Self-Care Sejati Tak Perlu Mahal: Istirahat dan Keseimbangan

Lifestyle Anindya Kirana Putri 14 Mei 2026 01:26 WIB 11
Self-Care Sejati Tak Perlu Mahal: Istirahat dan Keseimbangan

Self-Care tidak identik dengan liburan mahal, kata seorang psikolog. Annisa Axelta, M.Psi menegaskan hal itu dalam acara Wolipop bertajuk Kartini di Cartini, yang membahas cara merawat diri secara sederhana. Ia menekankan bahwa self-care bisa dilakukan tanpa mengeluarkan uang dengan langkah yang praktis dan terjangkau.

Rebahan termasuk self-care

Banyak orang merasa bersalah ketika memilih rebahan. Padahal rebahan bisa menjadi bagian dari self-care. Hal ini disampaikan Annisa Axelta dalam pembahasan terkait self-care yang sederhana.

Menurutnya, rebahan saja bisa masuk kategori self-care jika dilakukan sebagai jeda yang diperlukan. Kegiatan tersebut bukan sekadar santai, melainkan bagian dari manajemen energi. Porsi dan konteksnya perlu diatur agar tidak mengganggu aktivitas harian.

Kunci utama adalah menjaga keseimbangan antara istirahat dan aktivitas. Asal tidak rebahan secara berlebihan sepanjang minggu. Dengan begitu, rebahan bisa memberi efek positif pada kebugaran fisik maupun mental.

Makna sebenarnya

Self-care adalah upaya untuk mengisi ulang energi fisik dan mental yang terkuras. Annisa memakai metafora baterai untuk menjelaskan kondisi tubuh yang perlu diisi. Baterai yang habis perlu diisi agar aktivitas harian kembali berjalan lancar.

Kondisi selama seharian yang padat bisa membuat gelas emosi kosong. Self-care bertujuan menambah tanki energi agar kita tetap siap menghadapi tantangan. Dengan menjalankan self-care, kita merasa lebih berenergi dan termotivasi.

Inti dari konsep ini adalah menjaga keseimbangan antara kebutuhan fisik, mental, dan emosional. Self-care bukan soal kemewahan, melainkan pemeliharaan diri secara konsisten. Dengan demikian, kualitas hidup bisa meningkat dalam jangka panjang.

Self-care tanpa jalan-jalan

Self-care tidak harus dilakukan dengan travelling atau keluar rumah. Annisa menegaskan ada banyak alternatif sederhana yang bisa dilakukan di lingkungan dekat atau di rumah. Masih banyak opsi yang murah dan praktis untuk mengisi ulang energi.

Contoh-contoh praktis termasuk istirahat cukup di akhir pekan, menonaktifkan ponsel sebentar, dan menolak ajakan jika membutuhkan waktu sendiri. Self-care juga dapat meliputi dimensi spiritual, fisik, emosional, dan mental. Berbagai pendekatan ini memungkinkan seseorang menjaga keseimbangan tanpa perlu bepergian.

Konsistensi adalah kunci agar self-care memberi manfaat nyata. Dengan fokus pada aktivitas yang mengisi ulang energi, hari-hari bisa terasa lebih berdaya. Kesehatan dan semangat menjadi lebih terjaga tanpa biaya besar.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!