Raffi Ahmad tengah menunaikan ibadah haji tahun ini, setelah berangkat ke Tanah Suci pada 20 Mei 2026 tanpa didampingi sang istri, Nagita Slavina. Keberangkatan presenter dan pengusaha tersebut turut diantar oleh sahabatnya, Irfan Hakim, yang rela datang ke bandara meski baru selesai syuting hingga larut malam.
Raffi berangkat dari Jakarta menuju Tanah Suci untuk menunaikan rangkaian ibadah haji, sementara Irfan memastikan dirinya sempat melepas keberangkatan sahabatnya. Dalam kesempatan itu, Irfan juga mengungkap doa agar Raffi mendapat kelancaran, keselamatan, dan predikat haji mabrur sepulangnya nanti.
Keberangkatan Haji Raffi Ahmad
Raffi Ahmad diketahui berangkat menunaikan ibadah haji pada 20 Mei 2026. Keberangkatan itu berlangsung tanpa kehadiran Nagita Slavina. Momen tersebut menjadi perhatian publik karena Raffi terbang ke Tanah Suci di tengah jadwal aktivitasnya yang padat. Informasi itu kemudian dibenarkan oleh Irfan Hakim saat ditemui di Studio Trans7, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Jumat (22/5/2026).
Menurut Irfan, dirinya baru mengetahui kepastian keberangkatan Raffi pada pagi hari sebelum lepas landas. Meski baru selesai syuting hingga larut malam, ia tetap menyempatkan diri datang ke bandara. Keputusan itu diambil karena ia ingin ikut mengantar sahabatnya beribadah. Ia menyebut momen tersebut sebagai bentuk dukungan moral yang sudah sewajarnya diberikan.
Irfan menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin melewatkan kesempatan untuk melepas keberangkatan Raffi. Ia menilai ibadah haji adalah perjalanan penting yang layak didukung penuh oleh orang terdekat. Karena itu, ia langsung menuju airport setelah jadwal pekerjaannya selesai. Ia berharap kehadirannya bisa memberi semangat sebelum Raffi berangkat ke Tanah Suci.
Raffi pun disebut berangkat dalam keadaan siap menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji. Meski tidak disebutkan detail rombongan yang ikut serta, keberangkatannya telah menarik perhatian banyak pihak. Publik menyoroti langkah Raffi yang memilih fokus beribadah di tengah kesibukan sebagai figur publik. Situasi ini memperlihatkan bahwa perjalanan spiritual tetap menjadi prioritas baginya tahun ini.
Doa Irfan Untuk Raffi
Irfan Hakim menegaskan bahwa ia hanya ingin mendoakan yang terbaik untuk Raffi Ahmad. Ia berharap sahabatnya diberi kelancaran dalam menjalankan ibadah haji. Selain itu, ia juga meminta agar Raffi selalu berada dalam kondisi sehat selama berada di Tanah Suci. Harapan itu disampaikan dengan nada tulus sebagai bentuk persahabatan yang sudah terjalin lama.
Menurut Irfan, doa paling penting adalah agar Raffi dapat pulang ke Indonesia dengan selamat. Ia menekankan bahwa kesehatan menjadi hal utama setelah menjalani perjalanan ibadah yang panjang. Di samping itu, ia berharap Raffi memperoleh pengalaman spiritual yang mendalam. Ia juga menyebut predikat haji mabrur sebagai tujuan terbaik dari seluruh rangkaian ibadah tersebut.
Irfan menilai ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga proses batin yang penuh ujian. Karena itu, ia berharap Raffi bisa menjalaninya dengan tenang dan khusyuk. Dukungan dari sahabat disebutnya menjadi cara sederhana untuk ikut ambil bagian. Dalam pandangannya, doa dan niat baik adalah bekal utama bagi siapa pun yang berangkat ke Tanah Suci.
Pernyataan Irfan menunjukkan hubungan dekat keduanya di luar dunia hiburan. Di tengah kesibukan masing-masing, ia tetap menempatkan momen keberangkatan Raffi sebagai hal yang penting. Sikap tersebut sekaligus menegaskan bahwa persahabatan mereka terjaga dengan baik. Bagi Irfan, kepergian Raffi untuk berhaji layak diiringi doa, bukan sekadar ucapan selamat jalan.
Kisah Kurban Raffi Ahmad
Selain membicarakan keberangkatan haji, Irfan juga membeberkan urusan kurban Raffi Ahmad tahun ini. Ia menyebut Raffi memesan enam ekor sapi untuk disembelih saat Idul Adha. Sebagian hewan kurban itu disebut akan dibagikan untuk tim FYP. Sisanya dipersiapkan untuk penyembelihan atas nama keluarga dan kebutuhan lain.
Irfan mengungkap bahwa ia sempat menghadiahi sapi kepada Raffi saat ulang tahun. Setelah itu, Raffi kembali memesan hewan kurban kepadanya dalam jumlah yang cukup besar. Menurut Irfan, satu ekor sapi dialokasikan untuk tim FYP, sementara lima ekor lainnya untuk disembelih. Informasi tersebut ia sampaikan sebagai bentuk keterbukaan atas transaksi yang dilakukan Raffi.
Meski begitu, Irfan menegaskan bahwa sapi dari tempatnya bukan satu-satunya hewan kurban milik Raffi. Ia menyebut rezeki Raffi sangat luas dan berasal dari berbagai tempat. Karena itu, jumlah kurban yang dimiliki Raffi disebut jauh lebih banyak dari enam ekor sapi tersebut. Pernyataan itu sekaligus menggambarkan kapasitas finansial Raffi yang tetap terjaga di tengah aktivitasnya yang padat.
Data kurban yang diungkap Irfan memperlihatkan kebiasaan Raffi dalam menunaikan ibadah sosial setiap tahun. Di luar urusan pribadi, ia juga memberi perhatian pada kebutuhan tim yang selama ini bekerja bersamanya. Hal tersebut menunjukkan bahwa kurban bagi Raffi tidak hanya berkaitan dengan kewajiban, tetapi juga bentuk berbagi. Tradisi itu kembali menjadi sorotan publik menjelang Idul Adha tahun ini.
Harapan Pulang Dengan Selamat
Irfan Hakim menutup keterangannya dengan doa agar Raffi Ahmad kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat. Ia berharap perjalanan haji tersebut berjalan lancar dari awal hingga akhir. Menurutnya, hal terpenting bukan hanya keberangkatan, tetapi juga keselamatan saat pulang. Karena itu, ia meminta publik ikut mendoakan yang terbaik untuk sahabatnya.
Ia menilai keberangkatan haji adalah kesempatan besar yang perlu dijalani dengan penuh syukur. Setiap rangkaian ibadah, kata dia, membutuhkan kesiapan fisik dan mental yang baik. Oleh sebab itu, doa dari keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat menjadi pelengkap yang penting. Irfan berharap semua itu dapat membantu Raffi menjalani ibadah dengan khusyuk.
Dalam pernyataannya, Irfan juga menaruh harapan besar pada predikat haji mabrur untuk Raffi. Ia menyebut gelar itu sebagai pencapaian paling penting setelah seluruh proses ibadah selesai. Harapan tersebut mencerminkan perhatian seorang sahabat yang tidak hanya hadir saat berangkat. Ia juga ingin melihat Raffi kembali dengan keadaan yang lebih baik secara spiritual.
Kepergian Raffi ke Tanah Suci sekaligus menambah sorotan publik terhadap kehidupan pribadi dan ibadahnya. Di satu sisi, ia dikenal sebagai figur sibuk di dunia hiburan dan bisnis. Di sisi lain, ia tetap menjalankan kewajiban agama dan tradisi kurban yang sudah menjadi bagian dari hidupnya. Momen ini memperlihatkan perpaduan antara kesibukan profesional dan tanggung jawab spiritual yang berjalan beriringan.
