riset, produsen akan kesulitan menentukan apakah produk yang dibuat benar-benar dibutuhkan pasar.

Ia menilai proses ini juga berpengaruh pada strategi pemasaran dan penentuan posisi produk. Dengan data yang tepat, UMKM dapat menyesuaikan kemasan, rasa, hingga strategi distribusi.

Relasi dan komunikasi usaha

Bagi Suryaningsih, bisnis tidak hanya soal menjual barang, tetapi juga membangun hubungan yang berkelanjutan. Komunikasi yang baik dengan calon pembeli maupun mitra usaha membantu pelaku UMKM memahami kebutuhan pasar.

Ia menambahkan, hubungan yang kuat membuat pelaku usaha lebih mudah membaca psikologi pembeli. Dari situ, perusahaan dapat menentukan apakah produknya menjadi solusi, hiburan, atau sekadar pelengkap kebutuhan konsumen.

Pendekatan ini juga membantu pelaku UMKM dalam menentukan harga jual di negara tujuan ekspor. Dengan memahami karakter pembeli, pelaku usaha bisa menempatkan produk secara lebih kompetitif.

Dukungan pelatihan pemerintah

Suryaningsih menilai pelatihan untuk UMKM yang disediakan pemerintah memiliki peran penting dalam memperkuat daya saing usaha. Program tersebut tidak hanya memberi pengetahuan, tetapi juga membuka peluang pemasaran yang lebih luas.

Ia menyebut dukungan dari kementerian dan berbagai lembaga binaan sangat membantu pelaku usaha kecil. Melalui jaringan yang ada, UMKM bisa mengetahui promosi, permintaan pasar, dan peluang kerja sama di dalam maupun luar negeri.

Menurut dia, pelatihan menjadi jembatan agar UMKM tidak berjalan sendiri saat masuk pasar ekspor. Bekal tersebut membantu pelaku usaha lebih siap menghadapi persaingan global yang semakin ketat.

Ekspor lewat business matching

Produk Woh Chips by Kultiva Co kini telah menembus 10 negara, termasuk Kanada, Thailand, Perancis, China, Singapura, Australia, dan Malaysia. Perluasan pasar itu tidak lepas dari keikutsertaan dalam pameran BNI di Hongkong.

Suryaningsih mengatakan partisipasi pada pameran tahun lalu membuka jalan ekspor ke China. Kesempatan itu hadir setelah adanya dukungan business matching yang mempertemukan pelaku UMKM dengan calon mitra dagang.

Ia menilai forum seperti pameran dan business matching sangat penting bagi UMKM yang ingin naik kelas. Dari kegiatan tersebut, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan diterima pasar internasional.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!