Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Saat Parade Victory Day

Teknologi BRH 31 Mei 2026 15:14 WIB 2
Rusia Batasi Internet Mobile Moskow Saat Parade Victory Day

Pemerintah Rusia disebut akan mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026, bertepatan dengan parade Victory Day di Lapangan Merah. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pengamanan untuk mengantisipasi ancaman serangan drone menjelang salah satu perayaan terbesar di Rusia.

Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, yang dikutip pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebut pembatasan jaringan itu tidak hanya berlaku saat parade berlangsung, tetapi juga dalam rangkaian persiapan sebelumnya. Kementerian Pengembangan Digital Rusia disebut telah memberi tahu bahwa layanan internet mobile akan dibatasi sepenuhnya selama acara keamanan tersebut berlangsung.

Internet Mobile Moskow Dibatasi

Pembatasan internet mobile di Moskow diperkirakan menjadi salah satu langkah paling ketat yang diterapkan Rusia menjelang Victory Day. Selain memutus akses data seluler, pemerintah juga disebut membatasi layanan SMS dan sejumlah platform digital yang biasanya tetap dapat diakses.

Menurut laporan tersebut, pembatasan jaringan dapat berlaku pada 5 dan 7 Mei sebagai bagian dari persiapan keamanan. Kebijakan ini menunjukkan tingginya kewaspadaan Kremlin terhadap potensi gangguan yang dapat mengacaukan jalannya parade di ibu kota.

Langkah itu diambil di tengah kekhawatiran terhadap kemungkinan serangan drone Ukraina ke wilayah Moskow. Otoritas Rusia menilai parade militer tersebut memiliki nilai simbolik tinggi sehingga pengamanan dilakukan secara lebih ketat dari biasanya.

Keamanan Parade Jadi Prioritas

Victory Day merupakan peringatan penting yang selalu menjadi perhatian utama pemerintah Rusia. Pada tahun ini, parade tersebut disebut akan digelar dalam format lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Militarnyi melaporkan Rusia juga memperkuat sistem pertahanan udara di sekitar Moskow dengan menambah pengerahan rudal jarak jauh S-400. Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan udara bahkan terlihat menuju ibu kota dalam beberapa hari terakhir.

Peningkatan pengamanan itu memperlihatkan bahwa ancaman udara dinilai serius oleh aparat Rusia. Di saat yang sama, pembatasan layanan digital menjadi bagian dari strategi untuk mengurangi risiko koordinasi serangan yang bergantung pada jaringan komunikasi.

Layanan Digital Ikut Terdampak

Gangguan internet mobile di Moskow tidak hanya memengaruhi akses informasi, tetapi juga aktivitas harian warga. Layanan pembayaran digital, navigasi online, hingga aplikasi transportasi dilaporkan ikut terganggu sejak awal Mei.

Pembatasan serupa juga mulai dirasakan di St. Petersburg, menandakan bahwa kebijakan keamanan digital tidak hanya terfokus di Moskow. Warga di sejumlah wilayah melaporkan kesulitan mengakses layanan yang bergantung pada koneksi internet stabil.

Situasi ini menunjukkan bahwa langkah keamanan negara dapat berdampak langsung pada kehidupan masyarakat perkotaan. Dalam kondisi seperti itu, konektivitas digital menjadi salah satu sektor yang paling cepat merasakan imbas dari kebijakan darurat.

Kekhawatiran Menjelang Perayaan

Parade Victory Day selama ini menjadi ajang unjuk kekuatan militer Rusia di hadapan publik dan dunia internasional. Karena itu, setiap potensi ancaman terhadap acara tersebut diperlakukan sebagai isu keamanan nasional yang sensitif.

Dengan meningkatnya kekhawatiran terhadap serangan drone, Kremlin memilih kombinasi pengamanan fisik dan pembatasan jaringan. Kebijakan ini dimaksudkan untuk menekan kemungkinan gangguan selama parade berlangsung di Lapangan Merah.

Meski demikian, pembatasan akses komunikasi juga memunculkan konsekuensi bagi masyarakat dan pelaku usaha di Moskow. Dalam beberapa hari menjelang parade, warga diperkirakan harus menghadapi keterbatasan layanan digital yang lebih luas dari biasanya.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!