OJK: IHSG Terkoreksi, Investasi Indonesia Tetap Prospektif

Ekonomi Bisnis Dimas Rayyanza 31 Mei 2026 21:32 WIB 2
OJK: IHSG Terkoreksi, Investasi Indonesia Tetap Prospektif

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Friderica Widyasari Dewi, mengakui Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG tengah terkoreksi. Kondisi itu terjadi di tengah tantangan global yang menekan sentimen pasar dan memengaruhi pergerakan investasi.

Meski demikian, OJK menilai prospek investasi di Indonesia tetap menjanjikan dalam jangka panjang. Penilaian itu didukung fundamental ekonomi yang masih baik, serta beragam reformasi yang terus dijalankan untuk menjaga ketahanan pasar modal.

Prospek IHSG dan Investasi

Friderica menyampaikan koreksi IHSG tidak dapat dilepaskan dari dinamika global yang sedang berlangsung. Ia menilai pasar modal Indonesia ikut merasakan tekanan dari faktor eksternal. Namun, kondisi tersebut tidak mengubah pandangan bahwa investasi di Indonesia tetap menarik. Menurutnya, orientasi utama investor seharusnya tetap pada jangka panjang.

Dalam Konferensi Nasional Pengembangan Ekonomi Daerah Tahun 2026 di Jakarta, ia menegaskan pentingnya melihat arah fundamental ekonomi nasional. OJK, kata dia, terus menjalankan reformasi integritas di sektor pasar modal. Langkah itu ditujukan untuk menjaga kepercayaan pelaku pasar. Reformasi juga diharapkan membuat pasar lebih sehat dan transparan.

Friderica, yang akrab disapa Kiki, menekankan bahwa investasi di pasar modal Indonesia tidak bisa dilihat dari fluktuasi harian semata. Ia meminta pelaku pasar menimbang potensi ekonomi nasional yang masih tumbuh. Pemerintah juga dinilai memiliki sejumlah program strategis untuk mempercepat pertumbuhan. Di sisi lain, OJK berkomitmen meningkatkan daya tahan sektor jasa keuangan.

Menurut Kiki, penguatan kebijakan domestik akan membantu menahan dampak gejolak eksternal. Karena itu, ia memandang koreksi IHSG sebagai bagian dari siklus pasar yang wajar. Selama fundamental ekonomi tetap kuat, prospek pasar modal dinilai masih terjaga. Pandangan itu menjadi pesan utama OJK kepada investor dan pelaku usaha.

Penguatan UMKM dan Pembiayaan

OJK menempatkan penguatan ekosistem pembiayaan UMKM sebagai salah satu fokus utama. Kiki menyebut lembaganya baru membentuk departemen khusus untuk pengembangan UMKM. Kebijakan ini diarahkan agar pelaku usaha kecil dan menengah memiliki akses pembiayaan yang lebih luas. Langkah tersebut juga diharapkan mendorong pemerataan ekonomi nasional.

Menurutnya, UMKM memegang peran penting dalam struktur ekonomi Indonesia. Karena itu, dukungan terhadap sektor ini tidak bisa dilakukan secara parsial. OJK ingin memastikan pembiayaan berjalan lebih tepat sasaran. Dengan demikian, kapasitas usaha UMKM dapat meningkat secara berkelanjutan.

Kiki menjelaskan penguatan UMKM juga berkaitan dengan ketahanan sektor keuangan. Jika akses pembiayaan membaik, maka aktivitas ekonomi di daerah berpeluang tumbuh lebih cepat. Hal ini pada akhirnya dapat memperluas basis pelaku usaha formal. Kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga stabilitas pertumbuhan ekonomi.

Ia menambahkan, reformasi di sektor jasa keuangan harus memberi dampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya adalah memperluas peluang pembiayaan bagi usaha produktif. OJK, kata dia, ingin memastikan instrumen keuangan dapat mendukung kegiatan ekonomi riil. Dengan begitu, manfaat pasar keuangan tidak hanya dirasakan investor besar.

Pendalaman Pasar Keuangan

Selain UMKM, OJK juga mendorong pendalaman pasar keuangan sebagai sumber pembiayaan pembangunan. Kiki menilai kebutuhan pembiayaan daerah akan terus meningkat seiring target pertumbuhan ekonomi. Oleh sebab itu, pasar keuangan perlu diperluas dan diperkuat. Pendalaman pasar juga menjadi salah satu kunci pemerataan pembangunan.

Salah satu opsi yang didorong ialah pengembangan obligasi daerah. Instrumen tersebut dinilai berpotensi menjadi sumber pendanaan untuk proyek pembangunan di wilayah. Dengan skema yang tepat, daerah dapat memperoleh alternatif pembiayaan yang lebih beragam. Kebijakan ini juga dapat mengurangi ketergantungan pada sumber dana konvensional.

Menurut Kiki, pendalaman pasar keuangan membutuhkan partisipasi banyak pihak. Pemerintah daerah, pelaku pasar, dan regulator perlu bergerak sejalan. Setiap instrumen yang dikembangkan harus memiliki tata kelola yang kuat. Dengan begitu, kepercayaan investor dapat terus terjaga.

Ia menilai pasar keuangan yang dalam akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional. Saat sumber pembiayaan semakin beragam, pembangunan dapat berjalan lebih efisien. Hal ini juga membuka ruang bagi inovasi pembiayaan yang sesuai kebutuhan daerah. OJK menilai arah tersebut penting untuk masa depan ekonomi Indonesia.

Keuangan Digital yang Aman

Dalam kesempatan itu, Kiki juga menyoroti pentingnya ekonomi hijau dan keuangan digital. Ia menegaskan pengembangan keuangan digital tidak dapat dihindari dalam sistem keuangan modern. Namun, pertumbuhan sektor ini harus tetap aman dan berintegritas. Tanpa itu, manfaat digitalisasi akan sulit dioptimalkan.

Menurutnya, digitalisasi sektor keuangan perlu didukung oleh pengawasan yang kuat. OJK ingin memastikan inovasi tetap sejalan dengan perlindungan konsumen. Dengan pendekatan itu, masyarakat dapat memanfaatkan layanan keuangan digital dengan lebih percaya diri. Ekosistem yang sehat juga akan mendorong pertumbuhan transaksi yang berkelanjutan.

Kiki menyebut keuangan digital memiliki peran besar dalam mempercepat akses layanan. Di banyak wilayah, teknologi dapat membantu memperluas jangkauan layanan keuangan. Hal ini penting terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha yang belum terlayani optimal. Karena itu, pengembangan digital harus berjalan bersama penguatan integritas.

Ia menegaskan seluruh agenda reformasi OJK saling berkaitan, dari pasar modal hingga pembiayaan UMKM. Tujuannya adalah menjaga ketahanan sektor jasa keuangan di tengah tantangan global. Jika reformasi berjalan konsisten, prospek investasi Indonesia dinilai akan tetap kuat. Pesan itu sekaligus menegaskan optimisme terhadap arah ekonomi nasional.

Tag Terkait
#OJK#IHSG#pasar modal

Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!