Ria Ricis Ungkap Alasan Operasi Plastik Hidung

Lifestyle Anindya Kirana Putri 01 Juni 2026 05:58 WIB 2
Ria Ricis Ungkap Alasan Operasi Plastik Hidung

Ria Ricis mengungkap alasan utama menjalani operasi plastik pada hidungnya, yakni untuk mengatasi gangguan pernapasan yang telah lama ia rasakan. Pernyataan itu disampaikan saat ditemui di kawasan Kebagusan, Jakarta Selatan, pada Selasa kemarin, usai ia menjalani rhinoplasty pada batang hidungnya.

Menurut Ricis, pemeriksaan medis sebelumnya menunjukkan adanya kondisi tulang hidung yang bengkok ke kiri. Kondisi tersebut membuatnya kerap bergantung pada obat dalam dosis tinggi selama beberapa tahun, sebelum akhirnya memutuskan menjalani tindakan operasi.

Alasan Operasi Plastik Hidung

Ria Ricis menegaskan bahwa keputusan menjalani operasi plastik hidung bukan semata-mata untuk penampilan. Ia mengaku langkah itu diambil karena dirinya mengalami masalah pernapasan yang cukup mengganggu aktivitas harian.

Ricis menyampaikan bahwa keluhan tersebut sudah ia rasakan sejak lama. Bahkan, ia sempat memeriksakan kondisinya ke RSCM untuk memastikan penyebab gangguan yang dialami.

Dari pemeriksaan itu, hasil radiologi menunjukkan adanya masalah pada struktur tulang hidungnya. Dokter menemukan bagian tulang hidungnya bengkok ke arah kiri, sehingga memengaruhi saluran napas.

Situasi itu membuat Ricis semakin yakin untuk mencari solusi medis yang tepat. Ia menilai operasi menjadi pilihan yang paling masuk akal setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya.

Kondisi Pernapasan Sebelumnya

Sebelum operasi, Ricis mengaku sering kesulitan bernapas dengan lega. Kondisi tersebut membuatnya harus mengandalkan obat tertentu untuk membantu aktivitas sehari-hari.

Ia menyebut obat itu tergolong keras dan seharusnya digunakan terbatas. Namun, dalam kesehariannya, Ricis mengaku justru memakainya lebih sering dari anjuran.

Penggunaan obat yang tidak sesuai dosis itu berlangsung selama sekitar lima tahun. Kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa gangguan pada hidungnya sudah cukup lama memengaruhi kualitas hidupnya.

Ricis menilai kondisi itu tidak bisa terus dibiarkan. Ia kemudian memilih mencari jalan keluar yang lebih permanen melalui tindakan rhinoplasty.

Riwayat Obat Yang Diminum

Ricis mengungkap pernah menggunakan obat bernama Iliadin untuk membantu pernapasannya. Ia mengatakan obat tersebut tergolong obat keras dan kini sudah sulit ditemukan di pasaran.

Menurut penuturannya, obat itu seharusnya dipakai satu kali sehari dengan jeda lima hari. Namun, ia mengaku mengonsumsinya hingga empat sampai lima kali dalam sehari.

Penggunaan yang berlebihan itu terjadi karena dirinya merasa sangat bergantung pada efek obat tersebut. Dalam jangka panjang, kebiasaan ini menjadi tanda bahwa masalah kesehatan yang dialami sudah cukup serius.

Karena itu, keputusan untuk menjalani operasi menjadi langkah yang dinilai lebih bijak. Tindakan medis tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada obat-obatan keras.

Hasil Rhinoplasty Ricis

Setelah menjalani rhinoplasty, Ricis mengaku perubahan paling terasa ada pada pernapasannya. Ia menyebut kini dirinya sudah bisa bernapas dengan lebih nyaman dibanding sebelumnya.

Selain itu, ia juga merasa bentuk hidungnya menjadi lebih proporsional. Perubahan tersebut membuatnya merasa puas karena manfaat kesehatan dan estetika datang bersamaan.

Ricis menilai hasil operasi memberikan dampak positif dalam aktivitas hariannya. Kondisi yang lebih baik membuatnya tidak lagi terlalu bergantung pada obat seperti sebelumnya.

Ia pun menegaskan bahwa manfaat kesehatan menjadi alasan terpenting dari tindakan tersebut. Bagi Ricis, operasi plastik hidung ini adalah keputusan yang diambil demi kualitas hidup yang lebih baik.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!