Ria Ricis Jalani Rinoplasti karena Keluhan Medis

Lifestyle Clara Monica 01 Juni 2026 16:10 WIB 3
Ria Ricis Jalani Rinoplasti karena Keluhan Medis

Ria Ricis akhirnya menjelaskan alasan di balik perubahan bentuk hidungnya yang belakangan menjadi sorotan publik. YouTuber berusia 30 tahun itu mengaku telah menjalani prosedur operasi plastik rinoplasti untuk memperbaiki kondisi medis yang mengganggu pernapasannya. Keputusan tersebut diambil setelah ia lama merasakan ketidaknyamanan dalam aktivitas sehari-hari.

Ricis menyebut keluhan itu sudah ditelusuri melalui konsultasi medis sejak beberapa tahun lalu. Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya kelainan struktur pada tulang hidung yang membuat salah satu saluran napasnya tersumbat. Setelah melalui pertimbangan panjang, ia memilih menjalani tindakan perbaikan di luar negeri.

Alasan rinoplasti Ria Ricis

Ria Ricis mengungkap bahwa keputusan menjalani rinoplasti bukanlah langkah yang diambil secara impulsif. Ia menyebut masalah pada hidungnya sudah terdeteksi sejak lama melalui pemeriksaan di rumah sakit. Kondisi tersebut membuat dirinya tidak bisa bernapas dengan lega.

Dalam keterangannya, Ricis menjelaskan tulang hidungnya bengkok ke arah kiri. Bentuk tersebut memicu jalur napas yang tertutup sehingga mengganggu kenyamanan. Situasi itu membuatnya harus mencari solusi medis yang lebih permanen.

Ia menegaskan bahwa pertimbangan untuk melakukan operasi telah dipikirkan bertahun-tahun. Ricis juga mengaku pernah menjalani pemeriksaan radiologi untuk memastikan kondisi yang dialaminya. Dari hasil tersebut, dokter menemukan adanya kelainan struktur pada tulang hidung.

Meski perubahan bentuk hidungnya kini menjadi perhatian publik, Ricis menekankan bahwa tujuan utama operasi adalah kesehatan. Ia menilai perbaikan fungsi pernapasan jauh lebih penting dibanding penilaian estetika semata. Karena itu, ia mantap melanjutkan tindakan rinoplasti.

Keluhan pernapasan yang lama

Keluhan pernapasan yang dialami Ricis ternyata sudah berlangsung cukup lama. Ia mengaku pernah sangat bergantung pada obat semprot hidung untuk membantu bernapas. Kebiasaan tersebut dijalani dalam jangka waktu yang tidak singkat.

Ricis menyebut obat yang pernah ia gunakan adalah Iliadin. Dalam pengakuannya, obat itu dipakai berkali-kali dalam sehari meski aturan pakai jauh lebih terbatas. Penggunaan yang terlalu sering membuat kondisinya tidak ideal.

Ia menjelaskan obat tersebut digunakan selama bertahun-tahun tanpa jeda. Akibatnya, pernapasannya terasa semakin tidak nyaman ketika tidak memakai bantuan obat. Situasi itu mendorongnya mencari penanganan medis yang lebih tepat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa gangguan hidung yang dialami Ricis bukan masalah baru. Keluhan yang menumpuk membuatnya merasa perlu mengambil langkah perbaikan. Operasi akhirnya dipilih sebagai jalan untuk memulihkan fungsi pernapasan.

Prosedur operasi di luar negeri

Ria Ricis memutuskan menjalani tindakan perbaikan tulang hidung di luar negeri. Ia memilih prosedur itu setelah berdiskusi dan mempertimbangkan kebutuhan medisnya. Langkah tersebut dilakukan demi hasil yang lebih optimal.

Menurut penuturannya, tindakan yang dijalani bukan sekadar memperindah bentuk hidung. Prosedur itu mencakup pengikisan, pemotongan, lalu penyusunan ulang bagian tulang. Pada bagian tertentu, dokter juga menggunakan tulang iga sebagai penopang.

Ricis mengatakan proses tersebut sekaligus membuat hidungnya tampak lebih tinggi. Namun, penekanan utamanya tetap pada fungsi pernapasan yang membaik. Dengan demikian, manfaat medis dan estetika didapat bersamaan.

Setelah operasi, Ricis menjalani masa pemulihan dengan kondisi bengkak yang perlahan mengempis. Ia menilai proses penyembuhan berjalan baik dan memberi perubahan signifikan. Hasilnya mulai terasa setelah pembengkakan berangsur turun.

Kondisi Ria Ricis kini

Setelah melewati masa pemulihan, Ria Ricis mengaku merasakan perbedaan besar dalam kesehariannya. Ia kini dapat bernapas lebih lega tanpa bergantung pada obat semprot hidung. Perubahan itu disebutnya sebagai kemajuan yang sangat berarti.

Ricis juga menyampaikan rasa syukur karena saluran pernapasannya kembali bekerja normal. Ia menilai hasil rinoplasti memberikan dua manfaat sekaligus. Bentuk hidungnya membaik dan fungsi napasnya juga pulih.

Bagi Ricis, pengalaman ini menjadi bukti bahwa tindakan medis dapat memberikan dampak besar bila dilakukan sesuai kebutuhan. Ia berharap kondisinya tetap stabil setelah operasi. Perbaikan tersebut membuatnya lebih nyaman menjalani aktivitas sehari-hari.

Pengakuan Ricis ini sekaligus menjawab rasa penasaran publik mengenai perubahan pada penampilannya. Ia memperjelas bahwa operasi hidung yang dijalani bukan semata demi estetika. Keputusan itu lahir dari kebutuhan kesehatan yang sudah lama ia hadapi.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!