Ridho Rhoma, pedangdut berusia 37 tahun, kini fokus membenahi gaya hidupnya demi kesehatan. Ia mengungkap berat badannya pernah menyentuh 106 kilogram, angka yang mengkhawatirkan bagi kesehatan tubuhnya. Lewat wawancara di Studio TransTV, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Senin (11/5/2026), Ridho menjelaskan rencana menjalani pola hidup lebih sehat untuk menurunkan risiko gangguan kesehatan.
Proses perubahan tidak mudah, Ridho mengakui, karena godaan datang dari lingkungan terdekat. Tantangan terbesar hadir dari masakan rumah sang ibu yang selalu menggugah selera. Namun Ridho bertekad tetap konsisten menerapkan pola makan seimbang sambil menjaga produktivitas.
Hambatan Masak Rumah
Ridho mengakui tidak mudah menolak masakan ibu di rumah, apalagi saat lidah merindukan rasa asli. Beberapa menu andalan seperti asam padeh dan sayur lodeh sering menggugah selera. Bahkan camilan seperti bakwan jagung kerap menguji komitmennya terhadap pola makan sehat.
Untuk mengatasi godaan, ia mencoba mengatur porsi, mengganti bahan, dan menjaga ritme latihan. Disiplin makanan diimbangi dengan latihan di studio, sehingga ia tetap produktif. Setiap langkah pelan tapi pasti membantu memperkuat tekadnya.
Kelompok keluarga dan tim rekamannya memberikan dukungan yang berarti pada transformasinya. Ridho menilai perubahan gaya hidup sebagai bagian dari proses perbaikan diri. Ia berharap perubahan ini menginspirasi penggemar untuk menjaga kesehatan.
Karier dan Disiplin
Di sisi karier, Ridho saat ini sibuk di studio rekaman untuk persiapan materi lagu baru. Ia menegaskan kualitas vokal dan cengkok khasnya tetap terjaga melalui latihan rutin. Disiplin latihan menjadi kunci utama menjaga performa meski sedang menjalani perubahan pola hidup.
Ridho mengaku proses perbaikan diri membuatnya lebih dewasa dalam mengendalikan diri. Ia memilih untuk lebih berhati-hati dalam memilih makanan dan aktivitas harian. Hasilnya, fokus kerja tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan.
Ia bersyukur atas perjalanan yang telah dilalui dan berkomitmen melangkah ke depan. Pengalaman masa lalu ia pandang sebagai pelajaran berharga. Ridho menegaskan keseimbangan antara karier, hidup sehat, dan kedewasaan sebagai tujuan jangka panjang.
