Ridho Rhoma, pedangdut yang putra Rhoma Irama, membahas perubahan pandangan hidupnya setelah dua kasus narkoba pada 2017 dan 2021.
Pertemuan ini berlangsung di Studio Trans TV pada Senin (11/5/2026), saat ia menjelaskan bagaimana kejadian pahit itu membentuk cara pandangnya hingga kini.
Ia bebas dari Lapas Kelas I Cipinang pada Mei 2022 setelah menjalani 16 bulan hukuman, dan kini fokus pada produktivitas serta kedamaian di rumah.
Kisahnya dianggap contoh bagaimana tantangan bisa berubah menjadi pelajaran hidup yang membawa pendewasaan.
Perjalanan Menua Ridho
Ridho Rhoma mengakui proses pendewasaan tumbuh dari pengalaman pahit masa lalunya. Ia menyatakan perjalanan hidupnya berjalan secara bertahap. Hal itu membuatnya lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan.
Menurut Ridho, masa hukuman dan tinggal di lembaga pemasyarakatan memberi perspektif baru. Ia menyebut Idul Fitri 2022 sebagai momen pembebasan yang menandai bab baru kehidupannya. Perubahan itu memicu fokus pada tanggung jawab, kedisiplinan, dan pilihan yang lebih matang.
Ridho menegaskan perubahan membentuk dirinya dalam menentukan lingkungan sekitar. Dulu ia sering mengikuti arus tanpa tujuan jelas, kini ia lebih selektif dan produktif. Dia berharap bisa menjadi contoh bagi orang lain melalui tindakan nyata.
Pengaruh Lapas dan Publik
Pengalaman di lembaga pemasyarakatan menjadi momen penting bagi pandangan publik. Ia menyadari bahwa proses rehabilitasi membutuhkan waktu dan konsistensi. Publik pun menilai langkah come-backnya dengan perhatian yang besar.
Ia mengubah dinamika pergaulan agar lebih sehat dan terhindar dari godaan. Ia kini lebih selektif dalam memilih teman dan lingkungan. Fokusnya juga beralih pada keseimbangan antara karier, keluarga, dan kedamaian batin.
Ridho menyiratkan bahwa kedewasaan terlihat dari pilihan sehari-hari. Penghargaan terhadap waktu, kerja keras, dan disiplin meningkat. Fans serta publik didorong melihat upayanya sebagai proses menuju kehidupan yang lebih baik.
Rencana dan Prioritas Kini
Kini Ridho membangun karier dengan pendekatan yang matang dan terukur. Ia menekankan rencana perbaikan berkelanjutan, move on, dan kontribusi positif. Langkah nyata ini dianggap sebagai fondasi masa depan yang lebih stabil.
Ia menegaskan masa lalunya tidak lagi mendefinisikan dirinya secara utuh. Yang ia kejar adalah karya musik berkualitas, serta peran sebagai ayah dan figur bagi keluarga. Komitmen terhadap kedewasaan terlihat dari bagaimana ia memilih proyek dan aktivitas kesehariannya.
Para penggemar menunggu karya baru serta kisah hidupnya yang terus berkembang. Publik diharapkan melihat Ridho sebagai contoh bagaimana tantangan dapat diubah menjadi peluang. Dengan fokus pada kedewasaan, Ridho berharap memberikan inspirasi bagi generasi muda.
