Self-Care Ternyata Tak Harus Mahal dan Bisa Dilakukan Sederhana

Lifestyle Anindya Kirana Putri 27 Mei 2026 05:04 WIB 2
Self-Care Ternyata Tak Harus Mahal dan Bisa Dilakukan Sederhana

Self-care kerap dipahami sebagai liburan mahal, staycation, atau belanja untuk healing. Padahal, anggapan itu tidak sepenuhnya benar karena perawatan diri bisa dilakukan dengan cara sederhana tanpa mengeluarkan uang. Psikolog Annisa Axelta, M.Psi, menyampaikan pandangan itu dalam acara Wolipop bertajuk Kartini di Cartini. Menurut dia, self-care justru bisa dimulai dari hal-hal kecil yang sering diabaikan sehari-hari.

Annisa menegaskan bahwa istirahat saja sudah dapat menjadi bentuk self-care yang sah. Ia juga meluruskan mitos bahwa merawat diri harus selalu identik dengan pengeluaran besar. Pesan ini penting bagi banyak orang, khususnya anak muda, yang kerap merasa bersalah saat memilih diam sejenak. Dalam pandangannya, self-care adalah upaya sederhana untuk memulihkan tenaga fisik dan mental.

Self-Care Tanpa Biaya

Annisa menjelaskan bahwa self-care tidak harus selalu berkaitan dengan uang. Banyak orang terjebak pada persepsi bahwa merawat diri berarti harus pergi berlibur atau membeli sesuatu. Padahal, kebutuhan utama tubuh dan pikiran adalah pemulihan, bukan kemewahan. Karena itu, langkah sederhana tetap bernilai selama memberi ruang bagi diri untuk bernapas.

Menurut dia, istirahat cukup dapat menjadi bentuk self-care yang paling dasar. Saat tubuh mulai lelah, waktu jeda membantu seseorang kembali segar dan fokus. Hal ini berlaku meski hanya dilakukan di rumah tanpa aktivitas khusus. Dengan begitu, self-care tidak lagi terasa berat atau eksklusif.

Ia menilai, cara pandang yang terlalu mewah terhadap self-care justru bisa menambah tekanan. Orang menjadi merasa gagal jika tidak mampu melakukan perawatan diri dengan biaya besar. Kondisi itu membuat self-care kehilangan makna aslinya sebagai kebutuhan. Karena itu, kesederhanaan seharusnya dipahami sebagai bagian dari proses menjaga diri.

Annisa menyebut bahwa me-time tidak selalu harus berbentuk aktivitas mahal. Duduk tenang, tidur cukup, atau berhenti sejenak dari rutinitas juga termasuk upaya memulihkan energi. Saat kebutuhan dasar ini terpenuhi, seseorang akan lebih siap kembali beraktivitas. Itulah sebabnya self-care sederhana tetap relevan dalam kehidupan modern.

Rebahan Juga Bermanfaat

Banyak orang merasa bersalah ketika memilih untuk rebahan atau beristirahat. Menurut Annisa, rasa bersalah itu perlu diubah karena tubuh memang membutuhkan jeda. Istirahat bukan tanda kemalasan, melainkan sinyal bahwa energi sedang menurun. Jika dilakukan secukupnya, rebahan justru membantu pemulihan.

Ia mencontohkan bahwa me-time yang dilakukan dengan tenang sudah termasuk self-care. Seseorang tidak harus selalu produktif untuk merasa layak beristirahat. Dalam batas wajar, waktu diam dapat membantu pikiran menjadi lebih jernih. Dengan begitu, tubuh dan mental kembali siap menghadapi aktivitas berikutnya.

Namun, Annisa juga mengingatkan pentingnya keseimbangan dalam beristirahat. Self-care yang sehat tetap perlu dikontrol agar tidak berubah menjadi kebiasaan berlebihan. Jika terlalu lama diam, justru aktivitas harian bisa terganggu. Oleh karena itu, istirahat perlu ditempatkan secara proporsional.

Ia menegaskan bahwa rebahan berhari-hari bukan tujuan dari self-care. Yang dibutuhkan adalah jeda yang cukup agar seseorang dapat kembali berfungsi dengan baik. Saat jeda itu diberikan secara tepat, tubuh merasa lebih ringan dan pikiran lebih stabil. Dengan cara ini, self-care menjadi alat pemulihan, bukan pelarian.

Makna Self-Care Sejati

Annisa mengibaratkan kondisi tubuh seperti baterai yang perlu diisi ulang. Ketika aktivitas harian menguras energi, seseorang membutuhkan waktu untuk memulihkan diri. Self-care hadir untuk mengisi kembali tenaga yang habis terkuras. Karena itu, maknanya jauh lebih dalam daripada sekadar memanjakan diri.

Ia menjelaskan bahwa self-care membantu saat “tanki” energi terasa kosong. Dalam keadaan lelah, seseorang cenderung sulit fokus dan cepat emosi. Dengan memberikan waktu istirahat, kondisi itu perlahan dapat membaik. Pemulihan ini penting agar seseorang tetap mampu menjalani rutinitas dengan baik.

Menurut dia, self-care bukan hanya soal kenyamanan sesaat. Perawatan diri adalah kebutuhan dasar untuk menjaga keseimbangan hidup. Saat fisik dan mental kembali terisi, semangat pun ikut pulih. Hal ini membuat seseorang lebih siap menghadapi tantangan sehari-hari.

Makna tersebut menunjukkan bahwa self-care tidak boleh dipandang dangkal. Aktivitas sederhana seperti tidur cukup, berdiam diri, atau mengurangi beban pikiran memiliki dampak nyata. Semua itu berfungsi menjaga ketahanan diri dalam jangka panjang. Dengan memahami makna ini, masyarakat dapat lebih bijak merawat dirinya.

Contoh Self-Care Praktis

Annisa menyebut self-care memiliki banyak bentuk yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Ada self-care spiritual, fisik, emosional, hingga mental. Masing-masing memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu seseorang pulih dan kembali seimbang. Pilihan ini membuat self-care lebih fleksibel untuk diterapkan.

Untuk spiritual self-care, seseorang bisa beribadah atau bermeditasi. Aktivitas ini membantu menenangkan pikiran sekaligus memberi ruang refleksi batin. Sementara itu, self-care fisik dapat dilakukan melalui olahraga ringan. Keduanya sama-sama mendukung kebugaran tubuh dan ketenangan jiwa.

Di sisi emosional, journaling atau refleksi diri bisa menjadi pilihan yang efektif. Menuliskan perasaan membantu seseorang memahami emosi yang sedang dirasakan. Sedangkan pada aspek mental, membaca buku atau belajar hal baru dapat memberi stimulasi positif. Aktivitas ini membuat pikiran tetap aktif tanpa harus memaksa diri berlebihan.

Annisa juga mengingatkan bahwa self-care bisa dilakukan dengan menolak ajakan saat memang membutuhkan waktu sendiri. Tidak membuka ponsel atau urusan kerja sementara waktu juga dapat menjadi bentuk perlindungan diri. Langkah-langkah sederhana ini membantu menjaga batas agar energi tidak terkuras habis. Dengan cara itu, self-care menjadi kebiasaan yang realistis dan mudah dijalankan.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!