Pemerintah Rusia akan mematikan akses internet mobile dan layanan SMS di Moskow pada 9 Mei 2026, bertepatan dengan parade Victory Day di Lapangan Merah. Pembatasan itu disebut sebagai bagian dari pengamanan, di tengah kekhawatiran atas potensi serangan drone menjelang perayaan tahunan terbesar Rusia.
Laporan media pertahanan Ukraina, Militarnyi, yang dikutip pada Jumat, 8 Mei 2026, menyebut pembatasan jaringan dilakukan untuk mengantisipasi ancaman tersebut. Kementerian Pengembangan Digital Rusia juga disebut telah memberi tahu bahwa akses internet mobile akan dibatasi penuh selama parade berlangsung.
Internet mobile dibatasi di Moskow
Pembatasan internet mobile di Moskow diperkirakan tidak hanya berlaku pada 9 Mei 2026. Otoritas Rusia disebut juga akan menerapkan gangguan jaringan pada 5 dan 7 Mei sebagai bagian dari persiapan keamanan.
Kebijakan itu muncul saat pemerintah memperketat pengawasan terhadap ruang digital di ibu kota. Sejumlah platform digital yang biasanya masih dapat diakses saat pembatasan diberlakukan juga dilaporkan ikut diblokir sementara.
Warga di Moskow diperkirakan harus menyesuaikan aktivitas harian selama periode pembatasan. Layanan pembayaran digital, navigasi online, dan aplikasi transportasi berpotensi terdampak langsung oleh kebijakan tersebut.
SMS dan platform ikut terdampak
Selain internet mobile, layanan pesan singkat atau SMS juga akan terdampak dalam pembatasan itu. Kondisi ini membuat komunikasi masyarakat selama parade diprediksi semakin terbatas.
Blokir sementara terhadap sejumlah platform digital menambah luas dampak kebijakan tersebut. Pemerintah Rusia disebut ingin menutup celah komunikasi yang dinilai bisa dimanfaatkan pihak tertentu.
Gangguan layanan digital di Moskow bukan kali pertama terjadi dalam beberapa hari terakhir. Sejak awal Mei, warga juga melaporkan hambatan pada akses internet mobile di beberapa wilayah.
Ancaman drone jadi perhatian
Langkah pembatasan ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran Kremlin terhadap serangan drone Ukraina. Parade Victory Day dipandang sebagai momen simbolik yang sensitif bagi pemerintah Rusia.
Militarnyi melaporkan Rusia juga memperkuat sistem pertahanan udara di sekitar Moskow. Penambahan sistem rudal jarak jauh S-400 dilakukan untuk menjaga ibu kota dari ancaman udara.
Sejumlah konvoi kendaraan militer pembawa sistem pertahanan udara bahkan terlihat bergerak menuju Moskow dalam beberapa hari terakhir. Penguatan ini menunjukkan tingkat kewaspadaan yang tinggi menjelang perayaan tersebut.
Parade digelar lebih terbatas
Parade Victory Day tahun ini disebut akan digelar dalam format yang lebih terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya sejak 2008, iring-iringan kendaraan tempur berat dan tank militer dikabarkan tidak akan tampil di Lapangan Merah.
Penyederhanaan parade itu memperlihatkan penyesuaian besar pada agenda militer tahunan Rusia. Meski demikian, peringatan ini tetap menjadi ajang utama untuk menunjukkan kekuatan dan kesiapsiagaan negara.
Dengan pembatasan internet, pengamanan udara, dan format parade yang dipersempit, Moskow tampak menerapkan langkah ekstra ketat. Pemerintah Rusia ingin memastikan perayaan berlangsung tanpa gangguan dari ancaman eksternal.
