Rendang Uni Lili Raih UMKM Pangan Award 2025

Ekonomi Bisnis Kevin S. Pratama 30 Mei 2026 07:32 WIB 7
Rendang Uni Lili Raih UMKM Pangan Award 2025

Rendang Uni Lili, produsen bumbu tradisional asal Solok Selatan, Sumatra Barat, meraih UMKM Pangan Award 2025 dari Kementerian Perdagangan pada ajang Trade Expo Indonesia 2025 di Jakarta, Senin (20/10/2025). Penghargaan ini menegaskan bahwa produk kuliner lokal mampu berinovasi, menjaga identitas rasa, dan bersaing di pasar yang lebih luas.

Founder Rendang Uni Lili, Ermaneli, menyebut capaian tersebut menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk terus mengembangkan produk berbasis kearifan lokal. Ia menegaskan misi perusahaan adalah menghadirkan cita rasa rendang autentik ke berbagai negara dengan tetap mempertahankan nilai tradisionalnya.

UMKM Pangan Naik Kelas

Penghargaan yang diterima Rendang Uni Lili menunjukkan bahwa sektor UMKM pangan semakin memiliki tempat di panggung nasional. Keberhasilan ini juga memperlihatkan bahwa produk berbasis tradisi dapat berkembang dengan pendekatan bisnis yang modern.

Ermaneli menilai apresiasi pemerintah menjadi sinyal positif bagi pelaku usaha kecil untuk terus berbenah. Menurut dia, pengakuan semacam ini penting agar UMKM semakin percaya diri menembus pasar yang lebih kompetitif.

Rendang Uni Lili hadir membawa identitas kuliner Minang yang kuat, sekaligus menjawab kebutuhan konsumen yang menginginkan kepraktisan. Kombinasi tersebut membuat produk lokal tidak lagi dipandang sebagai pelengkap, melainkan sebagai komoditas bernilai ekonomi tinggi.

Inovasi Rendang Autentik

Rendang Uni Lili dikenal sebagai pelopor bumbu rendang siap pakai dengan santan terpisah. Santan diolah menjadi minyak kelapa yang lebih stabil, sementara bumbu rempah tetap dijaga kesegarannya.

Inovasi itu diklaim mampu mempertahankan cita rasa rendang khas Minang tanpa mengorbankan efisiensi bagi konsumen. Dengan pendekatan tersebut, proses memasak menjadi lebih praktis, namun karakter rasa tetap terjaga.

Perusahaan juga mengembangkan ragam produk, mulai dari rendang daging, ayam, paru, dan ikan. Selain itu, perusahaan menambah lini sambalado dan bumbu masak lain untuk memperluas pilihan pasar.

Standar Mutu Rendang

Untuk menjaga kepercayaan konsumen, Rendang Uni Lili telah mengantongi sertifikat Halal, BPOM, HACCP, dan SNI. Sertifikasi tersebut menjadi bukti komitmen perusahaan terhadap kualitas dan keamanan pangan berstandar tinggi.

Langkah ini penting karena pasar ekspor menuntut kepastian mutu, kebersihan, serta konsistensi produk. Dengan standar tersebut, produk kuliner lokal memiliki peluang lebih besar diterima oleh distributor dan ritel modern.

Ermaneli menegaskan bahwa kualitas menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan pasar. Menurut dia, produk tradisional harus mampu memenuhi ekspektasi global tanpa kehilangan jati diri aslinya.

Ekspansi Pasar Global

Setelah mencatat kinerja positif di pasar lokal melalui Shopee, Tokopedia, dan TikTok Shop, Rendang Uni Lili kini menyiapkan ekspansi global melalui Alibaba. Arah bisnis ini menunjukkan kesiapan perusahaan memasuki ekosistem perdagangan lintas negara.

Pemerintah turut mendukung langkah tersebut melalui fasilitasi ekspor dan akses ritel modern bagi pemenang UMKM Pangan Award 2025. Dukungan ini diharapkan mempercepat penetrasi produk Indonesia ke pasar internasional.

Ermaneli mengatakan perusahaan tengah memperkuat rantai pasok, kapasitas produksi, dan inovasi berkelanjutan untuk menjawab tren global. Ia optimistis produk lokal bisa menjadi bagian dari rantai pasok kuliner dunia jika didukung konsistensi dan kolaborasi yang tepat.

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!